Kondisi Terkini Perbatasan Thailand-Kamboja Usai Pecah Perang Berdarah: Tenang Tapi Mencekam

Bangun Santoso

Jum'at, 25 Juli 2025 | 14:43 WIB
Kondisi Terkini Perbatasan Thailand-Kamboja Usai Pecah Perang Berdarah: Tenang Tapi Mencekam
Ilustrasi peta perbatasan Thailand Kamboja yang menjadi titik sengketa kedua negara. (ist)

Suara.com - Suasana di sepanjang perbatasan Thailand dan Kamboja dilaporkan "tenang" pada Jumat (24/7), namun ketenangan ini terasa sangat mencekam. Pasalnya, ketenangan ini datang setelah pertempuran berdarah yang melibatkan serangan udara dan artileri di dekat Candi Ta Muen Thom, yang menewaskan puluhan orang dan mendorong kedua negara ke bibir jurang perang terbuka.

Intelijen militer Thailand mengklaim setidaknya 24 warga Kamboja, yang sebagian besar adalah tentara, tewas dalam serangan yang berlangsung dari Kamis malam hingga Jumat pagi. Serangan balasan ini juga disebut telah menghancurkan tiga mortir milik Kamboja.

Namun, Kamboja membantah klaim tersebut dan justru melaporkan korban dari pihak mereka adalah warga sipil. Pemerintah Kamboja pada Jumat menyatakan bahwa seorang biksu tewas dan lima warga sipil lainnya luka-luka akibat tembakan artileri Thailand yang menghantam Provinsi Oddar Meanchey.

Sebelumnya, pada hari Kamis, Kementerian Kesehatan Thailand telah merilis data yang lebih mengerikan, melaporkan sedikitnya 14 orang, termasuk seorang anak-anak, tewas akibat saling serang roket dan serangan udara dari kedua negara.

Pertumpahan darah ini memaksa Perdana Menteri Malaysia, Anwar Ibrahim, untuk turun tangan. Ia dilaporkan telah menghubungi PM Thailand Phumtham Wechayachai dan PM Kamboja Hun Manet, menyerukan agar kedua negara memberlakukan "gencatan senjata segera."

Di tengah adu senjata para tentara, warga sipil menjadi korban utama. Ribuan orang dari kedua sisi perbatasan dilaporkan telah mengungsi untuk menyelamatkan diri. Sejumlah sekolah di wilayah perbatasan juga terpaksa ditutup sementara.

Pertempuran terbaru ini dipicu oleh insiden ledakan ranjau darat yang membuat seorang tentara Thailand kehilangan kakinya. Militer Thailand kemudian menuduh pasukan Kamboja menembaki pos militer mereka di dekat Candi Ta Muen Thom, sebuah kawasan yang masih menjadi sengketa di Provinsi Surin.

Hubungan diplomatik kedua negara kini merosot ke titik terendah dalam beberapa dekade terakhir. Baku tembak terus terjadi sejak 28 Mei lalu, yang diawali dengan tewasnya seorang tentara Kamboja.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Pesan Damai dari Indonesia untuk Thailand dan Kamboja

Pesan Damai dari Indonesia untuk Thailand dan Kamboja

News | Jum'at, 25 Juli 2025 | 14:33 WIB

Perang Meletus, DPR Uji Nyali Prabowo jadi Pendamai Konflik Thailand vs Kamboja, Berani?

Perang Meletus, DPR Uji Nyali Prabowo jadi Pendamai Konflik Thailand vs Kamboja, Berani?

News | Jum'at, 25 Juli 2025 | 14:25 WIB

Indonesia Optimis Thailand dan Kamboja Damai, ASEAN Siap Bergerak?

Indonesia Optimis Thailand dan Kamboja Damai, ASEAN Siap Bergerak?

News | Jum'at, 25 Juli 2025 | 14:16 WIB

5 Fakta Panas Perang Thailand-Kamboja, Penyebab hingga Kronologi Sengketa

5 Fakta Panas Perang Thailand-Kamboja, Penyebab hingga Kronologi Sengketa

News | Jum'at, 25 Juli 2025 | 13:45 WIB

WNI di Thailand dan Kamboja Aman? Ini Update Terkini dari Kemlu!

