Susi Pudjiastuti Kecewa Prabowo Tak Tepati Janji, Publik: Apalagi ke Kami Rakyat Kecil

Lintang Siltya Utami

Rabu, 06 Agustus 2025 | 12:19 WIB
Susi Pudjiastuti Kecewa Prabowo Tak Tepati Janji, Publik: Apalagi ke Kami Rakyat Kecil
Potret Susi Pudjiastuti dan Prabowo Subianto. [Instagram/@susipudjiastuti115]

Suara.com - Mantan Menteri Kelautan dan Perikanan Susi Pudjiastuti baru-baru ini menyuarakan kekecewaannya terhadap Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto atas pemberian izin keramba jaring apung (KJA) di Pantai Timur Pangandaran.

KJA sendiri merupakan wadah budidaya perairan yang terbuat dari jaring dan mengapung di permukaan air.

Sebelumnya, isu ini telah muncul pada awal Juli 2025 ketika sekelompok orang membuat keramba jaring apung untuk budidaya ikan laut di Pantai Timur Pangandaran. Namun, sejak saat itu rencana pemasangan KJA tersebut ditolak oleh para nelayan dan pelaku wisata.

Bukan tanpa sebab, KJA bisa berbahaya bagi lingkungan, seperti pencemaran air, penurunan kualitas air, hingga merusak ekosistem. Pada akhirnya, lingkungan yang tercemar dapat meningkatkan risiko penyakit pada ikan yang dibudidayakan di KJA.

Melalui cuitan yang ditulis oleh Susi Pudjiastuti di akun X miliknya @susipudjiastuti pada 6 Agustus 2025, pemilik Susi Air tersebut turut menyentil pihak lainnya, seperti Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi.

"Pak Presiden @prabowo @KemensetnegRI @setkabgoid @DediMulyadi71 mohon perhatiannya. Hari ini saya sebagai rakyat bapak, sangat sangat prihatin dan luar biasa terluka," tulis Susi Pudjiastuti.

Ia menyuarakan bahwa terdapat tiga perusahaan yang mendapatkan izin untuk membuat KJA. Padahal, perusahaan-perusahaan tersebut seharusnya tidak dapat mengantongi izin.

"Menghadiri rapat atas pengkavlingan izin KJA di Pantai Timur Pangandaran. Di mana Pantai Timur Pangandaran sudah diberikan izin kepada tiga perusahaan untuk membuat KJA. Seharusnya tiga perusahaan ini tidak bisa dapat izin," sambung Susi Pudjiastuti.

Susi juga menyinggung kembali janji yang pernah diucapkan oleh Prabowo Subianto ketika mereka bertemu pada Oktober 2023. Kala itu, Prabowo Subianto yang masih menjabat sebagai Menteri Pertahanan bertemu dengan Susi Pudjiastuti di Pelabuhan Cikidang, Kabupaten Pangandaran.

baca juga

Dalam kunjungannya, Prabowo Subianto memberikan sepuluh perahu sebagai bantuan untuk para nelayan. Menurut Prabowo, mendukung pemberdayaan nelayan merupakan hal yang penting dalam ekonomi.

Prabowo Subianto dan Susi Pudjiastuti juga sempat berlayar bersama di sekitar Pantai Aquarium menuju Pantai Timur Pangandaran untuk menjajal perahu yang diberikannya kepada para nelayan. Prabowo pun sempat melihat tambak-tambak yang dikelola nelayan dan berkunjung ke cagar alam di Pangandaran.

Namun menurut Susi Pudjiastuti, tampaknya Prabowo Subianto telah melupakan janjinya kala itu.

"Dulu bapak Presiden @prabowo waktu berperahu, sudah berjanji yang sangat kita hargai untuk mengganti bagan-bagan bambu supaya Pantai Pangandaran lebih indah dan perikanan tangkap lebih produktif lagi," timpal Susi Pudjiastuti.

Pesan berisi kekecewaan Susi Pudjiastuti itu pun sontak mendapat beragam tanggapan dari publik di dunia maya. Sebagian besar warganet menyoroti posisi Susi Pudjiastuti sebagai mantan menteri, namun tetap mendapatkan perlakuan yang tidak menyenangkan.

