Viral! Pria Ini Ngamuk di Tengah Macet TB Simatupang: Gali Terus Nyari Emas Antam Apa Gimana?

Erick Tanjung, Fakhri Fuadi Muflih

Jum'at, 08 Agustus 2025 | 14:52 WIB
Viral! Pria Ini Ngamuk di Tengah Macet TB Simatupang: Gali Terus Nyari Emas Antam Apa Gimana?
Ilustrasi - Proyek galian yang menimbulkan kemacetan parah di Jakarta. [Suara.com/Alfian Winanto]

Suara.com - Kemacetan parah yang seolah abadi di Jalan TB Simatupang, Jakarta Selatan, akhirnya memicu keluhan dari seorang warga yang videonya kini viral di media sosial. Dengan gaya satire yang menohok, pria ini mempertanyakan proyek galian yang tak kunjung usai dan bahkan curiga kemacetan ini sengaja diciptakan.

Keluh kesah yang dibalut dengan humor getir ini sontak menjadi representasi jeritan hati para komuter yang setiap hari harus berjibaku dengan 'neraka' lalu lintas di salah satu jalan arteri utama Jakarta tersebut.

Dalam video yang diunggah akun Instagram @hilmial12, pria tersebut dengan frustrasi menyoroti biang kerok utama kemacetan: proyek galian yang seolah tak ada habisnya.

"TB Simatupang akan macet selamanya. Ini alasannya. Jalanannya kecil, motor-mobil segunung. Di depan Cibis ada galian lagi. Gali-gali terus nyari apa sih? Ada (emas) Antam? Ada nikel? Ada apa sih?" sindirnya, dikutip Jumat (8/8/2025).

Ia juga menyoroti ironi sebuah spanduk peringatan di tengah kemacetan.

"Kurangi kecepatan sekarang. Siapa juga yang bisa ngebut? Nggak bisa ngebut kali, ah," tuturnya.

Sindiran Menohok: Spanduk Minta Maaf? Spanduk Itu Pecel Lele!

Kekesalan pria ini memuncak saat melihat spanduk permintaan maaf yang terpasang di lokasi proyek. Menurutnya, permintaan maaf lewat spanduk adalah bentuk ketidakseriusan.

"Ada yang minta maaf sih, tapi spanduk. 'Maaf perjalanan anda terganggu'. Masa spanduk minta maaf? Spanduk itu pecel lele. Spanduk minta maaf," lanjutnya dengan nada menyindir.

baca juga

Yang paling menarik, pria ini melontarkan dugaan satir bahwa kemacetan parah ini mungkin sengaja didesain oleh pemerintah. Tujuannya, agar publik sibuk mengeluhkan macet dan lupa dengan isu-isu nasional yang lebih krusial.

"Apa ini jangan-jangan sengaja ya? Biar kita tuh cuma ngeluhin macet-macet-macet doang ya? Biar nggak ngomongin MBG (Makan Bergizi Gratis), mahal bahan pokok, bendera One Piece. Yang boleh diomongin ya macet-macet aja. Macet sengaja jangan-jangan," ucapnya.

Di akhir videonya, ia bahkan melontarkan candaan yang menyalahkan para pengendara itu sendiri, sebagai bentuk kepasrahan terhadap situasi.

"Apa jangan-jangan kita ya yang bego? Udah tau TB Simatupang macet, tapi masih lewat sini terus. Tapi solusi lain apa? Adu bego, kita bego, bego, bego," katanya.

