Layanan Kesehatan di Jakarta Kini Jemput Bola, Program Unggulan Pramono Disambut Antusias Warga

Fabiola Febrinastri, Fakhri Fuadi Muflih

Selasa, 29 Juli 2025 | 19:11 WIB
Layanan Kesehatan di Jakarta Kini Jemput Bola, Program Unggulan Pramono Disambut Antusias Warga
Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, saat meluncurkan tiga program unggulan bidang kesehatan, yakni Layanan Kesehatan Warga Jakarta (Pasukan Putih), JakCare, dan JakAmbulans di Rusun Tanah Tinggi, Jakarta Pusat, pada Rabu (14/5). (Dok: Pemprov DKI)

Suara.com - Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta meluncurkan tiga program unggulan di bidang kesehatan dengan pendekatan home service, yakni Pasukan Putih, JakCare, dan JakAmbulans. Ketiganya merupakan bagian dari realisasi program 100 hari kerja Gubernur Pramono Anung dan Wakil Gubernur Rano Karno.

Program ini dirancang sebagai jawaban atas tantangan akses layanan kesehatan di kota metropolitan seperti Jakarta. Pendekatan home service dipilih untuk membawa layanan kesehatan langsung ke rumah warga, terutama bagi mereka yang selama ini sulit menjangkau fasilitas kesehatan konvensional, seperti lansia dan orang dengan disabilitas.

"Ini bukan hanya untuk melayani lansia, tetapi juga untuk anak di atas 18 tahun yang memiliki persoalan kesehatan dengan tingkat ketergantungan berat, dalam artian tidak bisa menjalani aktivitas dasar secara mandiri, apakah itu stroke dan sebagainya," ujar Pramono kepada wartawan, dikutip Jumat (29/7/2025).

Melalui program ini, tenaga kesehatan aktif menyambangi permukiman warga, melakukan pemeriksaan dasar, edukasi kesehatan, hingga pendampingan untuk pasien dengan kebutuhan khusus.

Sementara JakAmbulans, Pramono menjelaskan, layanan ini dihadirkan dengan penambahan unit Tim Medis Gerak Cepat. Tim tersebut terdiri atas tenaga kesehatan profesional yang mampu memberikan layanan pre-hospital care hingga proses evakuasi ke fasilitas kesehatan. 

Saat ini, tersedia 86 ambulans advance dan 17 motor ambulans. Pramono mengatakan, warga yang membutuhkan JakAmbulans bisa menghubungi nomor 112 atau 1119, atau melalui aplikasi JAKI. Semuanya gratis.

"Program JakAmbulans hadir sebagai bentuk perlindungan dasar bagi warga Jakarta. Kami menambah unit Tim Medis Gerak Cepat yang terdiri atas tenaga kesehatan profesional. Layanan ini gratis. Apabila ada pihak yang mencoba memungut bayaran, maka segera laporkan," urainya

Di sisi lain, JakCare menghadirkan integrasi layanan kesehatan mental berbasis digital. Aplikasi ini memudahkan warga mengakses layanan tanpa perlu datang langsung ke fasilitas kesehatan.

Kepala Dinas Kesehatan DKI Jakarta, Ani Ruspitawati mengatakan, program ini merupakan upaya konkret dalam memperluas layanan kesehatan jiwa yang mudah dijangkau, seiring meningkatnya kebutuhan masyarakat terhadap pendampingan psikologis. Ia menyampaikan, peluncuran JakCare merupakan bagian dari respons jangka panjang terhadap kesehatan mental warga Jakarta sebagai kota global.

baca juga

“JakCare hadir sebagai teman bicara yang dapat diakses kapan dan di mana saja. Masyarakat bisa langsung berkonsultasi dengan psikolog klinis dari perangkat digital mereka, tanpa perlu datang ke fasilitas kesehatan dan tanpa biaya,” jelas Ani.

JakCare memberikan telekonsultasi kesehatan jiwa gratis yang terhubung langsung dengan psikolog klinis. Pengguna bisa mengakses layanan ini melalui hotline 0-800-1500-119 atau melalui aplikasi JAKI.

“Dalam pelaksanaannya, JakCare menggandeng berbagai pihak, termasuk organisasi profesi dan fasilitas pelayanan kesehatan, untuk memastikan pelayanan yang diberikan berkualitas dan sesuai standar etik profesi psikologi,” katanya.

Selain telekonsultasi, masyarakat yang membutuhkan perawatan lanjutan akan diarahkan ke fasilitas layanan kesehatan jiwa yang tersedia di puskesmas ataupun RSUD Jakarta.

“Kami ingin masyarakat tahu bahwa mereka tidak sendiri. Ada ruang aman dan profesional yang siap membantu lewat JakCare,” tandas Ani.

Pengamat kebijakan publik, Trubus Rahadiansyah menilai program home service kesehatan yang diluncurkan Pemprov DKI merupakan langkah progresif dalam memperluas jangkauan layanan publik. Menurutnya, pendekatan jemput bola sangat relevan untuk wilayah urban seperti Jakarta yang kompleks dan padat penduduk.

"Program ini bagus secara konsep karena langsung menyentuh kebutuhan dasar warga. Tapi, tantangannya ada di konsistensi pelaksanaan dan pemerataan wilayah," ujar Trubus kepada Suara.com.

Ia menyoroti pentingnya integrasi data dan koordinasi antarinstansi agar layanan seperti Pasukan Putih dan JakCare bisa berjalan efisien, tanpa tumpang tindih dengan program serupa di tingkat kelurahan atau puskesmas.

