Heboh Proyek Pengaspalan Diprotes Warga karena Mudah Mengelupas: Ini Aspal Apa Masker Sih?

Agung Sandy Lesmana

Kamis, 17 Juli 2025 | 18:28 WIB
Heboh Proyek Pengaspalan Diprotes Warga karena Mudah Mengelupas: Ini Aspal Apa Masker Sih?
Viral proyek pengaspalan yang diprotes warga karena gampang mengelupas. (tangkapan layar/ist)

Suara.com - Proyek infrastruktur lagi-lagi menjadi sorotan publik setelah beredar sebuah video yang menampilkan sebuah jalan yang diduga baru dilakukan pengaspalan. Video itu menjadi sorotan lantaran material dari aspal tersebut sangat mudah mengelupas.

Dalam video yang dibagikan akun Instagram @fakta.indo pada Kamis (17/7/2025), tampak sejumlah warga memprotes proyel pengaspalan di daerah mereka. Mesti terlihat baru, aspal itu bahkan bisa diangkat oleh warga.

Bahkan, seorang pria yang merekam menggunakan gawai itu memberikan komentar yang nyelekit. Perekam video menyamakan aspal itu mirip dengan masker wajah peel off karena gampang mengelupas.

"Tolong diangkat dulu bu, saya rekam dulu. Dipegang lengket, ini aspal apa masker sih?" ujar pria perekam video.

Saking penasaran, pria perekam video itu pun mencoba memegang material dari aspal baru itu. Muncul spekulasi proyek pengaspalan di daerah itu dikorupsi sehingga dilakukan secara asal-asalan.

"Ini dia, begini kalau terlalu banyak korupsi," celetuknya sembari memamerkan aspal yang mengelupas sehingga bisa diangkatnya dengan mudah.

"Duh percuma dong diaspal kalau begini? Ada yang bisa jelasin? ujarnya.

Hingga berita ini diturunkan, belum diketahui lokasi dan kapan proyek pengaspalan itu dilakukan. Namun, pengerjaan aspal baru yang mudah mengelupas seperti masker wajah itu langsung membuat kalangan netizen tersentak. Proyek pengaspalan sebagaimana dalam video viral itu pun banjir komentar pedas.

"Itu jalan apa penghilang komedo," sindir salah satu netizen.

baca juga

"Komedonya banyak gitu," timpal yang lain.

Namun, netizen lain justru memberikan penjelasan jika material proyek di jalanan itu bukan aspal melainkan prime coat atau lapis resap yang biasa digunakan untuk awal pengaspalan. Namun, ada netizen yang tetap mencurigai material dari aspal karena mudah sekali mengelupas.

"Sini gua jelasin ya. Itu yang di kelupas nama nya Prime coat, Prime coat itu berupa cairan di bawah aspal, Itu Terletak di atas base, itu bukan aspal ya," tulis yang lain.

"Itu prime coat buat lapisan aspal ngapain dibongkar," timpal yang lain.

"Saya juga mikirnya gitu mas, tp walaupun cuma base apa iya mudah sekali dikelupas? Apa yang salah?" sahut yang lain curiga.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Sebut Kondisi Gibran-Bobby dalam Bahaya, Rocky Gerung Bedah Konspirasi Politik Jokowi, Apa Katanya?

Sebut Kondisi Gibran-Bobby dalam Bahaya, Rocky Gerung Bedah Konspirasi Politik Jokowi, Apa Katanya?