WNI di Thailand dan Kamboja Aman? Ini Update Terkini dari Kemlu!

News | Jum'at, 25 Juli 2025 | 13:16 WIB

Semifinal Piala AFF U-23: Jam Berapa Timnas Indonesia U-23 vs Thailand?

Semifinal Piala AFF U-23: Jam Berapa Timnas Indonesia U-23 vs Thailand?

Bola | Jum'at, 25 Juli 2025 | 13:13 WIB

Dilanda Badai Cedera, Bagaimana Kans Timnas Indonesia ke Final Piala AFF U-23 2025?

Dilanda Badai Cedera, Bagaimana Kans Timnas Indonesia ke Final Piala AFF U-23 2025?

Your Say | Jum'at, 25 Juli 2025 | 12:14 WIB

Terkini

Terima Surat Kepercayaan, 8 Dubes Negara Sahabat Tegaskan Komitmen di Depan Prabowo

Terima Surat Kepercayaan, 8 Dubes Negara Sahabat Tegaskan Komitmen di Depan Prabowo

News | Senin, 08 Juni 2026 | 19:55 WIB

Presiden Prabowo Terima 8 Duta Besar Negara Sahabat: Ada Palestina, Filipina, hingga Saint Lucia

Presiden Prabowo Terima 8 Duta Besar Negara Sahabat: Ada Palestina, Filipina, hingga Saint Lucia

News | Senin, 08 Juni 2026 | 19:45 WIB

Anak Rentan Terpapar Bahaya Dunia Maya, Pemerintah Minta Orang Tua Jadi Pelindung

Anak Rentan Terpapar Bahaya Dunia Maya, Pemerintah Minta Orang Tua Jadi Pelindung

News | Senin, 08 Juni 2026 | 19:27 WIB

Istana Bantah Isu Reshuffle Besar-besaran, Prabowo Disebut Fokus Bekerja

Istana Bantah Isu Reshuffle Besar-besaran, Prabowo Disebut Fokus Bekerja

News | Senin, 08 Juni 2026 | 19:18 WIB

KPK Tahan Bos Maktour dan Ketua Kesthuri dalam Kasus Korupsi Kuota Haji

KPK Tahan Bos Maktour dan Ketua Kesthuri dalam Kasus Korupsi Kuota Haji

News | Senin, 08 Juni 2026 | 19:11 WIB

Gowes 8.000 Km dari Iran ke Indonesia, Arezoo Eskandari Bawa Misi Perdamaian dan Bahasa Kebaikan

Gowes 8.000 Km dari Iran ke Indonesia, Arezoo Eskandari Bawa Misi Perdamaian dan Bahasa Kebaikan

News | Senin, 08 Juni 2026 | 19:09 WIB

Kasus Silmy Karim Jadi Evaluasi, Menteri Imigrasi Akui Sistem Tak Cukup Tanpa Integritas

Kasus Silmy Karim Jadi Evaluasi, Menteri Imigrasi Akui Sistem Tak Cukup Tanpa Integritas

News | Senin, 08 Juni 2026 | 18:51 WIB

Jejak Uang Rp145,5 Miliar Kasus Imigrasi, KPK Temukan Aset Kripto Rp1,2 Miliar

Jejak Uang Rp145,5 Miliar Kasus Imigrasi, KPK Temukan Aset Kripto Rp1,2 Miliar

News | Senin, 08 Juni 2026 | 18:39 WIB

Jadi Penasihat Prabowo, Said Iqbal Bicara Buruh Tetap Demo atau Tidak?

Jadi Penasihat Prabowo, Said Iqbal Bicara Buruh Tetap Demo atau Tidak?

News | Senin, 08 Juni 2026 | 18:31 WIB

Masih Bingung? Ini Perbedaan Perpres PARD dan PP Tunas dalam Perlindungan Anak di Ranah Digital

Masih Bingung? Ini Perbedaan Perpres PARD dan PP Tunas dalam Perlindungan Anak di Ranah Digital

News | Senin, 08 Juni 2026 | 18:29 WIB