Pilkada Papua Memanas, Muncul Dugaan Pj Gubernur-Kapolda Intervensi PSU, Ada Bukti Rekaman

Bangun Santoso

Selasa, 12 Agustus 2025 | 18:46 WIB
Pilkada Papua Memanas, Muncul Dugaan Pj Gubernur-Kapolda Intervensi PSU, Ada Bukti Rekaman
Aksi demo massa terkait PSU Pilkada Papua di kantor Gubernur Papua di Jalan Soa Siu Dok II Jayapura, Senin (11/8/2025). (Ist)

Suara.com - Suhu politik di Papua memanas setelah Penjabat (Pj) Gubernur Papua Agus Fatoni dan Kapolda Papua Irjen Petrus Patrige Rudolf Renwarin diduga kuat melakukan intervensi dalam Pemungutan Suara Ulang (PSU) Pilkada.

Keduanya dituding mengerahkan jajaran untuk memenangkan pasangan calon nomor urut 2, Matius Fakhiri-Aryoko Alberto Ferdinand Rumaropen.

Tuduhan serius ini datang di tengah persaingan ketat hasil PSU, di mana hasil hitung cepat dari berbagai lembaga survei menunjukkan selisih suara yang sangat tipis antara kedua pasangan calon.

Kepala Biro Umum Sinode GKI Di Tanah Papua, Pdt. Petrus Imoliana, dalam rilis yang diterima Selasa (12/8), menyatakan pihaknya mengantongi sejumlah bukti kuat mengenai keterlibatan keduanya. Menurutnya, praktik intervensi ini dilakukan secara terang-terangan.

“Pertama, Pj Gubernur ditugaskan ke Papua itukan untuk menyelesaikan PSU Papua, bukan untuk menjadi tim sukses salah satu paslon. Dia malah sampai masuk ke masjid dan berceramah bahwa kita harus pilih imam kita,” kata Petrus Imoliana.

Ia juga menyoroti kehadiran Kapolda Papua di Sentani yang dinilai tidak wajar dan merupakan bentuk keberpihakan.

“Yang kedua, yang sudah jelas jelas memihak itu Parcok (partai cokelat), datang Kapolda-nya itu urusan apa Kapoldanya ke Sentani. Sentani itu kabupaten ada bupatinya toh,” ujarnya menambahkan.

Lebih lanjut, Imoliana mengklaim memiliki bukti rekaman video dan suara yang menunjukkan arahan dari Pj Gubernur dan Kapolda kepada jajarannya untuk mendukung paslon nomor 2. Ia juga menuduh anggota kepolisian melakukan intimidasi kepada masyarakat dan terlibat dalam praktik politik uang untuk membeli suara.

Imoliana mencontohkan upaya pengiriman uang tunai senilai Rp2 miliar yang berhasil digagalkan, baik yang diangkut menggunakan pesawat di Kabupaten Mamberamo Raya maupun melalui ambulans di Kabupaten Sarmi. Uang tersebut, menurutnya, ditujukan untuk para penyelenggara PSU.

baca juga

“Sebarnya ke penyelenggara. Karena kalau menipu orang Papua, nggak bisa. Nggak bisa. Orang Papua walaupun makan bete, nggak apa-apa. asal nggak nyolong. Ya, kasih ke penyelenggara,” tegasnya.

Dampak dari dugaan ini, ratusan masyarakat adat dari wilayah Tabi menggeruduk Kantor Gubernur Papua di Jayapura pada Senin (11/8). Mereka menuntut netralitas Aparatur Sipil Negara (ASN) dan Polri dalam proses demokrasi.

Ketua Dewan Adat Sentani, Organes Kaway, dalam orasinya menyuarakan kekhawatiran atas dugaan keberpihakan Pj Gubernur.

“Kami datang dengan damai, tapi suara kami tegas: ASN harus netral, dan Pj Gubernur harus dievaluasi. Demokrasi Papua tidak boleh dikendalikan oleh kepentingan politik,” ujar Kaway.

Massa aksi mengancam akan kembali turun ke jalan jika tuntutan keadilan dan netralitas tidak diindahkan.

