Energi Surya untuk Semua: Gagasan Baru Soal Transisi Energi yang Adil

M. Reza Sulaiman | Suara.com

Jum'at, 27 Juni 2025 | 11:40 WIB
Energi Surya untuk Semua: Gagasan Baru Soal Transisi Energi yang Adil
Warga mengisi daya gawainya di stasiun pengisi daya listrik bertenaga surya di kawasan Dukuh Atas, Jakarta Pusat. [Suara.com/Alfian Winanto]

Suara.com - Peneliti Swiss usulkan layanan dasar energi surya untuk setiap warga, dengan anggaran 500 watt per orang. Dibiayai negara, tidak bergantung penyimpanan, dan bisa diterapkan dalam lima tahun.

Di tengah urgensi krisis iklim dan perlombaan global meninggalkan bahan bakar fosil, transisi energi menjadi agenda strategis dunia. Namun, adilkah transisi ini bagi semua kalangan?

Menjawab pertanyaan tersebut, tiga peneliti dari Swiss—Harald Desing, Hauke Schlesier, dan Marcel Gauch—mengusulkan model baru yang radikal: “Layanan Dasar Energi Surya”. Konsep ini bertujuan menjamin akses setara terhadap listrik bersih untuk seluruh lapisan masyarakat, tanpa harus menunggu kemampuan finansial individu.

Apa Itu Layanan Dasar Energi Surya?

Melansir Newswise, gagasan dasarnya sederhana namun kuat, setiap orang berhak atas anggaran listrik tenaga surya sebesar 500 watt—sekitar 4.400 kilowatt jam per tahun, cukup untuk kebutuhan dasar di negara seperti Swiss. Energi ini diberikan gratis oleh negara, namun hanya tersedia ketika matahari bersinar.

Dengan kata lain, tak ada sistem penyimpanan energi dalam konsep ini. Bila ingin menggunakan listrik di malam hari, warga bisa berinvestasi secara pribadi pada baterai atau membeli tambahan dari jaringan.

Mengapa tanpa penyimpanan? Karena:

  • Mengurangi biaya infrastruktur publik, dan
  • Mendorong perubahan perilaku, di mana warga mengutamakan konsumsi saat listrik berlimpah—mirip bunga matahari yang mengikuti arah cahaya.

Siapa yang Diuntungkan?

Model ini bersifat inklusif. Tak seperti subsidi energi saat ini yang lebih banyak dinikmati pemilik rumah dan perusahaan, layanan dasar ini dirancang untuk menguntungkan masyarakat umum, warga berpendapatan rendah, dan mereka yang tidak memiliki akses ke kredit besar.

Orang yang menggunakan energi lebih hemat bisa menjual kelebihannya atau menukar dengan layanan lain seperti transportasi umum. Ini juga menciptakan insentif sosial yang menyeimbangkan ketimpangan konsumsi.

“Banyak layanan dasar sudah disediakan pemerintah, seperti jalan dan pendidikan. Mengapa tidak juga listrik bersih?” kata Desing.

Seberapa Mungkin Direalisasikan?

Menurut para peneliti, proyek ini bisa dilaksanakan di Swiss dalam lima tahun dengan investasi sekitar 58 miliar franc Swiss—setara 1% dari PDB selama periode tersebut. Biaya ini setara dengan investasi tahunan untuk jalan atau dua kali anggaran militer, dan bisa kembali dalam 6–7 tahun berkat penghematan dari bahan bakar fosil.

Dibutuhkan:

  • 21 m² panel surya per orang
  • Instalasi di atap, parkiran, dinding peredam jalan, dan area tidak terpakai
  • Sekitar 50.000 tenaga kerja, mayoritas bisa dilatih dalam hitungan minggu

Para peneliti bahkan membayangkan program seperti “tahun surya” sebagai alternatif wajib militer, di mana anak muda membantu instalasi panel surya sebagai bentuk pelayanan publik.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Panel Surya Generasi Baru: Terobosan Fisika yang Bisa Merevolusi Energi Bersih

Panel Surya Generasi Baru: Terobosan Fisika yang Bisa Merevolusi Energi Bersih

News | Kamis, 26 Juni 2025 | 15:58 WIB

Menuju Dunia Kerja yang Lebih Hijau: 10 Keterampilan untuk Masa Depan Berkelanjutan

Menuju Dunia Kerja yang Lebih Hijau: 10 Keterampilan untuk Masa Depan Berkelanjutan

Lifestyle | Kamis, 26 Juni 2025 | 12:31 WIB

Mengapa Ekowisata dan Pariwisata Berkelanjutan Penting untuk Masa Depan?

