Gejolak di Asia Tenggara, Pimpinan DPR 'Colek' Prabowo untuk Damaikan Thailand-Kamboja

Jum'at, 25 Juli 2025 | 14:57 WIB
Gejolak di Asia Tenggara, Pimpinan DPR 'Colek' Prabowo untuk Damaikan Thailand-Kamboja
Wakil Ketua DPR RI Sufmi Dasvo Ahmad. (Suara.com/Bagaskara)

Suara.com - Wakil Ketua DPR RI Sufmi Dasvo Ahmad berharap Presiden RI Prabowo Subianto bisa menjebatani perdamaian dua negara asia tenggara yang sedang berkonflik, yakni Thailand dengan Kamboja.

"Mudah-mudahan Kementerian Luar Negeri maupun Presiden Indonesia juga bisa menjembatani agar hubungan kedua negara itu akan tetap baik," kata Dasco di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Jumat (25/7/2025).

Ia mengatakan, Indonesia punya hubungan baik dengan kedua negara tersebut.

"Nah, untuk urusan Kamboja dan Thailand, saya pikir hubungan Indonesia terhadap dua negara itu cukup baik," katanya.

Di sisi lain, ia meminta Kementerian Luar Negeri (Kemenlu) untuk melakukan komunikasi intens dengan warga negara Indonesia yang berada di ke dua negara itu.

"Dan kita minta Kementerian Luar Negeri untuk kemudian melakukan komunikasi-komunikasi untuk menenangkan warga negara kita," katanya.

Dasco sendiri hingga kekinian belum tahu apa langkah ASEAN dalam menanggapi konflik Thailand dan Kamboja.

"Saya belum tahu karena nanti belum ketemu Presiden, tapi nanti kita akan sonding dengan harapan bahwa di kawasan ASEAN ini supaya tidak terjadi gejolak yang lebih meningkat," pungkasnya.

Akan Damai

Baca Juga: Indonesia Optimis Thailand dan Kamboja Damai, ASEAN Siap Bergerak?

Sebellumnya pemerintah Indonesia optimis Thailand dan Kamboja akan kembali ke cara-cara damai dalam menyelesaikan perbedaan antara mereka.

Militer Thailand melancarkan serangan udara terhadap posisi pasukan Kamboja. Sebagai respons atas serangan sistem peluncur roket BM-21 Grad dalam bentrokan di perbatasan [Suara.com/Ilustrasi]
Militer Thailand melancarkan serangan udara terhadap posisi pasukan Kamboja. Sebagai respons atas serangan sistem peluncur roket BM-21 Grad dalam bentrokan di perbatasan [Suara.com/Ilustrasi]

Hal tersebut disampaikan Juru Bicara Kementerian Luar Negeri Roy Soemirat. Roy mengatakan pemerintah Indonesia mengikuti secara saksama perkembangan yang terjadi di perbatasan Thailand dengan Kamboja.

"Indonesia yakin sebagai negara yang bertetangga, dua negara tersebut akan kembali ke cara-cara damai menyelesaikan perbedaan antara mereka, sejalan dengan prinsip-prinsip yang tercermin dalam piagam ASEAN dan Treaty of Amity and Cooperation in Southeast Asia (TAC), persahabatan dan kerjasama yang disepakati di seluruh negara-negara kawasan ASEAN," tutur Roy dalam keterangan video kepada media, Jumat (25/7/2025).

Roy mengatakan Menteri Luar Negeri Sugiono telah melakukan komunikasi dengan Menteri Luar Malaysia Mohamad Hasan. Diketahui saat ini Malaysia adalah Ketua ASEAN.

"Ini untuk menggali hal-hal yang dapat dilakukan bersama oleh ASEAN, untuk dapat membantu kedua negara anggota ASEAN untuk menyelesaikan masalah dengan cara-cara yang damai," kata Roy.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Berapa Life Path Number Kamu? Hitung Sekarang dan Lihat Rahasia Kepribadianmu
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Materi Teks Informasi Lengkap Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Cek Seberapa Sehat Jam Tidurmu Selama Bulan Puasa?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika Kelas 6 SD Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kamu Paling Cocok Jadi Takjil Apa saat Buka Puasa?
Ikuti Kuisnya ➔
×
Zoomed

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

TERKINI