Habis Perang Berdarah, Thailand-Kamboja Tiba-tiba Mau Damai Gara-gara Trump?

Bangun Santoso

Minggu, 27 Juli 2025 | 22:51 WIB
Habis Perang Berdarah, Thailand-Kamboja Tiba-tiba Mau Damai Gara-gara Trump?
Militer Thailand melancarkan serangan udara terhadap posisi pasukan Kamboja. Sebagai respons atas serangan sistem peluncur roket BM-21 Grad dalam bentrokan di perbatasan [Suara.com/Ilustrasi]

Suara.com - Sebuah 'ancaman' dari Washington tampaknya lebih ampuh daripada seruan damai PBB. Di tengah panasnya perang perbatasan yang telah menumpahkan darah, Perdana Menteri Kamboja Hun Manet dan Penjabat Perdana Menteri Thailand Phumtham Wechayachai secara mendadak setuju untuk bertemu di Kuala Lumpur, Malaysia, Senin (28/7).

Apa pemicunya? Ternyata, di balik layar ada 'ultimatum' dari Presiden Amerika Serikat, Donald Trump, yang tak mau bernegosiasi dagang dengan negara yang sedang berperang.

Menteri Luar Negeri Malaysia, Mohamad Hasan, mengonfirmasi bahwa negaranya, selaku ketua ASEAN, diminta langsung oleh kedua negara untuk menjadi mediator.

“Saya berkesempatan berbicara dengan menteri luar negeri Thailand dan Kamboja. Keduanya sepakat bahwa tidak ada negara lain yang seharusnya terlibat dalam masalah ini. Mereka sepenuhnya percaya terhadap Malaysia dan meminta saya menjadi mediator,” kata Menteri Luar Negeri Malaysia Mohamad Hasan kepada kantor berita Bernama, Minggu (27/7/2025).

Pihak Thailand pun membenarkan pertemuan darurat ini. “Seperti yang telah muncul di media bahwa akan ada pertemuan besok, hanya itu yang bisa saya konfirmasi, itu benar,” kata juru bicara Kementerian Luar Negeri Thailand, Nikondet Phalangkun.

Lantas, mengapa 'ancaman' dari Trump begitu manjur?

Phalangkun secara tidak langsung mengakui bahwa kedua negara sama-sama berkepentingan untuk melanjutkan negosiasi tarif dagang dengan Washington. Trump sebelumnya menegaskan bahwa Amerika Serikat tidak akan melakukan negosiasi dengan negara-negara yang terlibat dalam konflik bersenjata.

Sikap tegas Trump ini memaksa kedua negara yang sedang bersitegang untuk segera duduk di meja perundingan, jika tidak ingin kehilangan potensi keuntungan ekonomi dari pasar Amerika.

Seperti diketahui, ketegangan perbatasan antara Thailand dan Kamboja telah meningkat menjadi konflik bersenjata sejak 24 Juli lalu. Pertempuran ini telah memakan banyak korban jiwa dan luka-luka dari kedua belah pihak, termasuk warga sipil.

baca juga

Akar sengketa ini berasal dari peta perbatasan buatan Prancis pada tahun 1907 yang ditafsirkan secara berbeda oleh kedua negara. Thailand selama ini lebih memilih jalur negosiasi bilateral, sementara Kamboja lebih mengandalkan putusan Mahkamah Internasional, yang yurisdiksinya tidak diakui oleh Thailand.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Thailand dan Kamboja Memanas, Kemlu Pastikan Tak Ada WNI Jadi Korban

Thailand dan Kamboja Memanas, Kemlu Pastikan Tak Ada WNI Jadi Korban

News | Minggu, 27 Juli 2025 | 17:13 WIB

Semifinal Piala AFF U-23: 3 Pahlawan Skuat Garuda saat Mengempaskan Thailand, Siapa Saja?

Semifinal Piala AFF U-23: 3 Pahlawan Skuat Garuda saat Mengempaskan Thailand, Siapa Saja?

