Indonesia Pamer Jurus Tangkal Bencana ke Kamboja, Mulai dari Asuransi Sampai Teknologi Canggih

Erick Tanjung, Lilis Varwati

Rabu, 06 Agustus 2025 | 11:30 WIB
Indonesia Pamer Jurus Tangkal Bencana ke Kamboja, Mulai dari Asuransi Sampai Teknologi Canggih
Pemerintah Indonesia dan Kamboja lakukan pertemuan untuk membahas penanggulan bencana di area Asia Tenggara. Pertemuan ini berlangsung di Kemenko Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (PMK) pada Rabu (6/8/2025). [Suara.com/Lilis]

Suara.com - Indonesia dan Kamboja, dua negara ASEAN yang sama-sama langganan bencana hidrometeorologi, akhirnya duduk bersama untuk membahas strategi penanggulangan. Dalam pertemuan tingkat tinggi ini, Indonesia seolah naik kelas dengan membagikan serangkaian praktik terbaiknya, mulai dari skema asuransi bencana hingga pemanfaatan teknologi canggih.

Pertemuan yang digelar di kantor Kemenko PMK ini menjadi bukti bahwa Indonesia kini tidak hanya menjadi 'murid' dari alam, tetapi juga 'guru' bagi negara tetangga.

Asisten Deputi Bidang Penanganan Bencana Kemenko PMK, Merry Efriana, menegaskan bahwa kerja sama ini adalah simbol solidaritas di tengah ancaman bencana yang nyata bagi kawasan Asia Tenggara.

“Indonesia memandang kerja sama ini sebagai simbol solidaritas antarbangsa. Kami berharap kolaborasi Indonesia, Kamboja di bidang penanggulangan bencana dapat terus diperluas,” ujar Merry dalam pernyataannya, Rabu (6/8/2025).

Dalam pertemuan ini, Indonesia secara terbuka memaparkan strateginya, menempatkan diri sebagai negara dengan pengalaman kaya dalam mitigasi dan penanganan bencana.

Di hadapan delegasi Kamboja, pemerintah Indonesia membongkar 'dapur' penanggulangan bencananya yang kini semakin modern. Beberapa jurus jitu yang dipamerkan antara lain:

  • Pembiayaan Risiko Bencana: Mengintegrasikan dana bencana ke dalam perencanaan
  • pembangunan nasional.Skema Asuransi dan Dana Kontinjensi: Membangun jaring pengaman finansial untuk menghadapi bencana.
  • Perlindungan Sosial Adaptif: Fokus melindungi kelompok rentan saat terjadi bencana.
  • Teknologi Peringatan Dini: Mengembangkan pendekatan antisipatif dengan memanfaatkan data geospasial untuk memantau risiko secara real-time, sehingga respons bisa lebih cepat dan tepat sasaran.

Meski memaparkan berbagai inovasi, pihak Indonesia tetap bersikap rendah hati. Merry Efriana mengakui bahwa tidak semua pengalaman Indonesia bisa langsung diadopsi mentah-mentah oleh Kamboja.

“Kami menyadari bahwa tidak semua pengalaman Indonesia bisa diterapkan secara langsung di Kamboja. Namun kami berharap praktik-praktik baik ini dapat menjadi inspirasi sekaligus membuka peluang baru bagi kerja sama yang lebih erat,” ujarnya.

Pertemuan ini juga menunjukkan betapa kompleks dan seriusnya penanganan bencana di Indonesia. Tak hanya Kemenko PMK dan BNPB, paparan juga disampaikan oleh berbagai kementerian dan lembaga lain, seperti Kementerian Keuangan, Kementerian Sosial, Kementerian Pertanian, hingga BUMN asuransi seperti PT Reasuransi Indonesia Utama dan BPJS Ketenagakerjaan.

baca juga

Langkah keroyokan lintas sektor ini menegaskan bahwa ketangguhan bencana hanya bisa dibangun secara berkelanjutan jika semua pihak terlibat aktif.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Latih Ulsan HD, 3 Hal Ini Bikin Publik Indonesia Makin Kangen Shin Tae-yong

