Pegawai BPS Haltim Dibunuh Rekan Kerja, Masih Sempat Menikah hingga Berpura-pura Jadi Korban

Dythia Novianty, Lintang Siltya Utami

Selasa, 12 Agustus 2025 | 10:41 WIB
Pegawai BPS Haltim Dibunuh Rekan Kerja, Masih Sempat Menikah hingga Berpura-pura Jadi Korban
Aditya Hanafi Pembunuh Tiwi BPS Haltim. (Instagram/bpshaltim)

Suara.com - Kasus pembunuhan seorang pegawai BPS Halmahera Timur (Haltim), Maluku Utara, berinisial KLP alias Tiwi (30) belakangan menjadi perbincangan publik di jagat maya.

Kabar Tiwi dibunuh oleh rekan kerjanya sendiri menarik atensi usai viralnya tagar #JusticeForTiwi.

Saat ditelusuri, pemilik akun X @kookismatcha, membuat utas lengkap yang menjelaskan bagaimana kejadian mengerikan yang menimpa pegawai BPS Haltim itu terjadi.

Korban yang diketahui berasal dari Kota Magelang, Jawa Tengah, ditemukan tewas dengan kondisi jasad membusuk di rumah dinasnya di Desa Soagimalaha, Maba, Halmahera Timur pada Rabu (30/7/2025).

Pelaku yang tega merenggut nyawa korban adalah rekan kerjanya di BPS Haltim, seorang pria bernama Aditya Hanafi (27).

Namun hal yang semakin menyulut amarah publik adalah Aditya Hanafi masih bisa tersenyum di hari pernikahannya setelah membunuh Tiwi.

Hanafi sendiri menikah dengan perempuan berinisial AFM, yang merupakan rekan kerja keduanya dan teman satu rumah di rumah dinas bersama Tiwi.

Saat proses rekonstruksi dilakukan pada Jumat (8/8/2025), Hanafi semula mendatangi korban untuk meminjam uang sebesar Rp 30 juta.

Tetapi, korban menolak karena menurut pernyataan sesama rekan kerja di BPS Halmahera Timur yang turut viral di media sosial, Hanafi memiliki masalah dengan keuangan.

baca juga

Setelahnya, pemeriksaan mengungkap bahwa uang pinjaman itu akan digunakan pelaku untuk membayar utang judi online (judol) dan sebagian lagi akan dipakai untuk bermain judi online.

Penolakan yang dilakukan oleh Tiwi membuat Hanafi tak terima dan merencanakan aksi pembunuhan.

Hanafi mengaku memiliki akses ke rumah dinas tersebut berkat kunci yang dimiliki oleh AFM. Penyusupan ke rumah dinas dilakukan pada Kamis (17/7/2025).

Menurut keterangan, Hanafi mengintai gerak-gerik Tiwi di dalam kamar AFM selama dua hari.

Setelah menemukan waktu yang tepat, Hanafi bergerak pada Sabtu (19/7/2025). Pada pukul 05.22 WIT, Hanafi memasuki kamar korban ketika korban tengah pergi ke kamar mandi.

Saat kembali, Hanafi segera menyekap korban dengan cara mengikat kedua tangan dan menutup mulutnya dengan lakban agar tidak berteriak.

Dalam keterangannya, Hanafi hanya meminta agar korban memberikan uang Rp 30 juta yang diminta sebelumnya.

Ia pun berjanji tidak akan menyakiti Tiwi jika tidak melakukan hal di luar kehendaknya. Namun, Tiwi tetap menolak.

Pelaku lantas mengambil ponsel milik korban. Usai memaksa korban untuk memberi tahu kata sandi perangkat, Hanafi berusaha untuk mencari cara memindahkan saldo di rekening korban yang berjumlah Rp 38 juta.

Sebelum melakukan hal tersebut, Hanafi sempat melecehkan korban, kemudian meminta maaf.

Selanjutnya, Hanafi masih berusaha untuk memanfaatkan akses pada ponsel korban guna membuka pinjaman online (pinjol) atas nama korban.

Hanafi akhirnya berhasil melakukan pinjol sebesar Rp 50 juta, sehingga total uang yang diambil sekitar Rp 89 juta.

Usai mendapatkan keinginannya, Hanafi kemudian membekap wajah korban dengan bantal untuk menghilangkan nyawanya.

Saat korban kejang-kejang dan tak lagi bergerak, Hanafi bahkan memastikan tanda-tanda kematian dengan mencari ciri-ciri orang meninggal di internet.

