Proyek Raksasa Bendungan Cijurey Digeber, Jurus Prabowo Akhiri Banjir Bogor?

Andi Ahmad S

Minggu, 27 Juli 2025 | 22:38 WIB
Proyek Raksasa Bendungan Cijurey Digeber, Jurus Prabowo Akhiri Banjir Bogor?
Kementerian PU terus mempercepat pembangunan Bendungan Cijurey yang berlokasi di Kecamatan Cariu, Kecamatan Sukamakmur dan Kecamatan Tanjungsari Kabupaten Bogor, Provinsi Jawa Barat. (ANTARA/HO - Kementerian PU)

Suara.com - Di tengah perbukitan Bogor, sebuah proyek infrastruktur raksasa diam-diam terus dikebut pengerjaannya. Bendungan Cijurey, yang pembangunannya kini telah mencapai 30,30%, disebut-sebut sebagai salah satu jurus andalan pemerintahan Presiden Prabowo Subianto untuk mewujudkan mimpi besar swasembada pangan nasional.

Menteri Pekerjaan Umum (PU) Dody Hanggodo menegaskan, proyek strategis ini bukan sekadar bangunan beton penahan air. Ini adalah komitmen jangka panjang untuk menuntaskan tiga masalah kronis sekaligus ketahanan pangan, krisis air, dan bencana banjir.

“Bendungan Cijurey dirancang tidak hanya untuk mengendalikan banjir, tetapi juga menyediakan air baku, meningkatkan potensi tenaga listrik, dan meningkatkan produktivitas pertanian yang tujuannya mendukung program swasembada pangan nasional yang dicanangkan Presiden Prabowo Subianto,” ujar Dody dilansir dari Antara.

Berlokasi di antara tiga kecamatan (Cariu, Sukamakmur, dan Tanjungsari), Bendungan Cijurey dirancang menjadi fasilitas multifungsi dengan dampak masif. Dengan kapasitas tampung mencapai 14,37 juta meter kubik.

Berikut adalah manfaat utama yang akan dirasakan:

Lumbung Pangan Baru

Bendungan ini akan mengairi sawah seluas total 1.546 hektare dan berpotensi membuka 501 hektare lahan irigasi baru. Produktivitas petani diprediksi melonjak drastis, dengan indeks pertanaman (IP) meningkat dari 180% menjadi 265%, artinya petani bisa panen lebih sering dalam setahun.

Benteng Pengendali Banjir

Bagi warga di hilir Sungai Cihoe, bendungan ini adalah harapan baru. Proyek ini didesain untuk memangkas ancaman banjir hingga 59,33%, mereduksi debit air bah yang selama ini menjadi momok.

baca juga

Sumber Air dan Energi

Bendungan Cijurey akan menjadi sumber air baku sebesar 0,71 m³/detik untuk warga Kecamatan Cariu dan Sukamakmur. Tak hanya itu, bendungan ini juga akan menghasilkan energi bersih melalui Pembangkit Listrik Tenaga Mikrohidro (PLTM) sebesar 1 MW dan Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS) sebesar 10 MW.

Hingga akhir Juni 2025, progres fisik pembangunan telah mencapai 30,30%. Pekerjaan utama seperti pembangunan bendungan, saluran pengelak, bangunan pelimpah, hingga jalan akses terus berjalan.

Kementerian PU mengakui adanya sejumlah kendala teknis di lapangan, seperti potensi longsor dan kebutuhan untuk menata ulang lokasi fasilitas umum.

Namun, tantangan tersebut dipastikan telah ditangani melalui koordinasi intensif dan penyesuaian desain konstruksi demi menjaga keselamatan dan kualitas. [Antara].

