Bukti Cinta Roy Suryo Pada UGM : Buku 500 Halaman Berisi Kontroversi Ijazah Jokowi

Eviera Paramita Sandi

Kamis, 07 Agustus 2025 | 10:15 WIB
Bukti Cinta Roy Suryo Pada UGM : Buku 500 Halaman Berisi Kontroversi Ijazah Jokowi
Pakar telematika, Roy Suryo. (Suara.com/Faqih)

Suara.com - Bagi sebagian orang, cinta pada almamater diwujudkan melalui donasi atau kontribusi prestasi.

Namun, bagi pakar telematika Roy Suryo, kecintaannya pada Universitas Gadjah Mada (UGM) ditempuh melalui jalan yang lebih terjal dan kontroversial: mempertanyakan keaslian ijazah salah satu alumnusnya yang paling terkemuka, Presiden RI ke-7 Joko Widodo.

Bukannya tanpa alasan, Roy menegaskan bahwa langkah yang ia ambil bersama dua rekannya, Rismon Hasiholan Sianipar dan dr. Tifauzia Tyassuma (Dokter Tifa), sering disalahpahami sebagai serangan terhadap Kampus Biru. Ia justru meluruskannya sebagai tindakan untuk melindungi kehormatan institusi.

“Yang kami bertiga lakukan RRT (Rismon, Roy Suryo dan Dokter Tifa) kalau diplesetkan dengan salah mungkin ada seorang profesor yang mengatakan ‘ini bentuk penistaan terhadap UGM’,” ujar Roy, dikutip dari YouTube Refly Harun, Rabu (6/8/25).

“Justru kebalik, justru karena kami cinta dengan Indonesia, justru kami cinta terhadap Gadjah Mada, kami melakukan ini,” tambahnya.

Menurut Roy, cintanya bukan sekadar retorika, melainkan didasari oleh bukti-bukti yang ia klaim sangat kokoh. Baginya, membiarkan adanya keraguan terhadap kredensial yang dikeluarkan UGM sama saja dengan membiarkan nama baik almamaternya tercoreng.

“Dan kami ini buktinya jelas,” sebutnya. “Ketika saya, Dokter Tifa, Rismon ditanyai bukti, jelas, ada. Ditanyai isinya, ada,” imbuhnya.

Buku Ilmiah 500 Halaman Sebagai Tanda Bakti

Sebagai puncak dari "perjuangan cintanya", Roy Suryo dan timnya sedang menyusun sebuah karya monumental yang mereka sebut sebagai white paper ilmiah. Bukan sekadar pamflet atau opini, melainkan sebuah buku setebal ratusan halaman yang akan mengupas tuntas analisis mereka.

baca juga

“Kami bertiga juga sudah fix dan ini on progress, kami membuat bener – bener Jurnal atau buku ilmiah yang inshaAllah nanti akan mencapai antara 400 sampai 500 halaman,” ujarnya. “Ini nggak main – main. Itu menguraikan dengan jelas kapan sebenarnya ijazah palsu itu awalnya dulu dimunculkan atau dipermasalahkan oleh publik.”

Buku ini, yang rencananya akan didistribusikan di 25 negara, adalah cara Roy membuktikan keseriusannya.

Ini bukan sekadar tuduhan, melainkan sebuah pembuktian ilmiah yang melibatkan analisis citra digital, perbandingan wajah, hingga landasan hukum yang kuat.

“RRT ini kemudian membuat secara komprehensif dan ilmiah buku itu. Dan itu akan kita terbitkan secara digital dan analog,” ucap Roy. “Kita juga akan mendaftarkan itu secara ilmiah, jadi kita akan mendapatkan bukti ilmiahnya. Kami tidak omon – omon, kami tidak main – main, itu akan kami lakukan.”

Bandingkan dengan Soeharto

Prinsip yang dipegang Roy adalah bahwa tidak ada seorang pun yang kebal hukum atau berada di atas standar akademik, bahkan seorang presiden sekalipun.

Ia merujuk pada kasus hukum yang pernah menjerat Presiden ke-2 RI Soeharto sebagai preseden.

“Katanya presiden itu tidak ada yang menjadi tersangka, salah besar!,” ungkapnya. “3 Agustus Tahun 2000 itu adalah status dari mantan presiden kedua Pak Harto naik menjadi tersangka. Resmi menjadi tersanggka kasus penyalahgunaan dana Yayasan sosial dan pelimpahan berkas perkara kejaksaan tinggi Jakarta,” jelasnya.

Dengan logika yang sama, ia meyakini bahwa jika proses hukum berjalan dengan benar, status serupa bisa saja dikenakan pada siapa pun.