Latih Ulsan HD, 3 Hal Ini Bikin Publik Indonesia Makin Kangen Shin Tae-yong

Your Say | Rabu, 06 Agustus 2025 | 11:13 WIB

Mengenal Maylin Spaeni, Pemain Diaspora Timnas Putri U-20yang Lancar Berbahasa Indonesia

Mengenal Maylin Spaeni, Pemain Diaspora Timnas Putri U-20yang Lancar Berbahasa Indonesia

Bola | Rabu, 06 Agustus 2025 | 10:56 WIB

Kontrak Miss Universe Indonesia 2025 Dianggap Mengerikan, Dendanya Bisa Beli Rumah di PIK

Kontrak Miss Universe Indonesia 2025 Dianggap Mengerikan, Dendanya Bisa Beli Rumah di PIK

Entertainment | Rabu, 06 Agustus 2025 | 10:49 WIB

Terkini

Buntut Dugaan Intimidasi Dokter Icha, PDIP Nonaktifkan Anggota DPRD TTU Veronika Lake

Buntut Dugaan Intimidasi Dokter Icha, PDIP Nonaktifkan Anggota DPRD TTU Veronika Lake

News | Selasa, 30 Juni 2026 | 16:53 WIB

Divonis 10 Tahun Penjara, Nadiem Makarim Akan Ajukan Banding

Divonis 10 Tahun Penjara, Nadiem Makarim Akan Ajukan Banding

News | Selasa, 30 Juni 2026 | 16:51 WIB

Vonis Nadiem Diwarnai Dissenting Opinion, Hakim Nilai Tak Ada Bukti Niat Jahat

Vonis Nadiem Diwarnai Dissenting Opinion, Hakim Nilai Tak Ada Bukti Niat Jahat

News | Selasa, 30 Juni 2026 | 16:32 WIB

Siapa Hakim Andi Saputra? Dissenting Opinion dan Minta Nadiem Makarim Dibebaskan

Siapa Hakim Andi Saputra? Dissenting Opinion dan Minta Nadiem Makarim Dibebaskan

News | Selasa, 30 Juni 2026 | 16:22 WIB

Hakim Andi Sebut Nadiem Makarim Seharusnya Dibebaskan

Hakim Andi Sebut Nadiem Makarim Seharusnya Dibebaskan

News | Selasa, 30 Juni 2026 | 16:19 WIB

Beda Drastis dari Hari Pertama, Pendukung Roy Suryo Tak Lagi Padati PN Jaksel

Beda Drastis dari Hari Pertama, Pendukung Roy Suryo Tak Lagi Padati PN Jaksel

News | Selasa, 30 Juni 2026 | 16:18 WIB

Ambil Alih Lahan di Kedoya, Kuasa Hukum Ahli Waris Bongkar Modus Surat Mencari Tanah

Ambil Alih Lahan di Kedoya, Kuasa Hukum Ahli Waris Bongkar Modus Surat Mencari Tanah

News | Selasa, 30 Juni 2026 | 16:12 WIB

Dokter Icha Tewas Diduga Diintimidasi Anggota DPRD, Puan Maharani Murka: Usut Tuntas!

Dokter Icha Tewas Diduga Diintimidasi Anggota DPRD, Puan Maharani Murka: Usut Tuntas!

News | Selasa, 30 Juni 2026 | 16:10 WIB

Anggaran Riset Rp4 Triliun Belum Cukup! DPR Dorong Prabowo Naikkan hingga Rp8 Triliun

Anggaran Riset Rp4 Triliun Belum Cukup! DPR Dorong Prabowo Naikkan hingga Rp8 Triliun

News | Selasa, 30 Juni 2026 | 16:04 WIB

Hakim Sebut Nadiem Makarim Rugikan Negara Rp1,5 Triliun

Hakim Sebut Nadiem Makarim Rugikan Negara Rp1,5 Triliun

News | Selasa, 30 Juni 2026 | 16:04 WIB

×