Cerita Intan ART Batam yang Dipaksa Makan Kotoran oleh Majikan, Selamat Usai Nekat Lakukan Ini

Dany Garjito

Selasa, 24 Juni 2025 | 18:55 WIB
Cerita Intan ART Batam yang Dipaksa Makan Kotoran oleh Majikan, Selamat Usai Nekat Lakukan Ini
Ilustrasi penganiayaan (Presisi.com)

Suara.com - Kabar pilu datang dari Batam, sebuah kota yang dikenal dengan kemajuan ekonominya. Di balik gemerlap kawasan elite, terungkap kisah memilukan seorang Asisten Rumah Tangga (ART) bernama Intan, yang berasal dari Sumba.

Gadis muda ini berani membongkar dugaan penyiksaan yang ia alami di tangan majikannya, sebuah cerita yang mengguncang nurani dan menyoroti sisi gelap kekerasan dalam rumah tangga.

Kasus ini menjadi sorotan publik setelah Intan, yang selama ini hidup dalam tekanan dan penderitaan, menemukan celah untuk meminta bantuan.

Dengan keberanian luar biasa, ia berhasil meminjam telepon genggam tetangga majikannya untuk menghubungi keluarganya, sebuah langkah kecil yang menjadi awal terkuaknya penderitaan panjang.

Kunci Terungkapnya Kekejaman: Telepon Genggam Tetangga

Roslina alias Rossa Fang, majikan dari Intan – Asisten Rumah Tangga (ART) yang menjadi korban penyiksaan keji di Batam – perlahan terkuak ke publik. (batamnews.co.id -- jaringan Suara.com)
Roslina alias Rossa Fang, majikan dari Intan – Asisten Rumah Tangga (ART) yang menjadi korban penyiksaan keji di Batam – perlahan terkuak ke publik. (batamnews.co.id -- jaringan Suara.com)

Intan bekerja di sebuah rumah di kawasan elit di Batam, milik seorang perempuan bernama Roslina. Selama masa kerjanya, Intan mengaku menjadi korban kekerasan fisik dan verbal yang tiada henti.

Ia menceritakan bagaimana ia kerap dipukul dengan sapu, ditusuk dengan obeng, bahkan ditendang di bagian kepala, dada, hingga area sensitif tubuhnya.

Selain kekerasan fisik, Intan juga tak luput dari makian dan hinaan yang merendahkan martabatnya.

Berdasarkan keterangan Kasat Reskrim Polresta Barelang, AKP Debby Tri Andrestian, Roslina memaksa ART makan kotoran anjing.

Roslina juga disebut melakukan kekerasan fisik kepada Intan.

baca juga

'Majikan dari neraka' ini juga tidak pernah memberikan gaji kepada Intan sejak ART-nya ini bekerja pada Juni 2024.

Tak hanya itu, Roslina juga mencatat semua kesalahan ART dalam buku. Setiap kesalahan tersebut dikenai denda.

Kebebasan Intan pun dirampas. Telepon genggam pribadinya disita oleh sang majikan, memutus segala akses komunikasi dengan dunia luar, termasuk keluarganya.

Kondisi ini membuat Intan terisolasi dan kesulitan mencari pertolongan, hingga akhirnya ia memberanikan diri mencari cara lain.

Tindakan heroik meminjam ponsel tetangga inilah yang menjadi titik balik, membuka tabir penyiksaan yang selama ini tersembunyi.

"Dia hanya bilang: 'Kak, tolong saya, saya tidak kuat lagi.' Saya langsung gemetar. Saya tahu sesuatu yang buruk sedang terjadi," ungkap Anggraini, kakak korban dikutip dari Batamnews -- jaringan Suara.com.

Gerak Cepat Keluarga dan Komunitas: Penyelamatan Intan

Menerima pesan darurat dari Intan, keluarga dan komunitas Flobamora Batam, yang merupakan wadah bagi masyarakat asal Nusa Tenggara Timur, langsung bergerak cepat.

Tanpa membuang waktu, mereka mendatangi kediaman majikan Intan. Sesampainya di sana, mereka menemukan Intan dalam kondisi yang sangat memprihatinkan, dengan luka-luka di tubuhnya yang menjadi bukti nyata kekerasan yang ia alami.

Melihat kondisi Intan yang memprihatinkan, mereka segera membawa Intan ke RS Elisabeth Batam Kota untuk mendapatkan penanganan medis dan visum.

Langkah cepat ini tidak hanya menyelamatkan Intan dari lingkungan yang menyiksanya, tetapi juga menjadi bukti awal untuk proses hukum.

Penanganan Hukum: Kepolisian Turun Tangan

Kini, kasus dugaan penyiksaan ini telah sepenuhnya ditangani oleh pihak kepolisian. Petugas tengah melakukan penyelidikan mendalam untuk mengumpulkan bukti-bukti, meminta keterangan dari berbagai pihak, dan memastikan keadilan ditegakkan bagi Intan.

Publik menanti dengan cermat bagaimana proses hukum ini akan berjalan, berharap kasus ini menjadi preseden untuk melindungi hak-hak para pekerja rumah tangga yang rentan terhadap eksploitasi dan kekerasan.