“Jadi artinya bukan tidak mungkin,” ucapnya. “Presiden yang ketujuh pun inshaAllah kalau kasusnya ditangani dengan benar, itu akan menjadi tersangka dan terpidana. Tapi kalau ditangani dengan benar, itu masalahnya,” ujarnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Bendera One Piece di Hari Kemerdekaan: Antara Aksi Kreatif dan Tuduhan Makar

Bendera One Piece di Hari Kemerdekaan: Antara Aksi Kreatif dan Tuduhan Makar

News | Rabu, 06 Agustus 2025 | 23:21 WIB

Roy Suryo Gandeng Dokter Tifa Berencana Rilis Buku 500 Halaman Bongkar Ijazah Palsu Jokowi

Roy Suryo Gandeng Dokter Tifa Berencana Rilis Buku 500 Halaman Bongkar Ijazah Palsu Jokowi

News | Kamis, 07 Agustus 2025 | 08:00 WIB

Roy Suryo Prediksi Ekonomi Bakal Hancur, Buntut Anggaran IKN Bengkak 10 Kali Lipat

Roy Suryo Prediksi Ekonomi Bakal Hancur, Buntut Anggaran IKN Bengkak 10 Kali Lipat

Video | Kamis, 07 Agustus 2025 | 07:00 WIB

Terkini

Jelang 500 Tahun Jakarta, DPRD Minta Aspirasi Warga Jadi Prioritas Pembangunan

Jelang 500 Tahun Jakarta, DPRD Minta Aspirasi Warga Jadi Prioritas Pembangunan

News | Rabu, 24 Juni 2026 | 14:31 WIB

Bawa Puluhan Bukti! Koalisi Gugat Perjanjian Dagang RI-AS yang Dinilai Tabrak Konstitusi

Bawa Puluhan Bukti! Koalisi Gugat Perjanjian Dagang RI-AS yang Dinilai Tabrak Konstitusi

News | Rabu, 24 Juni 2026 | 14:28 WIB

Hotman Paris Pakai Tongkat ke Singapura, Bawa Amanah Rp500 Juta dari Bos Mayapada untuk Yuvita

Hotman Paris Pakai Tongkat ke Singapura, Bawa Amanah Rp500 Juta dari Bos Mayapada untuk Yuvita

News | Rabu, 24 Juni 2026 | 14:27 WIB

Fakta di Balik Kasus Yuvita: Mengapa Penyiksaan 3 Tahun Bisa Terjadi Tanpa Diketahui Warga?

Fakta di Balik Kasus Yuvita: Mengapa Penyiksaan 3 Tahun Bisa Terjadi Tanpa Diketahui Warga?

News | Rabu, 24 Juni 2026 | 14:12 WIB

Alasan Sony Sonjaya Ajukan Justice Collaborator ke LPSK Meski Ditolak Kejagung

Alasan Sony Sonjaya Ajukan Justice Collaborator ke LPSK Meski Ditolak Kejagung

News | Rabu, 24 Juni 2026 | 14:11 WIB

Dua Peserta Meninggal, Pakar UGM Desak Latihan Militer SPPI Dihentikan!

Dua Peserta Meninggal, Pakar UGM Desak Latihan Militer SPPI Dihentikan!

News | Rabu, 24 Juni 2026 | 14:10 WIB

Tak Menyerah, Sony Sanjaya Ajukan Justice Collaborator ke LPSK Setelah Ditolak Kejagung

Tak Menyerah, Sony Sanjaya Ajukan Justice Collaborator ke LPSK Setelah Ditolak Kejagung

News | Rabu, 24 Juni 2026 | 14:02 WIB

Penumpang Pasar Senen Kalahkan Gambir, Tren Perjalanan Kelas Ekonomi Menguat

Penumpang Pasar Senen Kalahkan Gambir, Tren Perjalanan Kelas Ekonomi Menguat

News | Rabu, 24 Juni 2026 | 13:57 WIB

HUT Jakarta ke-499, Pemprov DKI Terima 499 Sertifikat Aset Daerah Senilai Rp 22,2 Triliun

HUT Jakarta ke-499, Pemprov DKI Terima 499 Sertifikat Aset Daerah Senilai Rp 22,2 Triliun

News | Rabu, 24 Juni 2026 | 13:49 WIB

Dianugerahi Lencana Emas di Gorontalo, Prabowo Dinilai Berjasa Bagi Petani-Nelayan

Dianugerahi Lencana Emas di Gorontalo, Prabowo Dinilai Berjasa Bagi Petani-Nelayan

News | Rabu, 24 Juni 2026 | 13:40 WIB