Demi menutupi kejahatannya, Hanafi mengajukan cuti atas nama korban melalui ponsel milik korban pada 21 Juli hingga 25 Juli dengan alasan pulang ke Magelang.

Tak hanya itu, Hanafi juga membalas sejumlah pesan WhatsApp di ponsel korban dan berpura-pura menjadi korban. Semua itu ia lakukan agar seolah-olah korban masih hidup.

Setelahnya, Hanafi pergi ke Ternate untuk melangsungkan pernikahannya dengan AFM pada Minggu (27/7/2025). Ia sempat membawa barang milik korban, seperti ponsel dan pengisi daya.

Namun, benda-benda itu dibuang secara terpisah, di mana kepala charger dibuang ke laut, kabel dibuang dekat Masjid Al-Munawar, dan dua ponsel dibuang ke Danau Ngade.

Mengingat korban tak kunjung muncul setelah masa cuti selesai, salah satu rekan kerja korban akhirnya mendatangi rumah dinas dan menemukan Tiwi sudah tak bernyawa.

Pada 1 Agustus 2025, Hanafi sempat datang ke rumah sakit untuk mengantar jenazah korban. Setelah itu, Hanafi menyerahkan diri ke Polda Maluku Utara pada Selasa (5/8/2025).

Aditya Hanafi kini dijerat Pasal 340 dan/atau Pasal 339 dan Pasal 338 subsider Pasal 351 ayat 3 KUHP dengan ancaman pidana 20 tahun penjara atau maksimal hukuman mati.

Meski kini Hanafi telah ditangkap polisi, namun publik masih mempertanyakan keberadaan AFM.

Padahal menurut salah satu teman sekantor dengan akun Instagram @iinmelon, AFM masih menunjukkan status online ketika dikirimi pesan melalui WhatsApp, tetapi tidak pernah membalasnya.

Saat ditelusuri melalui akun Instagram milik AFM pun, kolom komentarnya dipenuhi oleh permintaan publik yang memintanya untuk angkat bicara. Pasalnya, AFM sempat mangkir ketika dipanggil oleh pihak berwajib.

Publik pun mempertanyakan tentang tindakan sebenarnya yang dilakukan oleh Hanafi terhadap korban.

Meskipun saat rekonstruksi dilakukan Hanafi mengaku membunuh korban dengan cara dibekap, tetapi keterangan pihak polisi menyebutkan bahwa tengkorak pada jenazah korban mengalami keretakan.

Namun, Hanafi tetap bersikeras tidak melakukan tindakan apapun yang menyebabkan retaknya tengkorak korban.

Tak hanya itu, publik juga menyoroti akun Instagram BPS Halmahera Timur yang dinilai masih bungkam hingga saat ini. Diamnya akun resmi tempat di mana korban bekerja tersebut menimbulkan tanda tanya besar bagi publik.

"Ini pihak BPS nggak ada pernyataan apapun?" tulis akun @anti******

"Kok bisa tidak ada ucapan belasungkawa," komentar @riza******

"Masa sih nggak ada ucapan belasungkawa untuk korban? Sedangkan foto-foto korban di kegiatan lain selalu ditampilkan. Bedakan antara memposting informasi pribadi dan bukan. Saya pikir ucapan belasungkawa itu penting," tambah @ms2*****

"Menurut teman kerja Tiwi, pelaku sudah dipecat. Emang cukup, @bps_statistics? Teman saya meninggal loh. Bukan cuma kemalingan. Jasadnya disembunyikan selama 10 hari. Keluarganya bahkan tidak melihat wujudnya sebelum dikuburkan. Ganjarannya apa? Pecat doang? #JusticeForTiwi," sambung @eme****

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

ODGJ Kasus Pembunuhan Dapat Amnesti Presiden Prabowo

ODGJ Kasus Pembunuhan Dapat Amnesti Presiden Prabowo

News | Selasa, 05 Agustus 2025 | 07:23 WIB

Fakta-fakta Kasus Anak Bunuh Ibu Kandung saat Salat di Bengkulu: Ngaku Kesurupan hingga Pelaku ODGJ?

Fakta-fakta Kasus Anak Bunuh Ibu Kandung saat Salat di Bengkulu: Ngaku Kesurupan hingga Pelaku ODGJ?

