Kampanye Nasionalisme Gagal Sentuh Hati? Film 'Merah Putih One for All' Menuai Banyak Kritik

Tasmalinda

Jum'at, 08 Agustus 2025 | 15:55 WIB
Kampanye Nasionalisme Gagal Sentuh Hati? Film 'Merah Putih One for All' Menuai Banyak Kritik
Merah Putih One For All

Suara.com - Di tengah riuhnya hujatan terhadap kualitas visual film animasi "Merah Putih One for All", ada satu tudingan yang bergema lebih kencang dan menusuk lebih dalam yakni film ini terasa seperti "proyek kejar setoran".

Kritik ini melampaui sekadar perdebatan teknis soal animasi kaku atau dialog "creepy".

Ini adalah cerminan sinisme publik, terutama dari Gen Z dan milenial, terhadap karya yang tercium berbau formalitas birokrasi ketimbang gairah artistik.

Istilah seperti "proyek LPJ" (Laporan Pertanggungjawaban) dan "kejar setoran" ramai berseliweran di media sosial. Publik seolah mencium adanya motivasi yang dingin di balik produksi film ini.

Alih-alih lahir dari visi kreatif yang tulus, "Merah Putih One for All" dipersepsikan sebagai produk yang dibuat tergesa-gesa hanya untuk memenuhi checklist program dalam rangka menyambut HUT ke-80 Kemerdekaan RI.

Kesan ini, adil atau tidak, menjadi beban berat yang harus ditanggung film tersebut bahkan sebelum tayang di bioskop.

Ironisnya, niat mengangkat nasionalisme justru menjadi bumerang.

Audiens yang cerdas kini tak lagi mudah terbuai hanya dengan label "karya anak bangsa" atau "tema kebangsaan".

Mereka bisa merasakan mana karya yang memiliki "roh" dan mana yang terasa seperti tugas wajib.

baca juga

"Kalau niat untuk mengejar kualitas, bisa dimulai dari film durasi pendek dulu. Jangan langsung tayang di bioskop hanya untuk memeriahkan acara nasional. Itu kesannya cuma buat memenuhi LPJ aja," tulis akun X @mbahmuu_Ya, yang komentarnya viral dan diamini banyak orang.

Komentar ini merangkum sebuah fenomena sosial yang lebih besar: kelelahan kolektif terhadap proyek-proyek seremonial. Generasi muda yang tumbuh di era digital mendambakan otentisitas.

Mereka lebih menghargai proses kreatif yang jujur dan panjang daripada jalan pintas demi sebuah perayaan.

Ketika sebuah karya terasa dipaksakan untuk momen tertentu, alarm sinisme mereka langsung berbunyi.

Dari ribuan komentar yang membanjiri trailer, dapat disimpulkan beberapa "gejala" yang membuat film ini dicap sebagai "proyek setoran":

Kasus "Merah Putih One for All" adalah pelajaran yang sangat mahal bagi setiap institusi, baik pemerintah maupun swasta.

Ini adalah bukti sahih bahwa audiens Indonesia, khususnya anak muda, tidak bisa lagi dianggap remeh. Mereka adalah konsumen media yang kritis dengan standar yang tinggi.

Mereka tidak anti nasionalisme; mereka anti pada eksploitasi nasionalisme untuk tujuan yang terasa tidak tulus.

Mereka mendambakan karya yang membanggakan karena kualitasnya, bukan karena momentum perilisannya.

Pada akhirnya, badai kritik ini bukanlah tanda kebencian, melainkan sebuah bentuk kepedulian yang keras.

Sebuah tuntutan agar kebanggaan nasional dibangun di atas fondasi kualitas, dedikasi, dan otentisitas, bukan sekadar laporan pertanggungjawaban di atas kertas.

Menurut Anda, apakah wajar sebuah karya yang didanai atau didukung lembaga besar dicurigai sebagai "proyek formalitas"?

Bagikan pendapat dan pengalamanmu di kolom komentar di bawah!

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Siapa Pembuat Film Animasi Merah Putih One For All yang Tuai Kontroversi?

Siapa Pembuat Film Animasi Merah Putih One For All yang Tuai Kontroversi?

