Desas-Desus Projo Merapat ke Prabowo, Jokowi Jadi 'Bebek Lumpuh'?

Muhammad Ilham Baktora | Suara.com

Kamis, 07 Agustus 2025 | 14:07 WIB
Desas-Desus Projo Merapat ke Prabowo, Jokowi Jadi 'Bebek Lumpuh'?
Presiden RI ke-7 Joko Widodo (Jokowi) saat ditemui di kediamannya. (Suara.com/Ari Welianto)

Suara.com - Angin politik pasca-Pilpres 2024 mulai menunjukkan arahnya yang tak terduga, dan sinyal paling kencang bertiup dari pertemuan dua raksasa politik, Ketua Umum Gerindra Prabowo Subianto dan Ketua Umum PDI Perjuangan Megawati Soekarnoputri.

Pertemuan yang disebut-sebut sebagai rekonsiliasi akbar ini ternyata membawa dampak getaran yang lebih luas, salah satunya diduga kuat mulai merontokkan barisan pendukung setia Presiden Joko Widodo.

Pemandangan politik yang selama satu dekade terakhir terpusat pada figur Jokowi kini menghadapi tantangan serius.

Kekuatan yang dulu solid mendukungnya, kini dihadapkan pada realitas baru: pusat gravitasi kekuasaan mulai bergeser.

Pertemuan Prabowo dan Megawati bukan sekadar silaturahmi politik biasa; ini adalah penegasan terbentuknya sebuah poros kekuatan baru yang berpotensi mendominasi panggung politik nasional hingga lima tahun mendatang.

Koalisi besar di bawah naungan Prabowo, yang kini mendapat restu dari Megawati, secara efektif menciptakan magnet politik yang menarik gerbong-gerbong pendukung dari berbagai arah.

Imbas paling terasa adalah pada barisan relawan dan loyalis Jokowi. Kelompok yang lahir dari semangat perjuangan untuk memenangkan Jokowi pada 2014 dan 2019 ini mulai menunjukkan tanda-tanda kegelisahan.

Projo, sebagai salah satu organ relawan terbesar dan paling berpengaruh, menjadi sorotan utama.

Ketua Umum Projo, Budi Arie Setiadi, secara terbuka memberikan sinyal kuat bahwa barisannya kemungkinan besar akan merapat ke pemerintahan Prabowo.

Menkop Budi Arie Setiadi menyampaikan kementeriannya mendapat sorotan media nasional dan media. [Dok Kemenkop]
Menkop Budi Arie Setiadi menyampaikan kementeriannya mendapat sorotan media nasional dan media. [Dok Kemenkop]

Sikap Projo ini dianggap sebagai pertanda awal dari sebuah eksodus politik. Ketika relawan yang menjadi tulang punggung gerakan populis Jokowi mulai mencari 'rumah' baru.

Hal ini mengirimkan pesan bahwa pengaruh sang mantan presiden tidak lagi sekuat dulu.

Pernyataan Budi Arie Setiadi yang menanggapi dinamika terbaru ini menegaskan bahwa pragmatisme politik telah mengambil alih.

"Kami akan berbaris di belakang Prabowo," menjadi sebuah kalimat simbolik yang menandai berakhirnya sebuah era dan dimulainya babak baru, di mana loyalitas tidak lagi terikat pada satu figur, melainkan pada konstelasi kekuasaan yang paling menjanjikan.

Lalu, bagaimana nasib langkah politik Jokowi ke depan? Banyak analis memprediksi bahwa manuver politik Jokowi akan menjadi 'pincang'.