Mengapa Ekowisata dan Pariwisata Berkelanjutan Penting untuk Masa Depan?

Lifestyle | Kamis, 26 Juni 2025 | 10:12 WIB

Terkini

Tindak Lanjut Usai Kirab Budaya, KDM Bakal Tata Fasilitas Seni dan Budaya di Jabar

Tindak Lanjut Usai Kirab Budaya, KDM Bakal Tata Fasilitas Seni dan Budaya di Jabar

News | Jum'at, 15 Mei 2026 | 15:48 WIB

Guru Besar UMY Warning Pemerintah: Jangan Nekat Pindah ke IKN Kalau Belum Siap!

Guru Besar UMY Warning Pemerintah: Jangan Nekat Pindah ke IKN Kalau Belum Siap!

News | Jum'at, 15 Mei 2026 | 15:43 WIB

Peringatan Terakhir! Gerindra Tak Segan Copot Achmad Syahri dari DPRD Jember Usai Viral Merokok

Peringatan Terakhir! Gerindra Tak Segan Copot Achmad Syahri dari DPRD Jember Usai Viral Merokok

News | Jum'at, 15 Mei 2026 | 15:38 WIB

Menakar Wacana Dedi Mulyadi: Mungkinkah Jawa Barat Hidup Tanpa Pajak Kendaraan?

Menakar Wacana Dedi Mulyadi: Mungkinkah Jawa Barat Hidup Tanpa Pajak Kendaraan?

News | Jum'at, 15 Mei 2026 | 15:33 WIB

Jaksa Agung Setor Rp10,2 Triliun ke Negara, Legislator PDIP: Bukti Nyata Selamatkan Aset

Jaksa Agung Setor Rp10,2 Triliun ke Negara, Legislator PDIP: Bukti Nyata Selamatkan Aset

News | Jum'at, 15 Mei 2026 | 15:32 WIB

Plot Twist! Polisi Ciduk Tersangka Pencuri Laptop di Kalideres, Pelaku Ternyata Tetangga Korban

Plot Twist! Polisi Ciduk Tersangka Pencuri Laptop di Kalideres, Pelaku Ternyata Tetangga Korban

News | Jum'at, 15 Mei 2026 | 15:17 WIB

Disidang Usai Viral Main Game dan Merokok di Rapat, Begini Tampang Anggota DPRD Jember Achmad Syahri

Disidang Usai Viral Main Game dan Merokok di Rapat, Begini Tampang Anggota DPRD Jember Achmad Syahri

News | Jum'at, 15 Mei 2026 | 15:11 WIB

Mohamad Sobary Tegas Bantah Gus Dur Pernah Puji Prabowo Orang Paling Ikhlas: Tak Ada Kitabnya!

Mohamad Sobary Tegas Bantah Gus Dur Pernah Puji Prabowo Orang Paling Ikhlas: Tak Ada Kitabnya!

News | Jum'at, 15 Mei 2026 | 15:09 WIB

Modus 'Fatherless', Kepala Sekolah SMK Pamulang Diduga Lakukan Child Grooming ke Siswi

Modus 'Fatherless', Kepala Sekolah SMK Pamulang Diduga Lakukan Child Grooming ke Siswi

News | Jum'at, 15 Mei 2026 | 14:54 WIB

Projo Bicara Soal Kesehatan Jokowi, PSI Langsung Buka Suara

Projo Bicara Soal Kesehatan Jokowi, PSI Langsung Buka Suara

News | Jum'at, 15 Mei 2026 | 14:51 WIB