Dulu Hiburan, Kini Gengsi: Sound Horeg Karya Edi Sound Jadi Simbol Status Sosial

Tasmalinda

Sabtu, 26 Juli 2025 | 23:37 WIB
Dulu Hiburan, Kini Gengsi: Sound Horeg Karya Edi Sound Jadi Simbol Status Sosial
Thomas Alva Edison, Edi Sound

Suara.com - Dulu, tolak ukur kesuksesan sebuah hajatan pernikahan atau sunatan mungkin adalah jumlah tamu yang datang atau kemeriahan panggung orkes melayu. Kini, parameter itu telah bergeser secara radikal.

Di banyak daerah, khususnya di Jawa, pertanyaan pertama setelah menghadiri sebuah hajatan bukan lagi "Siapa penyanyinya?", melainkan "Pakai sound apa? Seberapa sound horeg?".

Fenomena ini menandakan sebuah evolusi sosial yang mendalam.

Sound system telah bertransformasi dari sekadar penghibur menjadi penanda status sosial yang paling sahih dan terlihat.

Membayar puluhan juta rupiah untuk sewa sound bukan lagi soal hiburan, melainkan sebuah deklarasi gengsi.

Mengapa orang rela melakukannya?

Pameran Kekuatan: Semakin 'Horeg', Semakin Terpandang

Secara sosiologis, sound horeg adalah bentuk modern dari "pameran kekuatan".

Di masa lalu, seorang raja atau kepala suku menunjukkan kekuasaannya melalui istana yang megah atau pesta yang melimpah.

baca juga

Di era sekarang, bagi sebagian masyarakat, barisan speaker yang menjulang tinggi dan getaran bass yang mampu dirasakan hingga radius ratusan meter adalah istana dan pesta itu sendiri.

"Tuan rumah tidak hanya ingin menghibur, tapi juga ingin menunjukkan kepada seluruh desa bahwa mereka 'mampu'. Kemampuan untuk menyewa sound system termahal adalah cara paling efisien dan efektif untuk mengirimkan pesan kesuksesan itu."

Komunitas pecinta sound horeg tahu persis hierarki dan "harga pasar" dari setiap nama besar.

Mengundang sound system sekelas Brewog Audio, Riswanda Audio, atau Faskho Audio adalah sebuah pernyataan.

Ini setara dengan menggelar pernikahan di gedung mewah atau menggunakan jasa katering bintang lima.

Membayar Mahal Bukan Biaya,

Tapi Investasi: Keluarga yang rela membayar Rp 20 juta hingga Rp 50 juta lebih untuk sewa sound system semalam tidak melihatnya sebagai biaya, melainkan investasi gengsi. Pengakuan sosial yang mereka dapatkan dianggap sepadan dengan harganya.

Terdapat kasta yang jelas di dunia sound system. Menggunakan sound abal-abal bisa menjadi bahan cemoohan, sementara berhasil mendatangkan "sultan horeg" akan membuat nama keluarga sang penyelenggara hajatan harum selama berbulan-bulan.

Makin Viral

Di era digital, gengsi tidak hanya diukur saat acara berlangsung, tetapi juga setelahnya. Hajatan yang menggunakan sound horeg ternama akan menjadi konten utama di grup-grup WhatsApp warga, TikTok, dan Facebook lokal.

Mereka tidak hanya sukses di dunia nyata, tapi juga di dunia maya lokal.

"Hajatannya Pak Anu kemarin pakai Brewog, sampai kaca jendela tetangga bergetar!"

Kalimat seperti ini menjadi legenda urban lokal yang terus diceritakan, mengabadikan status keluarga penyelenggara jauh setelah acara selesai.

Ini adalah bentuk modal sosial yang sangat kuat di komunitas pedesaan dan pinggiran kota.

Perubahan ini juga mencerminkan pergeseran nilai antar generasi.

Generasi yang lebih tua mungkin lebih menghargai interaksi personal dengan biduan dangdut melalui saweran.

Namun bagi generasi muda, pengalaman yang dicari adalah sensasi dan euforia kolektif yang terinspirasi dari festival musik elektronik global.

Menyediakan pengalaman "Tomorrowland versi lokal" ini adalah cara bagi tuan rumah untuk menunjukkan bahwa mereka modern, relevan, dan mengerti selera generasi baru. Ini adalah gengsi yang didapat dari menjadi trendsetter.

Pada akhirnya, gemuruh bass dari sound horeg adalah suara dari aspirasi sosial.

Ini adalah gema dari keinginan untuk diakui, dihormati, dan dikenang. Fenomena ini membuktikan bahwa di setiap komunitas, selalu ada cara-cara unik untuk menampilkan status dan kesuksesan. Di panggung hajatan Jawa masa kini, cara itu adalah melalui dinding speaker yang megah dan getaran yang tak terlupakan.

Menurut Anda, apakah fenomena ini positif untuk membangun kebersamaan, atau justru menciptakan kesenjangan sosial baru yang tidak sehat? Bagikan pandanganmu di kolom komentar!

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Benarkah Rakit Satu Truk Sound Horeg Butuh Biaya Setara Sebuah Rumah Mewah?

Benarkah Rakit Satu Truk Sound Horeg Butuh Biaya Setara Sebuah Rumah Mewah?