News | Kamis, 17 Juli 2025 | 15:12 WIB

Ketua RT Gen Z Tolak Amplop Dedi Mulyadi, Sahdan: Saya ke Sini Ikhlas

Ketua RT Gen Z Tolak Amplop Dedi Mulyadi, Sahdan: Saya ke Sini Ikhlas

News | Kamis, 17 Juli 2025 | 13:32 WIB

Roy Suryo Sebut Kader PSI Bisa Dipidana Imbas Sebut Ijazah Jokowi Asli, Ade Armando: Saya Gak Bela

Roy Suryo Sebut Kader PSI Bisa Dipidana Imbas Sebut Ijazah Jokowi Asli, Ade Armando: Saya Gak Bela

News | Rabu, 16 Juli 2025 | 13:21 WIB

Bisa Kena Pidana Sebut Ijazah Jokowi Palsu, Roy Suryo Ketawa Ngakak Digertak Silfester Matutina

Bisa Kena Pidana Sebut Ijazah Jokowi Palsu, Roy Suryo Ketawa Ngakak Digertak Silfester Matutina

News | Rabu, 16 Juli 2025 | 12:17 WIB

Terkini

Bukan Hanya Pangan dan Tempat Tinggal, Ini Kebutuhan Utama Warga Terdampak Gempa NTT

Bukan Hanya Pangan dan Tempat Tinggal, Ini Kebutuhan Utama Warga Terdampak Gempa NTT

News | Jum'at, 04 September 2026 | 00:32 WIB

Pertama Kali Donor Darah? Simak Panduan dan Persiapannya dari Aksi Indodana Finance-KSDD

Pertama Kali Donor Darah? Simak Panduan dan Persiapannya dari Aksi Indodana Finance-KSDD

Lifestyle | Jum'at, 04 September 2026 | 00:24 WIB

Karhutla Masuk Area Konsesi, Lebih dari 10 Perusahaan Perkebunan Sumsel Diminta Klarifikasi

Karhutla Masuk Area Konsesi, Lebih dari 10 Perusahaan Perkebunan Sumsel Diminta Klarifikasi

Sumsel | Kamis, 03 September 2026 | 23:14 WIB

FT Timnas Indonesia U-20 vs Laos: Zahaby Gholy Cetak Brace, Garuda Muda Puncak Klasemen

FT Timnas Indonesia U-20 vs Laos: Zahaby Gholy Cetak Brace, Garuda Muda Puncak Klasemen

Bola | Kamis, 03 September 2026 | 23:00 WIB

Donald Trump Bantah Rencana Ganti Nama Selat Hormuz dengan Namanya Sendiri

Donald Trump Bantah Rencana Ganti Nama Selat Hormuz dengan Namanya Sendiri

Video | Kamis, 03 September 2026 | 23:00 WIB

Kebakaran Renggut Nyawa 3 Pekerja, PT Evyap Beri Bantuan dan Evaluasi Operasional

Kebakaran Renggut Nyawa 3 Pekerja, PT Evyap Beri Bantuan dan Evaluasi Operasional

Sumut | Kamis, 03 September 2026 | 22:58 WIB

Karhutla Sumsel Terus Berulang, Ketimpangan Agraria Kembali Dipertanyakan

Karhutla Sumsel Terus Berulang, Ketimpangan Agraria Kembali Dipertanyakan

Sumsel | Kamis, 03 September 2026 | 22:52 WIB

Dari 566 Korban Keracunan Massal Sidoarjo, Tersisa 34 Santri Masih Dirawat di RS

Dari 566 Korban Keracunan Massal Sidoarjo, Tersisa 34 Santri Masih Dirawat di RS

Jatim | Kamis, 03 September 2026 | 22:49 WIB

Kali Bekasi Hitam Pekat dan Berbau

Kali Bekasi Hitam Pekat dan Berbau

Jabar | Kamis, 03 September 2026 | 22:42 WIB

Polisi Bongkar Jaringan Merkuri Ilegal 1 Ton Senilai Rp2,8 Miliar, Pasok Tambang Emas di 3 Wilayah

Polisi Bongkar Jaringan Merkuri Ilegal 1 Ton Senilai Rp2,8 Miliar, Pasok Tambang Emas di 3 Wilayah

Bogor | Kamis, 03 September 2026 | 22:38 WIB

×