Dampak Serius 'Sound Horeg' di Lumajang, Dokter THT Ungkap Lonjakan Pasien dengan Telinga Berdenging

Dwi Bowo Raharjo Suara.Com
Senin, 11 Agustus 2025 | 10:48 WIB
Dampak Serius 'Sound Horeg' di Lumajang, Dokter THT Ungkap Lonjakan Pasien dengan Telinga Berdenging
Ilustrasi suara dari sound horeg bikin kuping warga sakit. (Instagram)

Suara.com - Fenomena sound horeg yang menggema di berbagai acara karnaval di Lumajang, Jawa Timur, kini menunjukkan dampak serius bagi kesehatan warga.

Seorang dokter spesialis Telinga, Hidung, dan Tenggorokan (THT) mengungkap adanya lonjakan pasien yang signifikan dengan keluhan pada pendengaran.

Kabar ini menjadi sorotan setelah video wawancara dengan dr. Aliyah Hidayati, yang direkam pada Senin (4/8/2025), diunggah oleh akun Instagram @folkkonoha pada Minggu (10/8/2025).

Dalam video tersebut dr. Aliyah Hidayati membenarkan adanya tren kenaikan jumlah pasien THT dalam beberapa bulan terakhir yang diduga kuat sebagai efek dari paparan suara bervolume ekstrem.

"Lonjakan jumlah pasien telinga, hidung, dan tenggorokan (THT) terjadi di RSUD dr Haryoto Kabupaten Lumajang," demikian bunyi keterangan yang menyertai unggahan tersebut.

Menurut dr. Aliyah, mayoritas pasien yang datang melaporkan keluhan yang serupa.

"Mayoritas pasien datang dengan keluhan telinga berdenging. Setelah dilakukan anamnesis, diketahui mereka baru saja menonton atau dilewati iring-iringan sound horeg," ungkapnya.

Yang lebih mengkhawatirkan, dampak dari sound horeg ini tidak hanya dirasakan oleh mereka yang berada di lokasi acara. Menurut dr. Aliyah, banyak juga pasien yang menjadi "korban" padahal hanya berada di sekitar lokasi acara.

Ia mencontohkan, warga yang tinggal di sebelah rumah yang sedang mengadakan acara dengan menyewa sound horeg juga ikut merasakan dampaknya.

Baca Juga: Jadi Korban Sound Horeg Apakah Bisa Minta Ganti Rugi? Ini Penjelasan Hukumnya

"Atau mungkin enggak ikut tapi tetangganya. Misal acara manten, ya tetangganya nyewa, itu biasanya ke saya," jelas dr. Aliyah dalam video tersebut.

Bahaya paparan suara bervolume ekstrem ini ternyata lebih besar bagi mereka yang sudah memiliki riwayat penyakit tertentu.

Getaran dan kebisingan dari sound horeg dapat memicu atau memperparah kondisi yang sudah ada sebelumnya.

"Apalagi yang sebelumnya sudah punya gangguan ya, gangguan keseimbangan, misal vertigo kayak gitu, kena itu (suara horeg), kambuh," tegasnya.

Fenomena ini menjadi pengingat keras akan bahaya polusi suara dan pentingnya kesadaran akan dampak kesehatan dari penggunaan sistem audio bervolume super tinggi dalam acara-acara publik.

Reporter: Maylaffayza Adinda Hollaoena

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Andai Bisa Ganti Pekerjaan, Apa Profesi Paling Pas Buat Kamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Cek Tipe Traveler Macam Apa Kamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Member CORTIS yang Akan Kasih Kamu Cokelat Valentine?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Indonesia Kelas 12 SMA Lengkap dengan Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pilih Satu Warna, Ternyata Ini Kepribadianmu Menurut Psikologi
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 16 Soal Bahasa Indonesia untuk Kelas 9 SMP Beserta Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Cek Chemistry, Kalian Tipe Pasangan Apa dan Cocoknya Kencan di Mana Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Cek Jodoh Motor, Kuda Besi Mana yang Paling Pas Buat Gaya Hidup Lo?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Jika Kamu adalah Mobil, Kepribadianmu seperti Merek Apa?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Love Language Apa yang Paling Menggambarkan Dirimu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Tahu Kalian Tentang Game of Thrones? Ada Karakter Kejutan dari Prekuelnya
Ikuti Kuisnya ➔
×
Zoomed

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

TERKINI