Alarm Bahaya! Fakta Mengerikan Terungkap: 1 dari 2 Anak Jadi Korban Kekerasan, Tapi Tak Berani Lapor

Erick Tanjung, Lilis Varwati

Rabu, 06 Agustus 2025 | 18:26 WIB
Alarm Bahaya! Fakta Mengerikan Terungkap: 1 dari 2 Anak Jadi Korban Kekerasan, Tapi Tak Berani Lapor
Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (PPPA), Arifah Fauzi. (Ista)

Suara.com - Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (PPPA), Arifah Fauzi, membunyikan alarm tanda bahaya. Data survei nasional terbaru mengungkap fakta mengerikan; satu dari dua anak dan satu dari empat perempuan di Indonesia pernah mengalami kekerasan.

Namun, angka ini tak tercermin dalam laporan resmi. Ini adalah fenomena gunung es yang menunjukkan bahwa mayoritas korban masih terlalu takut dan tidak merasa aman untuk melapor.

Data yang dipaparkan Menteri Arifah menunjukkan jurang yang sangat dalam antara realitas di lapangan dengan kasus yang tercatat.

  • Survei Nasional (Realita):

- Satu dari empat perempuan (usia 15–64 tahun) pernah mengalami kekerasan fisik dan seksual.
- Satu dari dua anak di Indonesia pernah mengalami setidaknya satu bentuk kekerasan.

  • Data Laporan Resmi (Simfoni PPA):

- Hanya tercatat 14.039 kasus kekerasan hingga Juli 2025.

Meskipun angka laporan resmi ini menunjukkan lonjakan 2.000 kasus hanya dalam 17 hari, jumlahnya tetap sangat kecil dibandingkan temuan survei nasional. Ini membuktikan bahwa ribuan, bahkan jutaan, kasus kekerasan tidak pernah terungkap.

Menurut Arifah Fauzi, kesenjangan data ini adalah sinyal kuat bahwa sistem perlindungan yang ada belum mampu memberikan rasa aman bagi para korban untuk berani bersuara.

"Ini menunjukkan bahwa korban masih sulit bicara dan belum merasa aman untuk melapor,” kata Arifah saat Rapat Evaluasi Kinerja di Jakarta, Selasa (5/8/2025).

Sebagai respons, pemerintah kini tengah memperkuat Gerakan Nasional Anti Kekerasan terhadap Perempuan dan Anak (GN-AKPA) yang melibatkan lintas kementerian untuk memastikan program perlindungan dan pemulihan berjalan lebih konkret di lapangan.

baca juga

Tantangan ini juga diakui oleh pihak penegak hukum. Jaksa Agung Muda Tindak Pidana Umum (Jampidum), Asep Nana Mulyana, mengungkapkan fakta pilu lainnya; banyak korban, terutama anak-anak, bahkan tidak menyadari bahwa mereka adalah korban.

“Sering kali korban tidak menyadari dirinya sebagai korban," ungkap Asep Nana.

Kejaksaan Agung yang telah membentuk direktorat khusus untuk menangani perkara anak dan TPPO ini pun meminta dukungan dari KemenPPPA untuk memperkuat pemahaman korban.

"Kami butuh dukungan KemenPPPA untuk memperkuat pemahaman korban agar bisa memberikan kesaksian dengan aman, tanpa tekanan, dan dengan pendampingan yang tepat,” ujarnya.

Pengakuan ini menegaskan bahwa perjuangan melawan kekerasan terhadap perempuan dan anak bukan hanya soal penegakan hukum, tetapi juga soal edukasi dan penciptaan ruang aman bagi para korban.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Bejat, Ayah di Demak Siksa Balita Minum Air Kloset karena Stres Kalah Judi

Bejat, Ayah di Demak Siksa Balita Minum Air Kloset karena Stres Kalah Judi

News | Rabu, 06 Agustus 2025 | 17:51 WIB

Anak-anak Turut Jadi Korban Pembubaran Ibadah Umat Kristen di Padang, Menteri PPPA : Bikin Trauma!

Anak-anak Turut Jadi Korban Pembubaran Ibadah Umat Kristen di Padang, Menteri PPPA : Bikin Trauma!

News | Kamis, 31 Juli 2025 | 10:49 WIB

Menteri PPPA Ajak Anak Berperan Aktif Lawan Perubahan Iklim

Menteri PPPA Ajak Anak Berperan Aktif Lawan Perubahan Iklim

News | Senin, 28 Juli 2025 | 09:50 WIB

Terkini

Review Lagu 'Patient Zero' Taylor Swift: Pesan Menohok Buat Kamu yang Terjebak Hubungan Manipulatif

Review Lagu 'Patient Zero' Taylor Swift: Pesan Menohok Buat Kamu yang Terjebak Hubungan Manipulatif

Your Say | Sabtu, 26 September 2026 | 08:20 WIB

Di Tengah Heboh Lapas Cibinong, Napi Narkoba Pekanbaru Kabur Belum Ditangkap

Di Tengah Heboh Lapas Cibinong, Napi Narkoba Pekanbaru Kabur Belum Ditangkap

Riau | Sabtu, 26 September 2026 | 08:19 WIB

PDIP: Guruh Soekarnoputra Sosok Marhaenis dan Pejuang Partai

PDIP: Guruh Soekarnoputra Sosok Marhaenis dan Pejuang Partai

News | Sabtu, 26 September 2026 | 08:17 WIB

Promo Belanja di SOGO dari BRI Khusus Oktober 2026

Promo Belanja di SOGO dari BRI Khusus Oktober 2026

Bri | Sabtu, 26 September 2026 | 08:16 WIB

Promo Akhir Bulan: Diskon 50% Ban Ban Tea Pakai BRImo

Promo Akhir Bulan: Diskon 50% Ban Ban Tea Pakai BRImo

Bri | Sabtu, 26 September 2026 | 08:12 WIB

Guruh Soekarnoputra Berpulang, PDIP Kibarkan Bendera Setengah Tiang

Guruh Soekarnoputra Berpulang, PDIP Kibarkan Bendera Setengah Tiang

News | Sabtu, 26 September 2026 | 08:10 WIB

Cara Dapat Diskon Hotel 8% Pakai Kartu Virtual BRI

Cara Dapat Diskon Hotel 8% Pakai Kartu Virtual BRI

Bri | Sabtu, 26 September 2026 | 08:00 WIB

Guruh Soekarnoputra Sakit Apa? Wafat di Usia 73 Tahun usai Dirawat Intensif

Guruh Soekarnoputra Sakit Apa? Wafat di Usia 73 Tahun usai Dirawat Intensif

Entertainment | Sabtu, 26 September 2026 | 08:00 WIB

Heboh Bupati Husniah Talenrang Dikabarkan Ditahan, Begini Kata Polisi

Heboh Bupati Husniah Talenrang Dikabarkan Ditahan, Begini Kata Polisi

Sulsel | Sabtu, 26 September 2026 | 07:56 WIB

Mengenal Kondisi 'Gigi Hiu' pada Masa Pertumbuhan Anak dan Langkah Penanganannya

Mengenal Kondisi 'Gigi Hiu' pada Masa Pertumbuhan Anak dan Langkah Penanganannya

Health | Sabtu, 26 September 2026 | 07:49 WIB

×