Kisah Intan adalah pengingat keras bagi kita semua tentang pentingnya pengawasan terhadap pekerja rumah tangga dan perlindungan hak-hak mereka. Ini juga menjadi seruan bagi masyarakat untuk tidak diam ketika melihat atau mencurigai adanya tindakan kekerasan di sekitar kita.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Hana Pet Cafe Batam Diduga Milik Roslina Penyiksa ART Jadi Sorotan, Karyawan Cemaskan Hal Ini

Hana Pet Cafe Batam Diduga Milik Roslina Penyiksa ART Jadi Sorotan, Karyawan Cemaskan Hal Ini

Lifestyle | Selasa, 24 Juni 2025 | 18:37 WIB

Tampang Roslina Rossa Fang Tersangka Penyiksa ART di Batam, Owner Pet Cafe dan Mantan Manager Bank

Tampang Roslina Rossa Fang Tersangka Penyiksa ART di Batam, Owner Pet Cafe dan Mantan Manager Bank

News | Selasa, 24 Juni 2025 | 17:43 WIB

Barelang Bersolek Jadi Waterfront City: Wisata Bahari Ala Batam Siap Saingi Singapura?

Barelang Bersolek Jadi Waterfront City: Wisata Bahari Ala Batam Siap Saingi Singapura?

News | Rabu, 18 Juni 2025 | 18:58 WIB

Pemusnahan Sabu 2 Ton di Batam Keluarkan Asap Tebal, Netizen Heboh: Banyak yang Nggak Bisa Tidur Ini

Pemusnahan Sabu 2 Ton di Batam Keluarkan Asap Tebal, Netizen Heboh: Banyak yang Nggak Bisa Tidur Ini

News | Jum'at, 13 Juni 2025 | 15:57 WIB

Citra Kebun Wisata, Lokasi Piknik di Tengah Padatnya Kota Batam

Citra Kebun Wisata, Lokasi Piknik di Tengah Padatnya Kota Batam

Your Say | Senin, 09 Juni 2025 | 14:24 WIB

Terkini

PAM Jaya Siapkan Ribuan Toren Gratis, Warga Jakarta Diminta Tak Tunggu Kemarau Datang

PAM Jaya Siapkan Ribuan Toren Gratis, Warga Jakarta Diminta Tak Tunggu Kemarau Datang

News | Jum'at, 26 Juni 2026 | 22:08 WIB

Kerry Dibebani Rp13,4 Triliun, Pengacara Sebut Hakim Pakai Analisis LSM yang Tak Berwenang

Kerry Dibebani Rp13,4 Triliun, Pengacara Sebut Hakim Pakai Analisis LSM yang Tak Berwenang

News | Jum'at, 26 Juni 2026 | 21:58 WIB

Putusan Banding Dianggap Janggal, Kerry Riza Ajukan Kasasi ke MA

Putusan Banding Dianggap Janggal, Kerry Riza Ajukan Kasasi ke MA

News | Jum'at, 26 Juni 2026 | 21:53 WIB

Kepercayaan Polri Tembus 82,4 Persen, Habiburokhman: Jangan Puas Diri, Terus Berbenah

Kepercayaan Polri Tembus 82,4 Persen, Habiburokhman: Jangan Puas Diri, Terus Berbenah

News | Jum'at, 26 Juni 2026 | 21:26 WIB

Prabowo Tanya Akademisi: Kenapa 81 Tahun RI Tidak Bisa Bikin Mobil Buatan Sendiri?

Prabowo Tanya Akademisi: Kenapa 81 Tahun RI Tidak Bisa Bikin Mobil Buatan Sendiri?

News | Jum'at, 26 Juni 2026 | 21:12 WIB

Sikat Parkir Liar di Cawang, 250 Personel Gabungan Derek Mobil yang Nekat Bandel!

Sikat Parkir Liar di Cawang, 250 Personel Gabungan Derek Mobil yang Nekat Bandel!

News | Jum'at, 26 Juni 2026 | 21:12 WIB

Perempuan Didorong Jadi Aktor Utama Ekonomi Restoratif, Tak Lagi Sekadar Penerima Manfaat

Perempuan Didorong Jadi Aktor Utama Ekonomi Restoratif, Tak Lagi Sekadar Penerima Manfaat

News | Jum'at, 26 Juni 2026 | 20:50 WIB

Terkuak! Ini Pemicu Longsor Petamburan: Dari Abrasi Kali BKB hingga Bangunan di Sempadan

Terkuak! Ini Pemicu Longsor Petamburan: Dari Abrasi Kali BKB hingga Bangunan di Sempadan

News | Jum'at, 26 Juni 2026 | 20:16 WIB

Sekjen Partai Buruh Ferri Nuzarli Mundur! 1,3 Juta Anggota ORI Kompak Tinggalkan Partai

Sekjen Partai Buruh Ferri Nuzarli Mundur! 1,3 Juta Anggota ORI Kompak Tinggalkan Partai

News | Jum'at, 26 Juni 2026 | 20:13 WIB

Prabowo Singgung Kegaduhan Usai Pemilu, Istana Langsung Klarifikasi

Prabowo Singgung Kegaduhan Usai Pemilu, Istana Langsung Klarifikasi

News | Jum'at, 26 Juni 2026 | 20:05 WIB

×