Temukan Jenazah Diduga Korban KMP Tunu Pratama Jaya, Ini Cerita Nelayan Banyuwangi

Eviera Paramita Sandi

Senin, 07 Juli 2025 | 15:22 WIB
Temukan Jenazah Diduga Korban KMP Tunu Pratama Jaya, Ini Cerita Nelayan Banyuwangi
Ilustrasi mayat ditemukan di lautan [Dokumentasi]

Suara.com - Nelayan asal Kecamatan Muncar, Banyuwangi, Gio Aditya menceritakan kisah melautnya pada Minggu (6/7/25) kemarin.

Ia yang berniat hanya mencari ikan seperti kegiatannya sehari-hari, namun saat itu justru dipertemukan dengan seorang jenazah yang mengapung di Perairan Sembulungan/Tapak Guo, Muncar, Banyuwangi.

Gio yang saat itu sudah mendapatkan ikan bermaksud hendak pindah ke tempat lainnya untuk mencari lebih banyak.

Namun di tengah perjalanannya itu, Gio mendadak melihat ada orang mengapung di perairan Sembulungan tersebut.

Awalnya Gio tidak yakin bahwa yang mengapung tersebut adalah manusia, namun setelah didekati, rupanya benar itu adalah manusia.

“Saya berangkat itu mau cari ikan di Sembulungan, dari situ dapet ikan. Terus dari jauh ada seperti orang apa bukan gitu, tapi setelah saya dekati ternyata orang,” cerita Gio, dikutip dari Instagram @bwi24jam.co.id, Senin (7/7/25).

Gio kemudian menjelaskan secara rinci perihal ciri-ciri jenazah yang ditemukan tersebut, mulai dari memakai hoodie hingga memakai gelang rantai.

“Ciri-ciri orangnya pakai hoodie hitam dan celana Panjang krem, terus ada gelang rantai disini (sambil menunjuk tangan), pakai Sepatu, sepatunya putih ada coretnya merah,” ujar Gio.

Sementara itu, saat ditanya wartawan soal wajah dari korban, Gio tidak bisa menjelaskan, pasalnya ia mengaku langsung memasukkan jenazah ke dalam plastik.

baca juga

“Tapi soal wajah saya belum tahu, soalnya saya temukan sudah dalam keadaan tengkurap dan langsung saya masukan ke dalam plastik,” ungkapnya.

Gio memiliki keyakinan tersendiri bahwa jenazah yang ditemukan itu adalah salah satu korban dari KMP Tunu Pratama yang tenggelam pada Rabu (2/7/25).

Hal ini diyakini oleh Gio lantaran jenazah yang ditemukan dalam keadaan berpakaian rapi dan mengenakan sepatu.

“Bisa diduga itu korban dari KMP, Soalnya kalau korban dari nelayan nggak ada yang pakai sepatu kayak gitu,” ungkapnya.

Dari posisi penemuan jenazah dengan Lokasi Tempat Kejadian Perkara (TKP), Gio menjelaskan berjarak sekitar 1 jam perjalanan.

“Posisi penemuan dari Pelabuhan atau dari tempat kejadian itu ada sekitar 1 jam,” ujarnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Tim SAR Temukan Mayat Pria Asal Bali yang Jadi Korban Tenggelamnya KMP Tunu Pratama Jaya

Tim SAR Temukan Mayat Pria Asal Bali yang Jadi Korban Tenggelamnya KMP Tunu Pratama Jaya

News | Senin, 07 Juli 2025 | 13:50 WIB

27 Korban Hilang KMP Tunu Pratama Jaya: Tim SAR Gabungan Sisir Selat Bali dengan Kekuatan Penuh

27 Korban Hilang KMP Tunu Pratama Jaya: Tim SAR Gabungan Sisir Selat Bali dengan Kekuatan Penuh

News | Senin, 07 Juli 2025 | 11:46 WIB

Banyaknya Nyawa Melayang: Fakta Mengerikan di Balik Longgarnya Keselamatan Pelayaran Indonesia

Banyaknya Nyawa Melayang: Fakta Mengerikan di Balik Longgarnya Keselamatan Pelayaran Indonesia

Video | Senin, 07 Juli 2025 | 09:05 WIB

Terkini

PAM Jaya Siapkan Ribuan Toren Gratis, Warga Jakarta Diminta Tak Tunggu Kemarau Datang

PAM Jaya Siapkan Ribuan Toren Gratis, Warga Jakarta Diminta Tak Tunggu Kemarau Datang

News | Jum'at, 26 Juni 2026 | 22:08 WIB

Kerry Dibebani Rp13,4 Triliun, Pengacara Sebut Hakim Pakai Analisis LSM yang Tak Berwenang

Kerry Dibebani Rp13,4 Triliun, Pengacara Sebut Hakim Pakai Analisis LSM yang Tak Berwenang

News | Jum'at, 26 Juni 2026 | 21:58 WIB

Putusan Banding Dianggap Janggal, Kerry Riza Ajukan Kasasi ke MA

Putusan Banding Dianggap Janggal, Kerry Riza Ajukan Kasasi ke MA

News | Jum'at, 26 Juni 2026 | 21:53 WIB

Kepercayaan Polri Tembus 82,4 Persen, Habiburokhman: Jangan Puas Diri, Terus Berbenah

Kepercayaan Polri Tembus 82,4 Persen, Habiburokhman: Jangan Puas Diri, Terus Berbenah

News | Jum'at, 26 Juni 2026 | 21:26 WIB

Prabowo Tanya Akademisi: Kenapa 81 Tahun RI Tidak Bisa Bikin Mobil Buatan Sendiri?

Prabowo Tanya Akademisi: Kenapa 81 Tahun RI Tidak Bisa Bikin Mobil Buatan Sendiri?

News | Jum'at, 26 Juni 2026 | 21:12 WIB

Sikat Parkir Liar di Cawang, 250 Personel Gabungan Derek Mobil yang Nekat Bandel!

Sikat Parkir Liar di Cawang, 250 Personel Gabungan Derek Mobil yang Nekat Bandel!

News | Jum'at, 26 Juni 2026 | 21:12 WIB

Perempuan Didorong Jadi Aktor Utama Ekonomi Restoratif, Tak Lagi Sekadar Penerima Manfaat

Perempuan Didorong Jadi Aktor Utama Ekonomi Restoratif, Tak Lagi Sekadar Penerima Manfaat

News | Jum'at, 26 Juni 2026 | 20:50 WIB

Terkuak! Ini Pemicu Longsor Petamburan: Dari Abrasi Kali BKB hingga Bangunan di Sempadan

Terkuak! Ini Pemicu Longsor Petamburan: Dari Abrasi Kali BKB hingga Bangunan di Sempadan

News | Jum'at, 26 Juni 2026 | 20:16 WIB

Sekjen Partai Buruh Ferri Nuzarli Mundur! 1,3 Juta Anggota ORI Kompak Tinggalkan Partai

Sekjen Partai Buruh Ferri Nuzarli Mundur! 1,3 Juta Anggota ORI Kompak Tinggalkan Partai

News | Jum'at, 26 Juni 2026 | 20:13 WIB

Prabowo Singgung Kegaduhan Usai Pemilu, Istana Langsung Klarifikasi

Prabowo Singgung Kegaduhan Usai Pemilu, Istana Langsung Klarifikasi

News | Jum'at, 26 Juni 2026 | 20:05 WIB

×