Prabowo Bilang 'No Reshuffle' di Depan Menteri, Ini Penjelasan Jubir Istana

Erick Tanjung, Novian Ardiansyah

Kamis, 07 Agustus 2025 | 14:46 WIB
Prabowo Bilang 'No Reshuffle' di Depan Menteri, Ini Penjelasan Jubir Istana
Kepala Kantor Komunikasi Kepresidenan Hasan Nasbi. (Suara.com/Novian)

Suara.com - Isu perombakan atau reshuffle kabinet yang santer beredar akhirnya dijawab langsung oleh Presiden Prabowo Subianto di hadapan para menterinya. Dalam Sidang Kabinet Paripurna, Prabowo disebut-sebut menegaskan tidak akan ada reshuffle, sebuah pernyataan yang membuat para menteri tenang.

Bocoran mengenai pernyataan anti-reshuffle ini datang dari sejumlah menteri yang hadir dalam sidang kabinet di Istana, Jakarta, pada Rabu (6/8/2025). Mereka mengonfirmasi bahwa Prabowo secara langsung menepis isu perombakan.

"Ya, disampaikan," kata Menteri Ekonomi Kreatif Teuku Riefky Harsya singkat.

Menteri Pariwisata Widiyanti Putri Wardhana bahkan membeberkan alasan di balik pernyataan Prabowo. Menurutnya, presiden merasa senang dan puas dengan kinerja para pembantunya.

"Iya benar. Karena beliau senang, dan happy dengan kinerja menteri-menterinya," ujar Widiyanti.

Ketua Umum PAN, Zulkifli Hasan, juga ikut membenarkan adanya pernyataan tersebut. "Tadi iya," katanya.

Tanggapan Jubir Istana

Kepala Kantor Komunikasi Kepresidenan (PCO) Hasan Nasbi, yang notabene adalah juru bicara resmi, tidak mengonfirmasi secara gamblang pernyataan "tidak ada reshuffle" tersebut.

Hasan hanya menyebut bahwa presiden merasa kabinetnya saat ini sudah sangat solid dan kompak.

baca juga

"Presiden juga mengatakan orang-orang di luar, bisa saja berspekulasi ada reshuffle tapi hari ini presiden merasa kabinet ini sudah sangat solid dan bekerja sangat kompak," kata Hasan di kantornya, Kamis (7/8/2025).

Hasan juga mengingatkan bahwa reshuffle tetap menjadi hak prerogatif penuh presiden.

"Tetap dalam kerangka bahwa reshuffle adalah hak prerogatif presiden. Presiden bisa lakukan, yaitu tergantung kepada presiden," tegasnya.

Sikap hati-hati ditunjukkan oleh Ketua Umum Partai Demokrat, Agus Harimurti Yudhoyono (AHY). Ia enggan berkomentar banyak dan memilih untuk menekankan soal hak prerogatif presiden.

"Tentunya saya ingin tidak berkomentar di situ ya. Yang jelas prerogatif presiden itu mutlak terkait dengan itu semuanya," kata AHY.

Menurut AHY, Prabowo hanya berpesan agar para menteri terus fokus bekerja dan mengapresiasi kerja tim yang semakin solid.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Skenario Politik Gila: Anies Gantikan Gibran Jadi Wapres Prabowo, Refly Harun Ungkap Syaratnya

Skenario Politik Gila: Anies Gantikan Gibran Jadi Wapres Prabowo, Refly Harun Ungkap Syaratnya

News | Kamis, 07 Agustus 2025 | 07:40 WIB

Bikin Hati Menteri Tenang! Presiden Prabowo Umumkan Tidak Ada Reshuffle, Ini Alasannya

Bikin Hati Menteri Tenang! Presiden Prabowo Umumkan Tidak Ada Reshuffle, Ini Alasannya

News | Rabu, 06 Agustus 2025 | 20:45 WIB

Di Balik Kasus Hasto dan Tom Lembong, Rocky Gerung Sebut Ada Motif Politik

Di Balik Kasus Hasto dan Tom Lembong, Rocky Gerung Sebut Ada Motif Politik

Video | Kamis, 07 Agustus 2025 | 09:00 WIB

Terkini

KPK Tindak Lanjuti Laporan Dugaan Korupsi ITDC di Proyek Mandalika

KPK Tindak Lanjuti Laporan Dugaan Korupsi ITDC di Proyek Mandalika

News | Senin, 22 Juni 2026 | 18:14 WIB

Kasus Ijazah Jokowi: Mengapa Roy Suryo dan dr Tifa Tak Pilih Damai?

Kasus Ijazah Jokowi: Mengapa Roy Suryo dan dr Tifa Tak Pilih Damai?

News | Senin, 22 Juni 2026 | 18:13 WIB

DPRD DKI Fokuskan Pemenuhan Infrastruktur Dasar Publik

DPRD DKI Fokuskan Pemenuhan Infrastruktur Dasar Publik

News | Senin, 22 Juni 2026 | 18:10 WIB

Antrean 1.000 Pencari Kerja di Malaysia Jadi Alarm, Indonesia Terancam Hadapi Situasi Serupa!

Antrean 1.000 Pencari Kerja di Malaysia Jadi Alarm, Indonesia Terancam Hadapi Situasi Serupa!

News | Senin, 22 Juni 2026 | 18:02 WIB

Revisi Aturan Outsourcing, Wamenaker Jamin Tak Ganggu Iklim Investasi

Revisi Aturan Outsourcing, Wamenaker Jamin Tak Ganggu Iklim Investasi

News | Senin, 22 Juni 2026 | 17:53 WIB

Mahasiswa Kembali Geruduk DPR, Tuntut Evaluasi Total Kabinet Merah Putih

Mahasiswa Kembali Geruduk DPR, Tuntut Evaluasi Total Kabinet Merah Putih

News | Senin, 22 Juni 2026 | 17:41 WIB

Bantah Ada Operasi Politik Tekan PDIP, PKB: Kami Bukan Koordinator Koalisi!

Bantah Ada Operasi Politik Tekan PDIP, PKB: Kami Bukan Koordinator Koalisi!

News | Senin, 22 Juni 2026 | 17:41 WIB

Dari Ulat di Sayuran hingga Korupsi, Warga Ini Tetap Kukuh MBG Harus Jalan

Dari Ulat di Sayuran hingga Korupsi, Warga Ini Tetap Kukuh MBG Harus Jalan

News | Senin, 22 Juni 2026 | 17:34 WIB

Respons PDIP, Waketum PKB Tegaskan Istilah Partai Penyeimbang Tak Dikenal Dalam Konstitusi

Respons PDIP, Waketum PKB Tegaskan Istilah Partai Penyeimbang Tak Dikenal Dalam Konstitusi

News | Senin, 22 Juni 2026 | 17:27 WIB

Sekelompok Warga Jakarta Gelar Aksi Dukung MBG: Program Harus Lanjut, Koruptor Wajib Ditangkap

Sekelompok Warga Jakarta Gelar Aksi Dukung MBG: Program Harus Lanjut, Koruptor Wajib Ditangkap

News | Senin, 22 Juni 2026 | 17:18 WIB