Your Say | Minggu, 27 Juli 2025 | 17:15 WIB

Pemerintah Korbankan Data WNI? Ini Kata Pakar Soal Kesepakatan Dagang dengan AS

Pemerintah Korbankan Data WNI? Ini Kata Pakar Soal Kesepakatan Dagang dengan AS

News | Minggu, 27 Juli 2025 | 13:39 WIB

Konser Hello Boysss di Jakarta Berakhir Meriah, Perses Cover Lagu SMASH hingga Umumkan Konser Solo

Konser Hello Boysss di Jakarta Berakhir Meriah, Perses Cover Lagu SMASH hingga Umumkan Konser Solo

Entertainment | Minggu, 27 Juli 2025 | 12:58 WIB

Yotsakorn Burapha dan Gol ke Gawang Indonesia yang Selalu Bawa Petaka bagi Thailand

Yotsakorn Burapha dan Gol ke Gawang Indonesia yang Selalu Bawa Petaka bagi Thailand

Your Say | Minggu, 27 Juli 2025 | 12:46 WIB

Rekor 3 Pertemuan Yotsakorn Burapha vs Timnas Indonesia, Semuanya Berakhir Zonk!

Rekor 3 Pertemuan Yotsakorn Burapha vs Timnas Indonesia, Semuanya Berakhir Zonk!

Your Say | Minggu, 27 Juli 2025 | 11:21 WIB

Thailand - Kamboja Saling Gempur, Jet Tempur F-16 Mengaum di Udara

Thailand - Kamboja Saling Gempur, Jet Tempur F-16 Mengaum di Udara

News | Minggu, 27 Juli 2025 | 10:31 WIB

Terkini

Petinggi Lama PT ABM Terseret Kasus Korupsi, Direksi Baru Janji Benahi Tata Kelola Perusahaan

Petinggi Lama PT ABM Terseret Kasus Korupsi, Direksi Baru Janji Benahi Tata Kelola Perusahaan

Banten | Rabu, 04 November 2026 | 00:20 WIB

Anggota DPRD Kota Serang Jadi Tersangka Dugaan Pencabulan, Ketua PKB Mengaku Kaget

Anggota DPRD Kota Serang Jadi Tersangka Dugaan Pencabulan, Ketua PKB Mengaku Kaget

Banten | Rabu, 04 November 2026 | 00:14 WIB

Comeback Dramatis! Kendal Tornado FC Kalahkan Persebaya Surabaya

Comeback Dramatis! Kendal Tornado FC Kalahkan Persebaya Surabaya

Jawa Tengah | Selasa, 03 November 2026 | 23:58 WIB

Viral Mata Melotot Bahar bin Smith Robohkan Pagar Paksa Konser Andrea Bocelli Distop

Viral Mata Melotot Bahar bin Smith Robohkan Pagar Paksa Konser Andrea Bocelli Distop

News | Selasa, 03 November 2026 | 23:56 WIB

Konser Andrea Bocelli di JIExpo Ricuh: Massa Bakar Pembatas Jalan, Wartawan Terhantam Batu

Konser Andrea Bocelli di JIExpo Ricuh: Massa Bakar Pembatas Jalan, Wartawan Terhantam Batu

News | Selasa, 03 November 2026 | 23:32 WIB

Kampung Bahari Digerebek, Satu Terduga Bandar Narkoba Diciduk dari 18 Target Polisi

Kampung Bahari Digerebek, Satu Terduga Bandar Narkoba Diciduk dari 18 Target Polisi

News | Selasa, 03 November 2026 | 23:27 WIB

Murka Prabowo Jadi Target Penyadapan Ilegal, Yusril: Ini Masalah Serius!

Murka Prabowo Jadi Target Penyadapan Ilegal, Yusril: Ini Masalah Serius!

Jawa Tengah | Selasa, 03 November 2026 | 23:23 WIB

Asa Bebas Banjir Warga Kembangan Utara: Tanggul Kali Angke Sudah 90 Persen

Asa Bebas Banjir Warga Kembangan Utara: Tanggul Kali Angke Sudah 90 Persen

News | Selasa, 03 November 2026 | 23:23 WIB

Bukan Sehari Dua Hari, Listyo Sigit Cs Sadap Presiden Selama 2 Tahun, Apa Saja yang Didengar?

Bukan Sehari Dua Hari, Listyo Sigit Cs Sadap Presiden Selama 2 Tahun, Apa Saja yang Didengar?

News | Selasa, 03 November 2026 | 23:19 WIB

Selain Presiden Prabowo, Siapa Saja Pengusaha dan Tokoh Politik yang Disadap Listyo Sigit Cs?

Selain Presiden Prabowo, Siapa Saja Pengusaha dan Tokoh Politik yang Disadap Listyo Sigit Cs?

News | Selasa, 03 November 2026 | 23:13 WIB

×