"Bu mohon maaf, anda ini cuma dibutuhkan untuk mengeruk suara saja alias dimanfaatkan. Sekelas Bu Susi aja dibohongin, apalagi ke kami rakyat kecil," tulis akun @sa*********

"Sekelas Bu Susi aja merasakan terluka, apalagi yang cuma rakyat biasa gini. Setiap kebijakan dan peraturan yang dibuat rasanya nggak pernah berpihak sama rakyat, lebih mementingkan penguasa," tambah @akus*******

"Hmm, kan dia udah ngakuin kalau dia banyak belajar dari Jokowi. Ya tentu kebijakannya sama dengan Jokowi. Kata pepatah 'guru kencing berdiri, murid kencing berlari'. Paham kan bu... maaf terpaksa berkata, selamat menikmati janji-janji kosong," sambung @sma*****

"Jika suara ibu saja tidak didengar, apalagi suara kita yang rakyat jelata yang tak dikenal sama sekali," sahut @hen**_**

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Babak Baru Politik: Prabowo Rangkul Oposisi Usai Terbit Abolisi dan Amnesti?

Babak Baru Politik: Prabowo Rangkul Oposisi Usai Terbit Abolisi dan Amnesti?

Video | Rabu, 06 Agustus 2025 | 08:00 WIB

BUMN dan Swasta Keroyokan Garap Proyek 3 Juta Rumah Prabowo

BUMN dan Swasta Keroyokan Garap Proyek 3 Juta Rumah Prabowo

Bisnis | Rabu, 06 Agustus 2025 | 08:42 WIB

Mr. Q Ungkap 3 Alasan Mengejutkan Prabowo Ampuni Hasto & Tom Lembong

Mr. Q Ungkap 3 Alasan Mengejutkan Prabowo Ampuni Hasto & Tom Lembong

News | Selasa, 05 Agustus 2025 | 20:09 WIB

Terkini

Putusan Banding Dianggap Janggal, Kerry Riza Ajukan Kasasi ke MA

Putusan Banding Dianggap Janggal, Kerry Riza Ajukan Kasasi ke MA

News | Jum'at, 26 Juni 2026 | 21:53 WIB

Kepercayaan Polri Tembus 82,4 Persen, Habiburokhman: Jangan Puas Diri, Terus Berbenah

Kepercayaan Polri Tembus 82,4 Persen, Habiburokhman: Jangan Puas Diri, Terus Berbenah

News | Jum'at, 26 Juni 2026 | 21:26 WIB

Prabowo Tanya Akademisi: Kenapa 81 Tahun RI Tidak Bisa Bikin Mobil Buatan Sendiri?

Prabowo Tanya Akademisi: Kenapa 81 Tahun RI Tidak Bisa Bikin Mobil Buatan Sendiri?

News | Jum'at, 26 Juni 2026 | 21:12 WIB

Sikat Parkir Liar di Cawang, 250 Personel Gabungan Derek Mobil yang Nekat Bandel!

Sikat Parkir Liar di Cawang, 250 Personel Gabungan Derek Mobil yang Nekat Bandel!

News | Jum'at, 26 Juni 2026 | 21:12 WIB

Perempuan Didorong Jadi Aktor Utama Ekonomi Restoratif, Tak Lagi Sekadar Penerima Manfaat

Perempuan Didorong Jadi Aktor Utama Ekonomi Restoratif, Tak Lagi Sekadar Penerima Manfaat

News | Jum'at, 26 Juni 2026 | 20:50 WIB

Terkuak! Ini Pemicu Longsor Petamburan: Dari Abrasi Kali BKB hingga Bangunan di Sempadan

Terkuak! Ini Pemicu Longsor Petamburan: Dari Abrasi Kali BKB hingga Bangunan di Sempadan

News | Jum'at, 26 Juni 2026 | 20:16 WIB

Sekjen Partai Buruh Ferri Nuzarli Mundur! 1,3 Juta Anggota ORI Kompak Tinggalkan Partai

Sekjen Partai Buruh Ferri Nuzarli Mundur! 1,3 Juta Anggota ORI Kompak Tinggalkan Partai

News | Jum'at, 26 Juni 2026 | 20:13 WIB

Prabowo Singgung Kegaduhan Usai Pemilu, Istana Langsung Klarifikasi

Prabowo Singgung Kegaduhan Usai Pemilu, Istana Langsung Klarifikasi

News | Jum'at, 26 Juni 2026 | 20:05 WIB

Sentil Pihak yang Suka Gaduh Usai Pemilu, Prabowo: Saya Kalah 4 Kali Tak Pernah Ribut

Sentil Pihak yang Suka Gaduh Usai Pemilu, Prabowo: Saya Kalah 4 Kali Tak Pernah Ribut

News | Jum'at, 26 Juni 2026 | 19:54 WIB

Penolakan JC Sony Sonjaya Dinilai Hambat Pengungkapan Nama-Nama Penting di Kasus MBG

Penolakan JC Sony Sonjaya Dinilai Hambat Pengungkapan Nama-Nama Penting di Kasus MBG

News | Jum'at, 26 Juni 2026 | 19:34 WIB

×