Tanpa basis massa relawan yang solid dan dengan partai-partai pendukungnya yang kini harus berbagi kue kekuasaan dalam koalisi raksasa pimpinan Prabowo, ruang gerak Jokowi untuk menempatkan agenda-agenda warisannya atau bahkan memainkan peran sebagai kingmaker di masa depan akan sangat terbatas.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Berapa Life Path Number Kamu? Hitung Sekarang dan Lihat Rahasia Kepribadianmu
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Tinggal Tunjukkan Saja, Beres! Feri Amsari Desak Jokowi Akhiri Drama Ijazah Palsu

Tinggal Tunjukkan Saja, Beres! Feri Amsari Desak Jokowi Akhiri Drama Ijazah Palsu

News | Kamis, 07 Agustus 2025 | 13:59 WIB

Bendera One Piece Bikin Pemerintah Gerah, Ancaman Nasionalisme Atau Sinyal yang Tak Dipahami Negara?

Bendera One Piece Bikin Pemerintah Gerah, Ancaman Nasionalisme Atau Sinyal yang Tak Dipahami Negara?

News | Kamis, 07 Agustus 2025 | 13:40 WIB

Apa Isi Buku Kontroversial Setebal 500 Halaman Soal Ijazah Jokowi Ala Roy Suryo?

Apa Isi Buku Kontroversial Setebal 500 Halaman Soal Ijazah Jokowi Ala Roy Suryo?

News | Kamis, 07 Agustus 2025 | 11:00 WIB

Terkini

Krisis PPPK di NTT: 9.000 Pegawai Terancam Putus Kontrak Masal

Krisis PPPK di NTT: 9.000 Pegawai Terancam Putus Kontrak Masal

News | Kamis, 26 Maret 2026 | 11:30 WIB

Di Balik Cloud Storage, Ada Biaya Lingkungan yang Harus Kita Bayar

Di Balik Cloud Storage, Ada Biaya Lingkungan yang Harus Kita Bayar

News | Kamis, 26 Maret 2026 | 11:30 WIB

Jerman 'Impor' Tenaga Kerja India: Solusi di Tengah Tsunami Pensiun

Jerman 'Impor' Tenaga Kerja India: Solusi di Tengah Tsunami Pensiun

News | Kamis, 26 Maret 2026 | 11:25 WIB

Tak Masalah Dilaporkan ke Dewas KPK, Deputi Penindakan dan Eksekusi: Bentuk Kepedulian Masyarakat

Tak Masalah Dilaporkan ke Dewas KPK, Deputi Penindakan dan Eksekusi: Bentuk Kepedulian Masyarakat

News | Kamis, 26 Maret 2026 | 11:24 WIB

Israel Perluas Serangan ke Lebanon, Begini Sejarahnya!

Israel Perluas Serangan ke Lebanon, Begini Sejarahnya!

News | Kamis, 26 Maret 2026 | 11:21 WIB

Mutasi Kabais Tak Transparan, Imparsial Cium Upaya Putus Rantai Komando di Kasus Andrie Yunus

Mutasi Kabais Tak Transparan, Imparsial Cium Upaya Putus Rantai Komando di Kasus Andrie Yunus

News | Kamis, 26 Maret 2026 | 11:17 WIB

Efek Perang Iran: Kim Jong Un Makin Yakin Nuklir Adalah Kunci Selamat

Efek Perang Iran: Kim Jong Un Makin Yakin Nuklir Adalah Kunci Selamat

News | Kamis, 26 Maret 2026 | 11:16 WIB

Darurat Panic Buying, Pemerintah Jepang Jamin Pasokan Tisu Aman

Darurat Panic Buying, Pemerintah Jepang Jamin Pasokan Tisu Aman

News | Kamis, 26 Maret 2026 | 11:10 WIB

Arus Balik Masih Tinggi, 52 Ribu Penumpang Kereta Api Tiba di Jakarta Hari Ini

Arus Balik Masih Tinggi, 52 Ribu Penumpang Kereta Api Tiba di Jakarta Hari Ini

News | Kamis, 26 Maret 2026 | 11:05 WIB

Trump Jadi Pinokio di Karikatur Media Iran: Klaim Negosiasi Damai Hanya Kebohongan Besar

Trump Jadi Pinokio di Karikatur Media Iran: Klaim Negosiasi Damai Hanya Kebohongan Besar

News | Kamis, 26 Maret 2026 | 11:01 WIB