News | Sabtu, 26 Juli 2025 | 22:43 WIB

Lebih dari Sekadar Musik: Inilah Aturan dan Etika di Arena Battle Sound Horeg

Lebih dari Sekadar Musik: Inilah Aturan dan Etika di Arena Battle Sound Horeg

News | Sabtu, 26 Juli 2025 | 22:01 WIB

Bukan Cuma Edi Sound: Ini 5 Sultan Horeg yang Getarkan Panggung Audio Lokal

Bukan Cuma Edi Sound: Ini 5 Sultan Horeg yang Getarkan Panggung Audio Lokal

News | Sabtu, 26 Juli 2025 | 21:12 WIB

Menguak Asal Sound Horeg: Benarkah Ciptaan Sosok Thomas Alva Edisound Horeg?

Menguak Asal Sound Horeg: Benarkah Ciptaan Sosok Thomas Alva Edisound Horeg?

Lifestyle | Sabtu, 26 Juli 2025 | 17:33 WIB

Larang Sound Horeg saat HUT RI, Polisi Kutip Fatwa MUI: Menyimpang Ajaran Islam dan Meresahkan!

Larang Sound Horeg saat HUT RI, Polisi Kutip Fatwa MUI: Menyimpang Ajaran Islam dan Meresahkan!

News | Sabtu, 26 Juli 2025 | 15:58 WIB

Bass Perontok Genteng, Sound Horeg Berasal dari Mana dan Siapa Penemu Pertamanya?

Bass Perontok Genteng, Sound Horeg Berasal dari Mana dan Siapa Penemu Pertamanya?

Lifestyle | Sabtu, 26 Juli 2025 | 14:55 WIB

Jalan Tengah Polemik Sound Horeg: DPR Usulkan Regulasi Ketat, Bukan Larangan Total

Jalan Tengah Polemik Sound Horeg: DPR Usulkan Regulasi Ketat, Bukan Larangan Total

News | Sabtu, 26 Juli 2025 | 13:57 WIB

Terkini

Gap antara Kampus dan Industri Masih Lebar, Mahasiswa Bisa Rugi Kalau Tak Bersiap

Gap antara Kampus dan Industri Masih Lebar, Mahasiswa Bisa Rugi Kalau Tak Bersiap

Lifestyle | Sabtu, 25 Juli 2026 | 21:38 WIB

Hanya Gara-gara Colokan Kabel, Bisnis MUA di Tuban Kebakaran Rugi Rp400 Juta

Hanya Gara-gara Colokan Kabel, Bisnis MUA di Tuban Kebakaran Rugi Rp400 Juta

Jatim | Sabtu, 25 Juli 2026 | 21:30 WIB

Tangis Ayah untuk NH, Dugaan Perundungan yang Berulang, Bocah Kelas 3 SD Meninggal

Tangis Ayah untuk NH, Dugaan Perundungan yang Berulang, Bocah Kelas 3 SD Meninggal

Sumbar | Sabtu, 25 Juli 2026 | 21:24 WIB

Gunung Anak Krakatau Erupsi Dua Kali: Abu Hitam Pekat Selimuti Langit Selat Sunda

Gunung Anak Krakatau Erupsi Dua Kali: Abu Hitam Pekat Selimuti Langit Selat Sunda

Lampung | Sabtu, 25 Juli 2026 | 21:19 WIB

Presiden Prabowo Subianto Sindir Wartawan Saat Bahas Tentang Kampanye Besar di Pidatonya

Presiden Prabowo Subianto Sindir Wartawan Saat Bahas Tentang Kampanye Besar di Pidatonya

Video | Sabtu, 25 Juli 2026 | 21:15 WIB

Hari Anak Nasional, Saatnya Perluas Ruang Belajar dan Kolaborasi untuk Dukung Tumbuh Kembang Anak

Hari Anak Nasional, Saatnya Perluas Ruang Belajar dan Kolaborasi untuk Dukung Tumbuh Kembang Anak

Lifestyle | Sabtu, 25 Juli 2026 | 21:12 WIB

Honda ADV160 Ternyata Sanggup Tenggak Etanol 85 Persen, Harga Jauh Lebih Murah

Honda ADV160 Ternyata Sanggup Tenggak Etanol 85 Persen, Harga Jauh Lebih Murah

Otomotif | Sabtu, 25 Juli 2026 | 20:50 WIB

Kulit Bersih Tanpa Rasa Kering dan Tertarik, Ini Pentingnya Memilih Cleansing Balm yang Gentle

Kulit Bersih Tanpa Rasa Kering dan Tertarik, Ini Pentingnya Memilih Cleansing Balm yang Gentle

Lifestyle | Sabtu, 25 Juli 2026 | 20:28 WIB

Baru IPO, Emiten RANS Sudah Gonjang-ganjing! Satu Direktur Pilih Mundur

Baru IPO, Emiten RANS Sudah Gonjang-ganjing! Satu Direktur Pilih Mundur

Bisnis | Sabtu, 25 Juli 2026 | 20:19 WIB

Bukan Supra Lagi Jadi Raja, Ini Motor Bebek Honda Paling Irit yang Kerap Diremehkan

Bukan Supra Lagi Jadi Raja, Ini Motor Bebek Honda Paling Irit yang Kerap Diremehkan

Otomotif | Sabtu, 25 Juli 2026 | 20:10 WIB

×