Eks Tentara Israel Jalankan Bisnis Vila di Bali? MER-C Desak Pemerintah Bertindak Tegas!

Chandra Iswinarno, Yaumal Asri Adi Hutasuhut

Jum'at, 08 Agustus 2025 | 20:59 WIB
Eks Tentara Israel Jalankan Bisnis Vila di Bali? MER-C Desak Pemerintah Bertindak Tegas!
Mantan tentara Israel Defence Forces (IDF), Shachar Gonen (SG) dan pacarnya [Ist]

Suara.com - Kabar 2 Warga Negara Israel yang diduga merupakan mantan tentara Israel (IDF) menjalankan bisnis vila mewah di Bali memicu reaksi keras.

Medical Emergency Rescue Committee (MER-C) mendesak Pemerintah Indonesia mengambil langkah tegas dengan menangkap keduanya, bukan sekadar mendeportasi, sebagai bentuk pertanggungjawaban atas isu kejahatan kemanusiaan di Gaza.

Ketua Dewan Pembina MER-C, Sarbini Abdul Murad, menyerukan tindakan hukum yang serius apabila informasi mengenai operasional bisnis oleh 2 terduga eks tentara IDF di Bali terbukti benar.

Menurutnya, isu ini harus ditangani dengan pendekatan hukum pidana, bukan sekadar pelanggaran imigrasi.

"Apa bila benar ada anggota IDF mengelola villa langsung, pemerintah harus menahannya, bukan diekstradisi," kata Sarbini saat dihubungi Suara.com, Jumat (8/8/2025).

Sarbini secara eksplisit mengaitkan desakan penangkapan ini dengan konflik yang terjadi di Palestina.

Ia menilai bahwa latar belakang individu yang diduga sebagai mantan anggota militer Israel tidak bisa dipisahkan dari tuduhan kejahatan perang dan pelanggaran hak asasi manusia (HAM).

"Saya harap pemerintah tegas menghukum atas pelanggaran HAM dan melakukan genosida di Gaza, Palestina," tegas Sarbini.

Informasi Lama yang Tak Ditindaklanjuti

baca juga

Lebih lanjut, Sarbini mengungkapkan bahwa informasi mengenai keberadaan dan aktivitas bisnis warga Israel di Indonesia ini sebenarnya bukanlah hal baru.

Ia menyayangkan tidak adanya tindak lanjut yang serius dari pemerintah untuk memverifikasi dan menangani isu sensitif tersebut.

"Sebenarnya sudah agak lama informasi ini beredar, tapi tak di-follow up oleh pemerintah," ungkapnya.

Desakan keras dari MER-C ini merefleksikan posisi politik luar negeri Indonesia yang secara historis tidak memiliki hubungan diplomatik dengan Israel sebagai bentuk solidaritas terhadap perjuangan kemerdekaan Palestina.

Kehadiran warga negara Israel, apalagi yang memiliki latar belakang militer dan terlibat dalam aktivitas bisnis di wilayah Indonesia, selalu menjadi isu yang sangat sensitif dan berpotensi memicu kontroversi publik yang luas.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Eks Tentara Israel (IDF) Jalankan Bisnis Properti di Bali, Kok Bisa Lolos Imigrasi?

Eks Tentara Israel (IDF) Jalankan Bisnis Properti di Bali, Kok Bisa Lolos Imigrasi?

Bisnis | Jum'at, 08 Agustus 2025 | 15:12 WIB

Dua Mantan Tentara Israel Terendus Kelola Bisnis Vila Mewah di Bali, Imigrasi Turun Tangan

Dua Mantan Tentara Israel Terendus Kelola Bisnis Vila Mewah di Bali, Imigrasi Turun Tangan

News | Kamis, 07 Agustus 2025 | 11:51 WIB

6 Fakta Heboh Eks Tentara Israel Diduga Kelola Vila Mewah di Bali, Ini Modusnya Masuk Indonesia

6 Fakta Heboh Eks Tentara Israel Diduga Kelola Vila Mewah di Bali, Ini Modusnya Masuk Indonesia

News | Rabu, 06 Agustus 2025 | 23:01 WIB

Terkini

3  Manajer KDMP-KNMP Meninggal, Amnesty Desak Latsarmil Dihentikan

3 Manajer KDMP-KNMP Meninggal, Amnesty Desak Latsarmil Dihentikan

News | Kamis, 25 Juni 2026 | 22:42 WIB

Gempa Besar Venezuela: Ribuan Orang Hilang Dampaknya Sampai Sejauh 1700 Km

Gempa Besar Venezuela: Ribuan Orang Hilang Dampaknya Sampai Sejauh 1700 Km

News | Kamis, 25 Juni 2026 | 22:41 WIB

Fadli Zon Dorong Cerita Rakyat Jadi Gerakan Nasional, Bukan Sekadar Warisan Budaya

Fadli Zon Dorong Cerita Rakyat Jadi Gerakan Nasional, Bukan Sekadar Warisan Budaya

News | Kamis, 25 Juni 2026 | 21:44 WIB

KPK Cecar Eks Sekjen MPR Maruf Cahyono Soal Bukti-Bukti Gratifikasi Rp17 Miliar

KPK Cecar Eks Sekjen MPR Maruf Cahyono Soal Bukti-Bukti Gratifikasi Rp17 Miliar

News | Kamis, 25 Juni 2026 | 21:44 WIB

Gus Ipul Ajak SP2MI Ambil Peran di Program Sekolah Rakyat

Gus Ipul Ajak SP2MI Ambil Peran di Program Sekolah Rakyat

News | Kamis, 25 Juni 2026 | 21:43 WIB

19 Ribu Anak Garut Putus Sekolah, Bupati 'Todong' ASN hingga Pengusaha Jadi Orang Tua Asuh!

19 Ribu Anak Garut Putus Sekolah, Bupati 'Todong' ASN hingga Pengusaha Jadi Orang Tua Asuh!

News | Kamis, 25 Juni 2026 | 21:28 WIB

Riset Ungkap Skema Hibah dan Pinjaman Lunak Paling Efektif Danai PLTS Komunitas

Riset Ungkap Skema Hibah dan Pinjaman Lunak Paling Efektif Danai PLTS Komunitas

News | Kamis, 25 Juni 2026 | 21:26 WIB

Hari Pelaut Sedunia, Pelindo Dukung Potensi Ekonomi di Selat Malaka

Hari Pelaut Sedunia, Pelindo Dukung Potensi Ekonomi di Selat Malaka

News | Kamis, 25 Juni 2026 | 21:26 WIB

Prabowo Percepat Pengembangan Mobil Nasional hingga Farmasi, Kampus Diminta Kejar Kebutuhan SDM

Prabowo Percepat Pengembangan Mobil Nasional hingga Farmasi, Kampus Diminta Kejar Kebutuhan SDM

News | Kamis, 25 Juni 2026 | 21:18 WIB

Geledah Kantor BKP Sumsel, KPK Temukan Bukti Upaya Ubah Opini WTP Usai Bupati Muara Enim Kena OTT

Geledah Kantor BKP Sumsel, KPK Temukan Bukti Upaya Ubah Opini WTP Usai Bupati Muara Enim Kena OTT

News | Kamis, 25 Juni 2026 | 21:12 WIB