News | Minggu, 03 Agustus 2025 | 18:47 WIB

Tragedi Maut di Bengkulu: Ibu Dibunuh Anak Saat Shalat Dzuhur, Pelaku Baru 3 Hari Keluar RSJ

Tragedi Maut di Bengkulu: Ibu Dibunuh Anak Saat Shalat Dzuhur, Pelaku Baru 3 Hari Keluar RSJ

News | Minggu, 03 Agustus 2025 | 19:05 WIB

Siswi Paskibra Tewas Dibunuh: Kronologi Hilang, Identitas Pelaku, hingga Motif

Siswi Paskibra Tewas Dibunuh: Kronologi Hilang, Identitas Pelaku, hingga Motif

News | Sabtu, 02 Agustus 2025 | 22:27 WIB

Siswi Paskibra Dibunuh di Madina, Mayatnya Ditemukan Terkubur di Kebun Sawit Tanpa Busana

Siswi Paskibra Dibunuh di Madina, Mayatnya Ditemukan Terkubur di Kebun Sawit Tanpa Busana

News | Sabtu, 02 Agustus 2025 | 22:03 WIB

Pegawai Koperasi Dibunuh Tukang Somai Gara-Gara Utang: Fakta Lengkap yang Bikin Geram

Pegawai Koperasi Dibunuh Tukang Somai Gara-Gara Utang: Fakta Lengkap yang Bikin Geram

News | Jum'at, 01 Agustus 2025 | 20:18 WIB

Terkini

Benjamin Netanyahu Sembunyikan Peringatan UEA Soal Ancaman Serangan Besar Hamas

Benjamin Netanyahu Sembunyikan Peringatan UEA Soal Ancaman Serangan Besar Hamas

News | Sabtu, 26 September 2026 | 11:11 WIB

Karhutla Terus Berulang, APHI Soroti Masalah Tata Kelola Lahan dan Ekonomi Warga

Karhutla Terus Berulang, APHI Soroti Masalah Tata Kelola Lahan dan Ekonomi Warga

Bisnis | Sabtu, 26 September 2026 | 11:10 WIB

Dari Lapas Sukamiskin ke Cibinong, Mengapa Kasus Kamar Mewah Napi Terus Berulang?

Dari Lapas Sukamiskin ke Cibinong, Mengapa Kasus Kamar Mewah Napi Terus Berulang?

News | Sabtu, 26 September 2026 | 11:04 WIB

Undertale Genap 10 Tahun, Dunia Game Legendaris Ini Kembali Hidup Lewat Orkestra

Undertale Genap 10 Tahun, Dunia Game Legendaris Ini Kembali Hidup Lewat Orkestra

Lifestyle | Sabtu, 26 September 2026 | 11:03 WIB

Ulasan Novel Akan Kulintasi Dunia Untukmu: Surat yang Menjembatani Dua Masa

Ulasan Novel Akan Kulintasi Dunia Untukmu: Surat yang Menjembatani Dua Masa

Your Say | Sabtu, 26 September 2026 | 11:00 WIB

Menang Telak atas Singapura, Timnas Indonesia Belum Mampu Geser Malaysia dari Puncak

Menang Telak atas Singapura, Timnas Indonesia Belum Mampu Geser Malaysia dari Puncak

Bola | Sabtu, 26 September 2026 | 10:54 WIB

3 Rekomendasi Sheet Mask Kolagen Sesuai Review, Wajah Kenyal dan Cerah

3 Rekomendasi Sheet Mask Kolagen Sesuai Review, Wajah Kenyal dan Cerah

Lifestyle | Sabtu, 26 September 2026 | 10:51 WIB

Kenapa Mantan Istri Andre Taulany Laporkan Rieke ke MKD DPR? Ini Duduk Perkaranya

Kenapa Mantan Istri Andre Taulany Laporkan Rieke ke MKD DPR? Ini Duduk Perkaranya

Entertainment | Sabtu, 26 September 2026 | 10:44 WIB

Perjalanan Panjang Kasus Heroin Mary Jane Veloso, Kini Bebas Murni Lewat Grasi Marcos

Perjalanan Panjang Kasus Heroin Mary Jane Veloso, Kini Bebas Murni Lewat Grasi Marcos

News | Sabtu, 26 September 2026 | 10:41 WIB

Cara Membersihkan Silikon Karet Tupperware yang Berjamur Hitam, Pakai Sabun hingga Baking Soda

Cara Membersihkan Silikon Karet Tupperware yang Berjamur Hitam, Pakai Sabun hingga Baking Soda

Lifestyle | Sabtu, 26 September 2026 | 10:40 WIB

×