CEK FAKTA: Klaim Penemuan Candi Megah di Gondang Mojokerto

Denada S Putri

Rabu, 06 Agustus 2025 | 21:38 WIB
CEK FAKTA: Klaim Penemuan Candi Megah di Gondang Mojokerto
CEK FAKTA, Klaim Penemuan Candi Megah di Gondang Mojokerto. [TurnBackHoax.id]

Suara.com - Informasi menyesatkan soal penemuan candi megah di Gondang, Mojokerto beredar.

Kabar itu tersebar di media sosial (Medsos) TikTok pada Senin, 14 Juli 2025.

Akun TikTok dengan nama "Petung Sewu" mengunggah informasi dalam bentuk foto memperlihatkan candi.

Terdapat narasi diberikan pengunggah, berikut keterangannya:

Jatim Viral !!

Warga Selama Ini Tidak Sadar Bahwa Dibawah Kuburan Terdapat Bangunan Candi Megah 
Video selengkapnya di youtube: PETUNG SEWU”.

Pengunggah menambahkan tag lokasi Kecamatan Gondang, Kabupaten Mojokerto, di konten tersebut.

Per Kamis, 31 Juli 2025, unggahan tersebut telah dilihat lebih dari 800 ribu kali, mendapat 5.300-an tanda suka dan dibagikan ulang 187 kali.

Melansir dari TurnBackHoax.id, tim pemeriksa fakta menyadur tempo.co.

baca juga

Di artikel Tempo, memverifikasi gambar unggahan akun TikTok “Petung Sewu” dengan pencarian gambar terbalik dan membandingkannya dengan informasi kredibel.

Hasil verifikasi menunjukkan, gambar tersebut adalah bangunan candi di India, bukan candi di Gondang, Mojokerto.

Tempo mencocokkan gambar candi dalam konten yang beredar tersebut melalui Google Maps.

Terlihat kesamaan gambar tersebut dengan Gua Ellora.

Foto Gua Ellora itu kemudian digabung dengan foto warga menggali tanah.

Menurut arkeolog Universitas Indonesia (UI) Agus Aris Munandar, candi di Desa Kemasantani, Kecamatan Gondang, Mojokerto, belum terbukti secara ilmiah.

Memang ada tumpukan balok batu yang mungkin merupakan bekas bangunan candi di Desa Kemasantani.

Area tersebut berdekatan dengan kawasan arkeologi Trowulan, sisa kerajaan Majapahit.

Sebagian masyarakat juga menganggap batu nisan pemakaman di sana ada yang merupakan sisa-sisa bangunan candi karena tampak terpotong kotak dan rapi, kuno, dam memiliki relief, seperti yang diunggah akun Instagram Mojokerto_tv.

“Di situs Kemasantani memang ada tumpukan balok-balok batu, mungkin bekas bangunan candi. Karena letaknya di Mojokerto dekat dgn kawasan arkeologi Trowulan, maka dapat diduga situs Kemasantani dari era Majapahit. Tapi belum pernah diadakan penelitian arkeologis di situs tersebut,” kata Agus pada Tempo melalui bagian Humas UI, Selasa, 22 Juli 2025. 

Dapat disimpulkan bahwa, unggahan foto berisi klaim “penemuan candi megah di Gondang, Mojokerto” merupakan konten yang dimanipulasi (manipulated content).

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

CEK FAKTA: Link Bantuan Traktor dan Pompa Air Langsung ke Petani Indonesia

CEK FAKTA: Link Bantuan Traktor dan Pompa Air Langsung ke Petani Indonesia

News | Rabu, 06 Agustus 2025 | 21:27 WIB

CEK FAKTA: Pemerintah Buka Pendaftaran Prakerja 2025

CEK FAKTA: Pemerintah Buka Pendaftaran Prakerja 2025

News | Rabu, 06 Agustus 2025 | 20:02 WIB

CEK FAKTA: Disangka Anti-Zionis Garis Keras, Ini Sikap Sebenarnya Korut

CEK FAKTA: Disangka Anti-Zionis Garis Keras, Ini Sikap Sebenarnya Korut

News | Rabu, 06 Agustus 2025 | 19:45 WIB

Terkini

Bukan Sekadar Mendampingi, Ini Peran Perawat dalam Perawatan Pasien Kanker

Bukan Sekadar Mendampingi, Ini Peran Perawat dalam Perawatan Pasien Kanker

Health | Senin, 21 September 2026 | 23:37 WIB

Dari Pesantren ke Layar Lebar, Syakir Daulay Ingin Santri Kuasai Dunia Film

Dari Pesantren ke Layar Lebar, Syakir Daulay Ingin Santri Kuasai Dunia Film

Lifestyle | Senin, 21 September 2026 | 23:31 WIB

4 Kreasi Minuman Unik, Dipadukan Serai, Jahe hingga Cabai

4 Kreasi Minuman Unik, Dipadukan Serai, Jahe hingga Cabai

Lifestyle | Senin, 21 September 2026 | 23:16 WIB

Erick Thohir Semangati Atlet Indonesia, Emas Asian Games Diganjar Rp3 Miliar

Erick Thohir Semangati Atlet Indonesia, Emas Asian Games Diganjar Rp3 Miliar

Video | Senin, 21 September 2026 | 23:10 WIB

vivo X500 Bikin Pangling, Modul Kamera Kini Lebih Kecil dan Bodi Bisa Berkilau

vivo X500 Bikin Pangling, Modul Kamera Kini Lebih Kecil dan Bodi Bisa Berkilau

Tekno | Senin, 21 September 2026 | 23:02 WIB

FIS Unimed Jadi Tuan Rumah Rapat Tahunan HISPISI 2026 di Danau Toba

FIS Unimed Jadi Tuan Rumah Rapat Tahunan HISPISI 2026 di Danau Toba

Sumut | Senin, 21 September 2026 | 22:53 WIB

Kasus Video Asusila Viral di Bogor Terbongkar: 2 Tersangka Bikin 20 Konten, Positif HIV

Kasus Video Asusila Viral di Bogor Terbongkar: 2 Tersangka Bikin 20 Konten, Positif HIV

Bogor | Senin, 21 September 2026 | 22:52 WIB

Gandeng PPM Manajemen, AAJI Dirikan 'Pusat Keunggulan' Asuransi Jiwa

Gandeng PPM Manajemen, AAJI Dirikan 'Pusat Keunggulan' Asuransi Jiwa

Bisnis | Senin, 21 September 2026 | 22:45 WIB

Bukan Ultra Lagi, vivo X500 Pro Max Jadi Flagship Tertinggi dengan Kamera 200MP

Bukan Ultra Lagi, vivo X500 Pro Max Jadi Flagship Tertinggi dengan Kamera 200MP

Tekno | Senin, 21 September 2026 | 22:44 WIB

Soeharto Jadi Pahlawan Nasional, Korban Tragedi 65: Sangat-Sangat Tidak Layak

Soeharto Jadi Pahlawan Nasional, Korban Tragedi 65: Sangat-Sangat Tidak Layak

News | Senin, 21 September 2026 | 22:42 WIB

×