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

82 Anak Muda Jenius Digembleng 5 Jam di Hambalang untuk Misi Mustahil Indonesia

82 Anak Muda Jenius Digembleng 5 Jam di Hambalang untuk Misi Mustahil Indonesia

News | Minggu, 27 Juli 2025 | 20:30 WIB

Weekend Kelabu di Dramaga: Asyik Ngamar, 9 Pasangan Bukan Pasutri Diciduk Aparat Gabungan

Weekend Kelabu di Dramaga: Asyik Ngamar, 9 Pasangan Bukan Pasutri Diciduk Aparat Gabungan

News | Minggu, 27 Juli 2025 | 20:17 WIB

HP Didit Prabowo Curi Perhatian, Dinilai Sederhana Padahal Anak Presiden

HP Didit Prabowo Curi Perhatian, Dinilai Sederhana Padahal Anak Presiden

Tekno | Minggu, 27 Juli 2025 | 16:00 WIB

HUT RI ke-80: Akankah Istana Merdeka Jadi Panggung Rekonsiliasi Megawati-Jokowi?

HUT RI ke-80: Akankah Istana Merdeka Jadi Panggung Rekonsiliasi Megawati-Jokowi?

News | Minggu, 27 Juli 2025 | 15:09 WIB

Sinyal Koalisi Menguat? Gerindra Sebut Urusan PDIP di Tangan Prabowo-Mega

Sinyal Koalisi Menguat? Gerindra Sebut Urusan PDIP di Tangan Prabowo-Mega

Video | Minggu, 27 Juli 2025 | 14:15 WIB

Terkini

MotoGP Mandalika 2026 Target Rp5 Triliun, Intip Kesiapan Sirkuit dan Teknologi di Baliknya

MotoGP Mandalika 2026 Target Rp5 Triliun, Intip Kesiapan Sirkuit dan Teknologi di Baliknya

Otomotif | Minggu, 13 September 2026 | 12:02 WIB

Holding UMi 5 Tahun, dari Akses Menuju Kesejahteraan

Holding UMi 5 Tahun, dari Akses Menuju Kesejahteraan

Malang | Minggu, 13 September 2026 | 12:01 WIB

Pencarian 5 Jurnalis Masih Berlanjut, Tim SAR Gabungan Menyisir Lewat Laut, Darat, dan Udara

Pencarian 5 Jurnalis Masih Berlanjut, Tim SAR Gabungan Menyisir Lewat Laut, Darat, dan Udara

News | Minggu, 13 September 2026 | 11:57 WIB

Sinyal Darurat di Laut Jawa: Tim SAR Sisir Titik Koordinat Terakhir Kapal Virgo Transport 8

Sinyal Darurat di Laut Jawa: Tim SAR Sisir Titik Koordinat Terakhir Kapal Virgo Transport 8

News | Minggu, 13 September 2026 | 11:56 WIB

Lima Tahun Integrasi BRI, Pegadaian, dan PNM, UMKM Naik Kelas

Lima Tahun Integrasi BRI, Pegadaian, dan PNM, UMKM Naik Kelas

Lampung | Minggu, 13 September 2026 | 11:56 WIB

Cara PHE NSO Kembalikan Jalan Pulang Gajah Lewat Restorasi Lahan Kritis

Cara PHE NSO Kembalikan Jalan Pulang Gajah Lewat Restorasi Lahan Kritis

Riau | Minggu, 13 September 2026 | 11:55 WIB

5 Tahun Holding Ultra Mikro, Ekosistem UMKM Makin Kuat

5 Tahun Holding Ultra Mikro, Ekosistem UMKM Makin Kuat

Bekaci | Minggu, 13 September 2026 | 11:53 WIB

Gubsu Bobby Nasution Minta Publik Hentikan Komentar Negatif terhadap Korban MBG di Karo

Gubsu Bobby Nasution Minta Publik Hentikan Komentar Negatif terhadap Korban MBG di Karo

News | Minggu, 13 September 2026 | 11:53 WIB

Lima Tahun Holding Ultra Mikro, UMKM Makin Naik Kelas

Lima Tahun Holding Ultra Mikro, UMKM Makin Naik Kelas

Bogor | Minggu, 13 September 2026 | 11:50 WIB

Pepatah Lama Kini Dibantah Gen Z, Benarkah Nasihatnya Tak Lagi Relevan?

Pepatah Lama Kini Dibantah Gen Z, Benarkah Nasihatnya Tak Lagi Relevan?

Your Say | Minggu, 13 September 2026 | 11:50 WIB

×