- AIA Indonesia menargetkan nasabah beraset tinggi melalui peluncuran produk asuransi jiwa Prestige Pro di Jakarta.
- Produk berbasis mata uang dolar AS ini menawarkan perlindungan jiwa hingga usia 99 tahun.
- Kerja sama AIA dan BCA ini bertujuan memenuhi kebutuhan kompleks terkait perencanaan warisan dan diversifikasi aset.
Suara.com - Perusahaan asuransi dan keuangan AIA Indonesia bidik nasabah segmen high net worth individual (HNW) atau Individu beraset tinggi.
Presiden Direktur AIA Indonesia, Harsya Wardhana Prasetyo mengatakan, berdasarkan Agility Wealth Lengths 2026 Indonesia Report menunjukkan 94 persen responden HNW, telah menyiapkan rencana suksesi, termasuk responden yang masih berada pada usia produktif.
“Seiring perkembangan kebutuhan finansial, nasabah HNW tidak lagi hanya berfokus pada pertumbuhan aset. Perencanaan keuangan juga mulai mencakup keberlanjutan bisnis, kebebasan finansial, perlindungan kekayaan, hingga persiapan masa pensiun," jelas Harsya dalam acara konferensi pers peluncuran Wealth Prestige Protection di Jakarta, belum lama ini.
Oleh karena itu, produk asuransi jiwa Prestige Pro dihadirkan untuk menjawab kebutuhan nasabah yang makin kompleks.
Produk ini direncanakan untuk memberikan perlindungan sekaligus mendukung perencanaan keberlangsungan keluarga, bisnis, dan warisan yang telah dibangun dalam jangka panjang.
Adapun dalam pengembangan Prestige Pro, kerja sama antara BCA dan AIA juga telah memiliki perjalanan panjang. Kedua perusahaan pertama kali menjalin kerja sama bancassurance pada 2006.

"AIA bersama BCA menghadirkan solusi proteksi yang melengkapi perencanaan kekayaan nasabah. Solusi ini juga didukung ekosistem AIA Altitude yang memperkuat peran AIA sebagai mitra yang mendampingi nasabah dan keluarganya dalam mempersiapkan masa depan di setiap tahap kehidupan," bebernya.
Di samping itu, Managing Director of Consumer Banking BCA, Haryanto Budiman mengatakan, nasabah segmen premium membutuhkan diversifikasi aset sehingga produk Prestige Pro dirancang dalam bentuk USD untuk memenuhi kebutuhan tersebut.
Nasabah premium dinilai membutuhkan diversifikasi aset tidak hanya dalam satu mata uang, tetapi juga dalam mata uang lainnya.
"Produk ini memberikan perlindungan jiwa hingga umur 99 tahun, dengan pilihan masa pembayaran premi selama 5 atau 10 tahun dan Uang Pertanggungan mulai dari 150.000 dolar AS. Nasabah dapat memilih antara Plan Prime dan Plan Flex sesuai dengan kebutuhan perlindungan dan rencana finansial keluarga," tandasnya.