Apa Itu CTM ? Obat yang Ditemukan Dalam Tubuh Arya Daru Pangayunan

Muhammad Yunus

Selasa, 29 Juli 2025 | 17:33 WIB
Apa Itu CTM ? Obat yang Ditemukan Dalam Tubuh Arya Daru Pangayunan
Barang bukti yang ditemukan polisi dalam kasus kematian Diplomat Arya Daru Pangayunan [Suara.com/M Yasir]

Suara.com - Dalam pemeriksaan toksikologi kematian Diplomat Kementerian Luar Negeri Arya Daru Pangayunan (ADP).

Tim ahli menerima delapan jenis sampel biologis milik ADP, yaitu otak, empedu, limpa, hati, ginjal, lambung, darah, dan urin.

Pemeriksaan ini bertujuan untuk mendeteksi keberadaan senyawa toksin, termasuk obat-obatan kimia, pestisida, arsenik, maupun narkoba.

Hasilnya, seluruh organ dan cairan tubuh tidak mengandung senyawa berbahaya seperti pestisida, arsenik, atau narkoba.

Namun, di otak korban ditemukan kandungan parasetamol, sedangkan di ginjal, lambung, darah, dan urin terdeteksi CTM (chlorpheniramine), yang umumnya digunakan sebagai obat antihistamin.

CTM atau Chlorpheniramine Maleate adalah salah satu obat yang cukup dikenal luas dan sering digunakan untuk membantu meredakan gejala alergi.

Meski terdengar sederhana, peran CTM dalam dunia medis cukup penting, terutama untuk mengurangi rasa tidak nyaman akibat reaksi alergi.

CTM termasuk dalam golongan antihistamin generasi pertama. Obat ini bekerja dengan cara menghambat efek histamin, yaitu senyawa alami dalam tubuh yang dilepaskan ketika tubuh bereaksi terhadap zat asing seperti debu, serbuk sari, atau makanan tertentu.

Ketika histamin dilepaskan, seseorang dapat mengalami gejala seperti gatal, bersin, hidung tersumbat, atau mata berair.

baca juga

Nah, CTM membantu mengurangi gejala tersebut sehingga penderitanya merasa lebih nyaman.

CTM umumnya tersedia dalam bentuk tablet, sirup, atau kapsul, dan biasanya dikonsumsi sesuai anjuran dokter.

Penggunaannya cukup luas, mulai dari mengatasi rinitis alergi (pilek karena alergi), urtikaria (biduran), hingga membantu meredakan gatal-gatal pada kulit akibat alergi tertentu.

Salah satu hal yang perlu diperhatikan dari CTM adalah efek sampingnya. Karena termasuk antihistamin generasi pertama, CTM dapat menyebabkan kantuk cukup signifikan.

Oleh sebab itu, biasanya disarankan untuk dikonsumsi pada malam hari atau ketika seseorang tidak sedang beraktivitas yang memerlukan konsentrasi tinggi, seperti mengemudi atau mengoperasikan mesin.

Selain rasa kantuk, efek samping lain yang dapat muncul antara lain mulut kering, pusing, penglihatan kabur, atau sulit buang air kecil, meski biasanya bersifat ringan dan jarang terjadi jika digunakan sesuai dosis.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Polisi Bicara Alat Kontrasepsi di Tas dan Kresek, Apa Hubungannya dengan Bunuh Diri Arya Daru?

Polisi Bicara Alat Kontrasepsi di Tas dan Kresek, Apa Hubungannya dengan Bunuh Diri Arya Daru?

News | Selasa, 29 Juli 2025 | 17:19 WIB

Fakta Diplomat Arya Daru Bunuh Diri: Tak Ada Racun hingga Nihil Jejak Pembunuh di Lakban Kuning

Fakta Diplomat Arya Daru Bunuh Diri: Tak Ada Racun hingga Nihil Jejak Pembunuh di Lakban Kuning

News | Selasa, 29 Juli 2025 | 17:13 WIB

Terungkap! Akhir Tragis Diplomat Arya Daru: Bukan Pembunuhan, Tapi...

Terungkap! Akhir Tragis Diplomat Arya Daru: Bukan Pembunuhan, Tapi...

News | Selasa, 29 Juli 2025 | 17:06 WIB

Terkini

Mentereng di AS, Mitchell Baker Punya Target Tampil di Premier League, Olimpiade, Piala Dunia

Mentereng di AS, Mitchell Baker Punya Target Tampil di Premier League, Olimpiade, Piala Dunia

Bola | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 23:55 WIB

Mantan Ketua DPR RI Marzuki Alie Minta Dialog soal Tunggakan PBB IGM Rp2,33 Miliar

Mantan Ketua DPR RI Marzuki Alie Minta Dialog soal Tunggakan PBB IGM Rp2,33 Miliar

Sumsel | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 23:40 WIB

Sumsel United Kalah 0-1 dari Semen Padang, Gol Menit Akhir Buyarkan Asa Laskar Juaro Raih Poin

Sumsel United Kalah 0-1 dari Semen Padang, Gol Menit Akhir Buyarkan Asa Laskar Juaro Raih Poin

Sumsel | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 23:28 WIB

Inovasi Fashion Ramah Lingkungan: Botol Plastik Bekas Bisa Disulap Jadi Pakaian Olahraga

Inovasi Fashion Ramah Lingkungan: Botol Plastik Bekas Bisa Disulap Jadi Pakaian Olahraga

Lifestyle | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 23:01 WIB

Dewa United Bukan Lawan Biasa, Shin Tae-yong Minta Persija Hati-hati

Dewa United Bukan Lawan Biasa, Shin Tae-yong Minta Persija Hati-hati

Bola | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 22:54 WIB

Kapolresta Bogor Kota Minta Maaf atas Insiden Intimidasi Videografer

Kapolresta Bogor Kota Minta Maaf atas Insiden Intimidasi Videografer

Jabar | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 22:50 WIB

IVES 2026 Soroti EEC, Pengukuran Dampak Ekonomi Industri Event

IVES 2026 Soroti EEC, Pengukuran Dampak Ekonomi Industri Event

Jakarta | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 22:47 WIB

Sudah Tunjukkan ID Card Tapi Tetap Diamankan, Jurnalis di Bogor Sempat Diminta Hapus Video

Sudah Tunjukkan ID Card Tapi Tetap Diamankan, Jurnalis di Bogor Sempat Diminta Hapus Video

Bogor | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 22:43 WIB

Kasus Polisi Diduga Bunuh Ibu Kandung di Siak, Riwayat Skizofrenia Terungkap, Kompolnas Turun Tangan

Kasus Polisi Diduga Bunuh Ibu Kandung di Siak, Riwayat Skizofrenia Terungkap, Kompolnas Turun Tangan

Sumsel | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 22:31 WIB

Bahlil Curiga LNG Indonesia ke Singapura Dijual Lagi, Ada Apa?

Bahlil Curiga LNG Indonesia ke Singapura Dijual Lagi, Ada Apa?

Video | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 22:15 WIB

×