“Sudah pasti. Karena kami tidak tega dibodohi di kampung halaman sendiri. Kita lihat situasinya,” kata Imoliana.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

4 Fakta Gempa 6,4 Magnitudo Guncang Papua, Bangunan Rusak hingga 4 Kali Gempa Susulan!

4 Fakta Gempa 6,4 Magnitudo Guncang Papua, Bangunan Rusak hingga 4 Kali Gempa Susulan!

News | Selasa, 12 Agustus 2025 | 18:35 WIB

Pastikan Lokasi Pusat Pemerintahan Provinsi Papua Pegunungan, Mendagri Kunjungi Wamena

Pastikan Lokasi Pusat Pemerintahan Provinsi Papua Pegunungan, Mendagri Kunjungi Wamena

News | Selasa, 12 Agustus 2025 | 15:28 WIB

Warga Kesulitan Air Bersih, Shandy Purnamasari dan Bidan Wike Bangun Sumur Pertama di Papua Selatan

Warga Kesulitan Air Bersih, Shandy Purnamasari dan Bidan Wike Bangun Sumur Pertama di Papua Selatan

Lifestyle | Selasa, 12 Agustus 2025 | 14:19 WIB

Tak Punya Laptop, Gadis Papua Ini Tuntaskan Skripsi Lewat Layar HP

Tak Punya Laptop, Gadis Papua Ini Tuntaskan Skripsi Lewat Layar HP

News | Senin, 11 Agustus 2025 | 23:38 WIB

Hendak Disantap Siswa, Program Makan Bergizi Gratis Prabowo di Papua Ada Belatung

Hendak Disantap Siswa, Program Makan Bergizi Gratis Prabowo di Papua Ada Belatung

Bisnis | Senin, 11 Agustus 2025 | 12:56 WIB

PDIP Wanti-wanti Hasil PSU Pilkada Papua Tak Diubah: Jangan Ada Intervensi!

PDIP Wanti-wanti Hasil PSU Pilkada Papua Tak Diubah: Jangan Ada Intervensi!

News | Jum'at, 08 Agustus 2025 | 15:02 WIB

Sebut Mari-Yo Unggul di PSU Pilgub Papua, Sekjen Demokrat: Kami Bersyukur Atas Kemenangan Ini

Sebut Mari-Yo Unggul di PSU Pilgub Papua, Sekjen Demokrat: Kami Bersyukur Atas Kemenangan Ini

News | Jum'at, 08 Agustus 2025 | 06:01 WIB

Terkini

Skema Biaya Haji 2027 Diusulkan 52:48, Berapa yang Harus Dibayar Jemaah?

Skema Biaya Haji 2027 Diusulkan 52:48, Berapa yang Harus Dibayar Jemaah?

News | Rabu, 30 September 2026 | 07:10 WIB

4 Shio yang Diprediksi Beruntung Urusan Pekerjaan dan Keuangan 30 September 2026

4 Shio yang Diprediksi Beruntung Urusan Pekerjaan dan Keuangan 30 September 2026

Lifestyle | Rabu, 30 September 2026 | 07:09 WIB

Perang Modern Butuh Teknologi, Bukan Komcad! Pemerintah Salah Arah dan Boros Anggaran

Perang Modern Butuh Teknologi, Bukan Komcad! Pemerintah Salah Arah dan Boros Anggaran

News | Rabu, 30 September 2026 | 07:00 WIB

Sebulan Lebih Pascagempa, 23.578 Warga NTT Masih Mengungsi

Sebulan Lebih Pascagempa, 23.578 Warga NTT Masih Mengungsi

Foto | Rabu, 30 September 2026 | 07:00 WIB

5 Tips Feng Shui untuk Menarik Kekayaan dan Kemakmuran, Bisa Dicoba di Rumah

5 Tips Feng Shui untuk Menarik Kekayaan dan Kemakmuran, Bisa Dicoba di Rumah

Lifestyle | Rabu, 30 September 2026 | 06:44 WIB

Lansia Tembus 34 Juta Jiwa! Pelayanan Sosial Perlu Diubah, Jangan Cuma Jadi Objek Bansos

Lansia Tembus 34 Juta Jiwa! Pelayanan Sosial Perlu Diubah, Jangan Cuma Jadi Objek Bansos

News | Rabu, 30 September 2026 | 06:00 WIB

Leo/Daniel Raih Emas Ganda Putra Asian Games 2026

Leo/Daniel Raih Emas Ganda Putra Asian Games 2026

Foto | Rabu, 30 September 2026 | 06:00 WIB

KAI Pastikan Masinis Tak Sendirian Hadapi Proses Hukum Insiden Bekasi

KAI Pastikan Masinis Tak Sendirian Hadapi Proses Hukum Insiden Bekasi

Foto | Rabu, 30 September 2026 | 05:00 WIB

16 Korporasi Disidik Kasus Karhutla Sumsel, Mengapa Identitasnya Belum Dibuka ke Publik?

16 Korporasi Disidik Kasus Karhutla Sumsel, Mengapa Identitasnya Belum Dibuka ke Publik?

Sumsel | Selasa, 29 September 2026 | 23:02 WIB

Diduga Bakar Rumah Orang Tua, Perempuan 23 Tahun Diamankan Polisi

Diduga Bakar Rumah Orang Tua, Perempuan 23 Tahun Diamankan Polisi

Jabar | Selasa, 29 September 2026 | 23:02 WIB

×