Dana Otsus Triliunan Menguap? Gibran di Ujung Tombak Selamatkan Papua

Muhammad Ilham Baktora

Minggu, 13 Juli 2025 | 10:10 WIB
Dana Otsus Triliunan Menguap? Gibran di Ujung Tombak Selamatkan Papua
Wakil Presiden, Gibran Rakabuming Raka. (Instagram)

Suara.com - Pernyataan kesiapan Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka untuk ditugaskan mengurus percepatan pembangunan di Papua membuka babak baru dalam upaya pemerintah mengatasi salah satu isu paling pelik di tanah air.

Di luar narasi normatif tentang melanjutkan program pemerintah sebelumnya, penugasan ini menyorot dua pertanyaan fundamental: Seberapa mendesak kondisi Papua saat ini, dan mengapa Gibran yang kini berada di pucuk pimpinan untuk misi krusial ini?

Tugas ini bukan sekadar penunjukan khusus dari Presiden Prabowo Subianto.

Secara hukum, posisi ini melekat pada jabatan wakil presiden. Berdasarkan Undang-Undang Nomor 2 Tahun 2021 tentang Otonomi Khusus (Otsus) Papua, wapres secara ex-officio mengetuai Badan Khusus Percepatan Pembangunan Otsus Papua.

Gibran pun menegaskan kesiapannya untuk melanjutkan tongkat estafet dari pendahulunya.

"Saya sebagai pembantu presiden siap ditugaskan ke mana pun, kapan pun, dan ini kan melanjutkan kerja keras dari Pak Wapres Maruf Amin untuk masalah Papua," ujar Gibran di Klaten, Jawa Tengah beberapa waktu lalu.

Urgensi Papua: Dari HAM Hingga Kesenjangan Ekonomi

Di balik penugasan ini, terdapat urgensi yang tidak bisa diabaikan.

Papua hingga kini masih menjadi wilayah dengan konflik berlapis yang kompleks dan sulit diurai.

baca juga

Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia (LIPI), yang kini menjadi BRIN, telah memetakan empat akar masalah utama: sejarah dan status politik integrasi Papua, kekerasan negara dan pelanggaran HAM berat yang tak kunjung terselesaikan sejak 1965, kegagalan pembangunan, serta diskriminasi dan marjinalisasi terhadap Orang Asli Papua (OAP).

Bahkan aksi terbaru kelompok ini menyiksa seorang wanita dan anaknya secara digantung sambil menebar ancaman kepada warga lain yang tidak mendukung mereka.

Isu Hak Asasi Manusia (HAM) menjadi sorotan utama, dengan kekerasan yang terus meningkat dan belum ada penyelesaian yang memuaskan.

Direktur Perhimpunan Advokasi Kebijakan (PAK) HAM Papua, Mathius Murib, bahkan menyebut bahwa masalah HAM di Papua kini semakin rumit dan memburuk.

Ini diperparah oleh kegagalan pembangunan yang ironis. Meskipun dana Otsus digelontorkan, Papua tetap menjadi salah satu provinsi dengan angka kemiskinan dan kesenjangan tertinggi, serta angka harapan hidup terendah di Indonesia.

Perasaan terpinggirkan ini memicu ketidakpercayaan dan konflik sosial yang terus-menerus.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Saran Menohok Rocky Gerung untuk Gibran: Urus 'Brain Care' di Papua, Bukan Cuma Skincare!

Saran Menohok Rocky Gerung untuk Gibran: Urus 'Brain Care' di Papua, Bukan Cuma Skincare!

News | Sabtu, 12 Juli 2025 | 16:43 WIB

Blak-blakan! Syahganda Desak Prabowo 'Cuci Gudang' Kabinet Warisan Jokowi Demi Target 8 Persen

Blak-blakan! Syahganda Desak Prabowo 'Cuci Gudang' Kabinet Warisan Jokowi Demi Target 8 Persen

News | Sabtu, 12 Juli 2025 | 15:46 WIB

Kontroversi Fufufafa: Profesor Asal Singapura Ini Bongkar Identitas Digital Gibran

Kontroversi Fufufafa: Profesor Asal Singapura Ini Bongkar Identitas Digital Gibran

News | Sabtu, 12 Juli 2025 | 08:59 WIB

Terkini

Dari Marie Curie hingga Dinosaurus: Bagaimana Buku Ini Membuka Pintu Dunia Sains untuk Anak-Anak?

Dari Marie Curie hingga Dinosaurus: Bagaimana Buku Ini Membuka Pintu Dunia Sains untuk Anak-Anak?

Your Say | Sabtu, 29 Agustus 2026 | 06:09 WIB

21 Ribu Warga Yogyakarta Terdampak Perubahan Desil, Wali Kota Siapkan Refocusing Anggaran

21 Ribu Warga Yogyakarta Terdampak Perubahan Desil, Wali Kota Siapkan Refocusing Anggaran

Jogja | Jum'at, 28 Agustus 2026 | 23:25 WIB

Doa Shin Tae-yong: Semoga Ada Solusi Terbaik buat Jakmania dan Manajemen Persija

Doa Shin Tae-yong: Semoga Ada Solusi Terbaik buat Jakmania dan Manajemen Persija

Bola | Jum'at, 28 Agustus 2026 | 23:24 WIB

Persib Bandung Wajib Waspada! Teja Paku Alam Ungkap Ancaman Serangan Balik Manila Digger

Persib Bandung Wajib Waspada! Teja Paku Alam Ungkap Ancaman Serangan Balik Manila Digger

Bola | Jum'at, 28 Agustus 2026 | 23:15 WIB

Bisikan Sang Ayah Bikin Agil Bangkit, Mahasiswa UT Ini Raih Podium Campus League

Bisikan Sang Ayah Bikin Agil Bangkit, Mahasiswa UT Ini Raih Podium Campus League

Jawa Tengah | Jum'at, 28 Agustus 2026 | 23:13 WIB

Penanganan Karhutla Jangan Cuma Hitung Luasan, Pakar UGM Soroti Habitat Satwa

Penanganan Karhutla Jangan Cuma Hitung Luasan, Pakar UGM Soroti Habitat Satwa

News | Jum'at, 28 Agustus 2026 | 22:46 WIB

Kader PDIP Jadi Tersangka Kasus Intimidasi Dokter Icha di NTT, Hasto Buka Suara

Kader PDIP Jadi Tersangka Kasus Intimidasi Dokter Icha di NTT, Hasto Buka Suara

News | Jum'at, 28 Agustus 2026 | 22:39 WIB

Tangis Pecah Gus Yahya, LPJ PBNU 2021-2026 Diterima Muktamar ke-35 NU

Tangis Pecah Gus Yahya, LPJ PBNU 2021-2026 Diterima Muktamar ke-35 NU

Jatim | Jum'at, 28 Agustus 2026 | 22:34 WIB

Penuhi Panggilan sebagai Saksi, BPKH Tegaskan Komitmen Dukung Penegakan Hukum

Penuhi Panggilan sebagai Saksi, BPKH Tegaskan Komitmen Dukung Penegakan Hukum

Jabar | Jum'at, 28 Agustus 2026 | 22:26 WIB

Simak Rekayasa Lalu Lintas dan Lokasi Parkir Merdeka Run 81 Tahun Indonesia Besok

Simak Rekayasa Lalu Lintas dan Lokasi Parkir Merdeka Run 81 Tahun Indonesia Besok

News | Jum'at, 28 Agustus 2026 | 22:26 WIB

×