Entertainment | Jum'at, 08 Agustus 2025 | 15:05 WIB

Trailer Film Highest 2 Lowest: Denzel Washington Terseret Kasus Penculikan

Trailer Film Highest 2 Lowest: Denzel Washington Terseret Kasus Penculikan

Your Say | Jum'at, 08 Agustus 2025 | 13:25 WIB

7 Fakta Viral Film Kartun Merah Putih One For All Banjir Dikritik, Kalah Jauh dari Jumbo?

7 Fakta Viral Film Kartun Merah Putih One For All Banjir Dikritik, Kalah Jauh dari Jumbo?

Entertainment | Jum'at, 08 Agustus 2025 | 12:10 WIB

Siap-Siap! Anime Made In Abyss Bakal Hadir dalam Film Series Terbaru

Siap-Siap! Anime Made In Abyss Bakal Hadir dalam Film Series Terbaru

Your Say | Jum'at, 08 Agustus 2025 | 11:37 WIB

Sinopsis Film Weapons, Insiden 17 Murid Hilang Mendadak dalam Semalam

Sinopsis Film Weapons, Insiden 17 Murid Hilang Mendadak dalam Semalam

Your Say | Jum'at, 08 Agustus 2025 | 11:33 WIB

Beda Visi, Michael Bay Putuskan Mundur dari Proyek Film Terbaru Will Smith

Beda Visi, Michael Bay Putuskan Mundur dari Proyek Film Terbaru Will Smith

Your Say | Jum'at, 08 Agustus 2025 | 10:30 WIB

Kembali Dibintangi Gerard Butler, Sekuel Film Greenland Rilis Tahun 2026

Kembali Dibintangi Gerard Butler, Sekuel Film Greenland Rilis Tahun 2026

Your Say | Jum'at, 08 Agustus 2025 | 09:36 WIB

Terkini

Mengenal Pendidikan Profesi Arsitek, Bekal Sebelum Terjun ke Dunia Praktik

Mengenal Pendidikan Profesi Arsitek, Bekal Sebelum Terjun ke Dunia Praktik

Lifestyle | Sabtu, 08 Agustus 2026 | 21:35 WIB

IPEKA RUN 2026 Jadikan Olahraga sebagai Bagian dari Pengalaman Belajar Langsung

IPEKA RUN 2026 Jadikan Olahraga sebagai Bagian dari Pengalaman Belajar Langsung

Lifestyle | Sabtu, 08 Agustus 2026 | 21:27 WIB

5 Conditioner untuk Rambut Kering, Bebas Kusut dan Lembut Berkilau

5 Conditioner untuk Rambut Kering, Bebas Kusut dan Lembut Berkilau

Lifestyle | Sabtu, 08 Agustus 2026 | 20:31 WIB

Deretan Mobil Keluarga dengan Kabin Lapang yang Melantai di GIIAS 2026

Deretan Mobil Keluarga dengan Kabin Lapang yang Melantai di GIIAS 2026

Otomotif | Sabtu, 08 Agustus 2026 | 20:15 WIB

Kredit Macet Hantui Industri Pinjol

Kredit Macet Hantui Industri Pinjol

Bisnis | Sabtu, 08 Agustus 2026 | 20:05 WIB

Lestarikan Kuliner Nusantara, Pertamina Bright Gas Cooking Competition Tegal Lahirkan Juara Baru

Lestarikan Kuliner Nusantara, Pertamina Bright Gas Cooking Competition Tegal Lahirkan Juara Baru

Jawa Tengah | Sabtu, 08 Agustus 2026 | 20:00 WIB

Gebrakan Bentor Nazaruddin: Misi 50 Kursi PRI dan Sinyal Barometer Lampung

Gebrakan Bentor Nazaruddin: Misi 50 Kursi PRI dan Sinyal Barometer Lampung

Lampung | Sabtu, 08 Agustus 2026 | 19:57 WIB

Saat Jas Putih Diuji: Selelah-lelahnya Tenaga Kesehatan, Tetap Lebih Melelahkan Jadi Pasien

Saat Jas Putih Diuji: Selelah-lelahnya Tenaga Kesehatan, Tetap Lebih Melelahkan Jadi Pasien

Your Say | Sabtu, 08 Agustus 2026 | 19:23 WIB

Rp17 Triliun Aliran Modal Asing Masuk ke Pinjol RI

Rp17 Triliun Aliran Modal Asing Masuk ke Pinjol RI

Bisnis | Sabtu, 08 Agustus 2026 | 19:05 WIB

Buntut Kasus Komentar Nirempati Pasien BPJS, RS Sardjito Hentikan Praktik dr. Elda Putri Rahard

Buntut Kasus Komentar Nirempati Pasien BPJS, RS Sardjito Hentikan Praktik dr. Elda Putri Rahard

Video | Sabtu, 08 Agustus 2026 | 19:00 WIB

×