"Kalau tidak didukung sistem yang rapi dan SDM yang cukup, nanti hanya bagus di awal. Harus ada evaluasi berkala dan pelibatan masyarakat agar program ini adaptif," tambahnya.

Warga Cilandak, Aldiva (33) menyambut baik kebijakan peluncuran Pasukan Putih. Ia menilai program ini bisa membantunya saat ada masalah mendesak pada orang tuanya.

"Bagus banget ya kalau Pasukan Putih ini bisa home service. Kan kalau saya lagi di luar, kerja atau nggak ada orang di rumah, terus ada masalah sama ibu bapak saya, jadi bisa ditangani," tuturnya.

Ia berharap kebijakan ini bisa konsisten dan sigap atas segala persoalan kesehatan masyarakat.

"Semoga bisa konsisten ya.Karena membantu banget," pungkasnya. ***

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

KSB: Warga Dapat Kunci, Tapi Gubernur DKI Ditegur! Ada Apa dengan Klaim Pramono?

KSB: Warga Dapat Kunci, Tapi Gubernur DKI Ditegur! Ada Apa dengan Klaim Pramono?

News | Selasa, 29 Juli 2025 | 18:27 WIB

Balai Kota Jakarta Jadi Studio Dadakan: SBY Dampingi Pelukis Jerman Ciptakan Karya Seni Ikonik

Balai Kota Jakarta Jadi Studio Dadakan: SBY Dampingi Pelukis Jerman Ciptakan Karya Seni Ikonik

News | Selasa, 29 Juli 2025 | 16:22 WIB

SBY Comeback Usai Sakit, Boyong Pelukis Top Jerman untuk Abadikan Monas dari Puncak Balai Kota

SBY Comeback Usai Sakit, Boyong Pelukis Top Jerman untuk Abadikan Monas dari Puncak Balai Kota

News | Selasa, 29 Juli 2025 | 16:04 WIB

Janji Manis Gubernur DKI, Nasib Pedagang Pasar Puring Mengambang: Nanti Ditangani!

Janji Manis Gubernur DKI, Nasib Pedagang Pasar Puring Mengambang: Nanti Ditangani!

News | Selasa, 29 Juli 2025 | 14:14 WIB

Sambangi Balai Kota Siang Ini, SBY: Saya Menghadap Pak Gubernur

Sambangi Balai Kota Siang Ini, SBY: Saya Menghadap Pak Gubernur

News | Selasa, 29 Juli 2025 | 11:21 WIB

Usulan 'Kartu Janda' oleh DPRD Direspons Dingin Gubernur Pramono

Usulan 'Kartu Janda' oleh DPRD Direspons Dingin Gubernur Pramono

Video | Selasa, 29 Juli 2025 | 09:00 WIB

Terkini

Pecinta Disney Merapat, Mickey Mouse Kini Hadir di Berbagai Momen Lifestyle

Pecinta Disney Merapat, Mickey Mouse Kini Hadir di Berbagai Momen Lifestyle

Lifestyle | Minggu, 20 September 2026 | 23:55 WIB

Rajin Pakai Skincare tapi Jerawat Masih Muncul? Kenali Dulu Apa Itu Mikrobioma Kulit

Rajin Pakai Skincare tapi Jerawat Masih Muncul? Kenali Dulu Apa Itu Mikrobioma Kulit

Lifestyle | Minggu, 20 September 2026 | 23:46 WIB

Ketika Rumah Makin Pintar, Teknologi Dituntut Makin Mengerti Penghuninya

Ketika Rumah Makin Pintar, Teknologi Dituntut Makin Mengerti Penghuninya

Lifestyle | Minggu, 20 September 2026 | 23:35 WIB

Pengelola TPST Abu & Co Terancam Sanksi Pidana Jika Terbukti Cemari Sungai Cisadane

Pengelola TPST Abu & Co Terancam Sanksi Pidana Jika Terbukti Cemari Sungai Cisadane

Banten | Minggu, 20 September 2026 | 23:12 WIB

10 Hari Beroperasi, Gubernur Banten Puji Solidaritas Relawan Pencarian 5 Jurnalis di Selat Sunda

10 Hari Beroperasi, Gubernur Banten Puji Solidaritas Relawan Pencarian 5 Jurnalis di Selat Sunda

Banten | Minggu, 20 September 2026 | 23:01 WIB

Lampu Merah Sektor Pertanahan, 8 Celah Korupsi Radar KPK

Lampu Merah Sektor Pertanahan, 8 Celah Korupsi Radar KPK

Bogor | Minggu, 20 September 2026 | 22:52 WIB

Tari Jaipong Asal Surade Sukabumi Pukau Panggung Asian Games 2026 di Jepang

Tari Jaipong Asal Surade Sukabumi Pukau Panggung Asian Games 2026 di Jepang

Jabar | Minggu, 20 September 2026 | 22:43 WIB

23 Perusahaan Buang Limbah ke Sungai Cileungsi

23 Perusahaan Buang Limbah ke Sungai Cileungsi

Bogor | Minggu, 20 September 2026 | 22:35 WIB

Dua Legenda Liverpool Sambangi Jakarta, Antusiasme Fans Indonesia Bikin Sami Hyypia Terkejut

Dua Legenda Liverpool Sambangi Jakarta, Antusiasme Fans Indonesia Bikin Sami Hyypia Terkejut

Bola | Minggu, 20 September 2026 | 22:24 WIB

64 Pesawat dan 54.394 Personel Dikerahkan Tangani Karhutla di Indonesia

64 Pesawat dan 54.394 Personel Dikerahkan Tangani Karhutla di Indonesia

News | Minggu, 20 September 2026 | 21:45 WIB

×