Studi: Anak Muda dan Perempuan Paling Rentan Alami Kecemasan Iklim, Mengapa?

Bimo Aria Fundrika

Rabu, 25 Juni 2025 | 10:18 WIB
Studi: Anak Muda dan Perempuan Paling Rentan Alami Kecemasan Iklim, Mengapa?
Aktivis lingkungan melakukan aksi di Jalan Sudirman, Jakarta, Jumat (27/9/2024). [Suara.com/Alfian Winanto]

Suara.com - Kecemasan akibat krisis iklim kini diakui sebagai fenomena psikologis tersendiri. Sebuah studi terbaru mengungkap bahwa kelompok tertentu, terutama anak muda, perempuan, dan individu dengan kepedulian tinggi terhadap lingkungan, lebih rentan mengalami kecemasan iklim.

Temuan ini berasal dari meta-analisis terbesar yang pernah dilakukan tentang topik ini, dipublikasikan di jurnal Global Environmental Change. Studi ini menganalisis 94 penelitian yang melibatkan lebih dari 170 ribu responden dari 27 negara.

Menurut Dr. Clara Kühner dari Universitas Leipzig, kecemasan iklim adalah respons emosional terhadap kesadaran bahwa krisis iklim adalah ancaman nyata.

“Kecemasan ini berdampak negatif pada kesejahteraan, tetapi juga berkaitan positif dengan aksi pro-lingkungan dan dukungan terhadap kebijakan iklim,” ujarnya seperti dikutip dari Phys. 

Aktivis lingkungan melakukan aksi di Jalan Sudirman, Jakarta, Jumat (27/9/2024). [Suara.com/Alfian Winanto]
Aktivis lingkungan melakukan aksi di Jalan Sudirman, Jakarta, Jumat (27/9/2024). [Suara.com/Alfian Winanto]

Para peneliti menekankan bahwa kecemasan iklim berbeda dari gangguan kecemasan umum. Kecemasan ini muncul dari paparan informasi ilmiah, pengalaman langsung terhadap bencana iklim, dan kekhawatiran mendalam tentang masa depan planet.

Studi juga menunjukkan bahwa mereka yang percaya pada konsensus ilmiah tentang penyebab perubahan iklim cenderung lebih cemas, namun justru juga lebih aktif dalam mendorong perubahan.

“Ini semacam pedang bermata dua,” kata Profesor Hannes Zacher, salah satu penulis.

“Kecemasan bisa menggerus kesejahteraan mental, tetapi juga bisa menjadi pemicu aksi kolektif.”

Tantangan Global, Jawaban Harus Lokal

baca juga

Sebagian besar data yang dianalisis berasal dari negara-negara di belahan bumi utara. Padahal, wilayah selatan, termasuk Indonesia, diperkirakan akan terdampak lebih parah oleh perubahan iklim. Para peneliti menyarankan agar lebih banyak studi dilakukan di negara-negara berkembang untuk memahami konteks lokal kecemasan iklim.

Kecemasan iklim menunjukkan bahwa publik, terutama generasi muda, tidak lagi mengabaikan krisis ini. Namun, alih-alih meremehkannya, para peneliti menyarankan agar politisi, media, dan pemimpin masyarakat justru membantu mengarahkan kecemasan ini menjadi aksi nyata.

Meta-analisis ini rencananya akan diperbarui secara berkala, mengikuti perkembangan data dan minat global terhadap isu kesehatan mental dalam konteks krisis iklim.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Investasi 'Green Skills' Bukan Cuma Demi Keberlanjutan, Tapi Juga Menangkal Krisis Ekonomi dan PHK

Investasi 'Green Skills' Bukan Cuma Demi Keberlanjutan, Tapi Juga Menangkal Krisis Ekonomi dan PHK

News | Rabu, 25 Juni 2025 | 09:49 WIB

Mengapa Misinformasi Perparah Krisis Iklim, Laporan Global Peringatkan Bahayanya

Mengapa Misinformasi Perparah Krisis Iklim, Laporan Global Peringatkan Bahayanya

News | Selasa, 24 Juni 2025 | 17:33 WIB

Bisakah China Jadi Mitra Strategis Indonesia untuk Transisi Energi dan Aksi Iklim?

Bisakah China Jadi Mitra Strategis Indonesia untuk Transisi Energi dan Aksi Iklim?

News | Selasa, 24 Juni 2025 | 13:28 WIB

Terkini

TPA Galuga Ditutup Sementara Akibat Kebakaran, Pengiriman Sampah Bogor Lumpuh Seharian

TPA Galuga Ditutup Sementara Akibat Kebakaran, Pengiriman Sampah Bogor Lumpuh Seharian

Jabar | Selasa, 08 September 2026 | 05:13 WIB

Api Meluas di TPA Galuga, Kepulan Asap Tebal Paksa Warga Evakuasi Diri akibat Mata Perih

Api Meluas di TPA Galuga, Kepulan Asap Tebal Paksa Warga Evakuasi Diri akibat Mata Perih

Bogor | Selasa, 08 September 2026 | 00:23 WIB

Erupsi 25 Jam Anak Krakatau Berakhir, Tapi Mengapa Sumsel Masih Terdampak?

Erupsi 25 Jam Anak Krakatau Berakhir, Tapi Mengapa Sumsel Masih Terdampak?

Sumsel | Senin, 07 September 2026 | 23:42 WIB

Sukuk Ritel SR025 Dibuka, Bank Sumsel Babel Tawarkan Investasi Syariah Imbal Hasil 6,90 Persen

Sukuk Ritel SR025 Dibuka, Bank Sumsel Babel Tawarkan Investasi Syariah Imbal Hasil 6,90 Persen

Sumsel | Senin, 07 September 2026 | 23:27 WIB

Safrizal ZA: 649 Unit Huntap di Aceh Telah Rampung, Terbanyak di Aceh Utara

Safrizal ZA: 649 Unit Huntap di Aceh Telah Rampung, Terbanyak di Aceh Utara

Jakarta | Senin, 07 September 2026 | 23:20 WIB

PTBA Perkuat Kinerja dan Portofolio Bisnis untuk Pertumbuhan Jangka Panjang

PTBA Perkuat Kinerja dan Portofolio Bisnis untuk Pertumbuhan Jangka Panjang

Sumsel | Senin, 07 September 2026 | 23:07 WIB

Aksi Teddy Main Pulpen saat Putin Pidato Viral, Gaya Jarinya Disamakan Britney Spears

Aksi Teddy Main Pulpen saat Putin Pidato Viral, Gaya Jarinya Disamakan Britney Spears

Video | Senin, 07 September 2026 | 22:45 WIB

Kredit Serba Guna Bank Sumsel Babel Bunga Mulai 0,79 Persen, Ada Cashback 0,2 Persen

Kredit Serba Guna Bank Sumsel Babel Bunga Mulai 0,79 Persen, Ada Cashback 0,2 Persen

Sumsel | Senin, 07 September 2026 | 22:36 WIB

Wet Food Lokal Buat Anabul Makin Dilirik, Cek 3 Hal Ini Sebelum Membeli

Wet Food Lokal Buat Anabul Makin Dilirik, Cek 3 Hal Ini Sebelum Membeli

Lifestyle | Senin, 07 September 2026 | 22:19 WIB

Kenapa Abu Vulkanik Bisa Bikin Pesawat Dilarang Terbang?

Kenapa Abu Vulkanik Bisa Bikin Pesawat Dilarang Terbang?

News | Senin, 07 September 2026 | 22:19 WIB

×