"Udah, kayaknya di TB Simatupang dilarang aja naik motor, naik mobil. Biar jalan kaki semua. Biarin ribuan langkah tuh. Kayak jalan Anlene (program jalan sehat) sekalian. Huh, repot," pungkasnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

3 Fakta Viral Pedagang Cilok Ngaku Dianiaya Preman di Bundaran HI, Gerobak Dirusak dan Dipalak!

3 Fakta Viral Pedagang Cilok Ngaku Dianiaya Preman di Bundaran HI, Gerobak Dirusak dan Dipalak!

News | Jum'at, 08 Agustus 2025 | 12:30 WIB

Jalan TB Simatupang Macet Total Gegara Galian Pipa, Dishub DKI Minta Pengendara Cari Jalur Lain

Jalan TB Simatupang Macet Total Gegara Galian Pipa, Dishub DKI Minta Pengendara Cari Jalur Lain

News | Jum'at, 08 Agustus 2025 | 11:48 WIB

Beredar Foto Pandji Pragiwaksono Ciuman dengan Wanita Diduga Bukan Istrinya, Hasil AI?

Beredar Foto Pandji Pragiwaksono Ciuman dengan Wanita Diduga Bukan Istrinya, Hasil AI?

Entertainment | Jum'at, 08 Agustus 2025 | 12:10 WIB

Terkini

Kelakuan Keluarga George Soros Borong Tanah di New York Picu Amarah Warga: Mereka Rakus!

Kelakuan Keluarga George Soros Borong Tanah di New York Picu Amarah Warga: Mereka Rakus!

News | Jum'at, 03 Juli 2026 | 03:28 WIB

Gelombang Panas di Eropa Tewaskan 1300 Orang, Pejabat Prancis Salahkan Warga AS dan Pengguna AC

Gelombang Panas di Eropa Tewaskan 1300 Orang, Pejabat Prancis Salahkan Warga AS dan Pengguna AC

News | Jum'at, 03 Juli 2026 | 03:05 WIB

Terjebak di Bawah Bangunan Runtuh Gempa Venezuela, Pria Ini 8 Hari Melawan Maut

Terjebak di Bawah Bangunan Runtuh Gempa Venezuela, Pria Ini 8 Hari Melawan Maut

News | Jum'at, 03 Juli 2026 | 02:30 WIB

Bom Meledak di Jantung Damaskus, Korban Bergelimpangan di Lokasi

Bom Meledak di Jantung Damaskus, Korban Bergelimpangan di Lokasi

News | Kamis, 02 Juli 2026 | 22:41 WIB

Pilot Tabrak Gedung Tertinggi Beijing Diduga Bunuh Diri, Tinggalkan Catatan Harian Mengejutkan

Pilot Tabrak Gedung Tertinggi Beijing Diduga Bunuh Diri, Tinggalkan Catatan Harian Mengejutkan

News | Kamis, 02 Juli 2026 | 22:41 WIB

Kualitas Udara di TPA Jatiwaringin Capai Level Berbahaya, 64 Warga Dievakuasi

Kualitas Udara di TPA Jatiwaringin Capai Level Berbahaya, 64 Warga Dievakuasi

News | Kamis, 02 Juli 2026 | 22:07 WIB

KPK Perluas Kasus Pemerasan Izin Tinggal WNA Silmy Karim, Kini Bidik Imigrasi Depok

KPK Perluas Kasus Pemerasan Izin Tinggal WNA Silmy Karim, Kini Bidik Imigrasi Depok

News | Kamis, 02 Juli 2026 | 21:34 WIB

Satu Polisi Gugur dan 2 Hilang saat Gerebek Bandar Narkoba di Kalteng

Satu Polisi Gugur dan 2 Hilang saat Gerebek Bandar Narkoba di Kalteng

News | Kamis, 02 Juli 2026 | 21:02 WIB

Flyover Latumenten Capai 55,2 Persen, Ditargetkan Pangkas Kemacetan hingga 40 Persen

Flyover Latumenten Capai 55,2 Persen, Ditargetkan Pangkas Kemacetan hingga 40 Persen

News | Kamis, 02 Juli 2026 | 20:45 WIB

Kelola Sampah Organik ala Warga Meruya Selatan Hingga Jadi Bernilai Ekonomi

Kelola Sampah Organik ala Warga Meruya Selatan Hingga Jadi Bernilai Ekonomi

News | Kamis, 02 Juli 2026 | 20:05 WIB

×