PDIP di Luar Kabinet? 5 Poin Kunci Sikap Penyeimbang Era Prabowo-Gibran

Andi Ahmad S

Selasa, 12 Agustus 2025 | 21:07 WIB
PDIP di Luar Kabinet? 5 Poin Kunci Sikap Penyeimbang Era Prabowo-Gibran
Presiden RI Prabowo Subianto dan Wapres Gibran Rakabuming Raka di Pangkalan TNI AU Halim Perdana Kusuma. (Suara.com/Novian)

Suara.com - Babak baru politik Indonesia resmi dimulai. Dengan PDI Perjuangan secara tegas menyatakan berada di luar kabinet Prabowo Subianto-Gibran Rakabuming Raka, banyak yang bertanya, jadi, apa peran mereka sekarang? Oposisi?

Tunggu dulu. Ketua DPP PDIP Puan Maharani memperkenalkan istilah "penyeimbang". Ini bukan sekadar nama, tapi sebuah strategi politik dengan aturan mainnya sendiri.

Biar enggak bingung, ini dia 5 poin kunci untuk memahami apa arti sebenarnya dari sikap 'penyeimbang' PDIP yang akan mewarnai 5 tahun ke depan.

1. Istilah Resmi: 'Penyeimbang', Bukan Oposisi

Hal pertama dan paling mendasar: lupakan sejenak kata "oposisi". PDIP secara sadar memilih istilah "penyeimbang". Menurut Puan Maharani, ini adalah posisi yang diambil sesuai arahan Ketua Umum Megawati Soekarnoputri.

Posisi ini menempatkan PDIP sebagai kekuatan di luar pemerintah yang tidak bertujuan menjatuhkan, melainkan menjaga agar jalannya pemerintahan tetap lurus dan seimbang.

2. Lampu Hijau untuk Program Pro-Rakyat

Menjadi penyeimbang bukan berarti menolak semua kebijakan pemerintah. Puan menegaskan, PDIP akan memberikan dukungan penuh untuk setiap program yang jelas-jelas berpihak pada kepentingan rakyat.

"Kami mendukung semua kebijakan yang dilakukan oleh pemerintahan Presiden Prabowo Subianto dalam menjalankan semua program yang untuk kepentingan rakyat Indonesia," kata Puan di Kompleks Parlemen, Senin (11/8/2025) dilansir dari Antara.

baca juga

Jadi, jika ada kebijakan soal kesehatan, pendidikan, atau ekonomi kerakyatan yang bagus, PDIP siap berdiri di belakang pemerintah.

3. Siap 'Bersuara Lantang' Jika Kebijakan Melenceng

Inilah sisi "galak" dari peran penyeimbang. Dukungan PDIP tidak gratis. Puan memberi peringatan keras bahwa partainya tidak akan tinggal diam jika ada kebijakan yang dianggap tidak pro-rakyat atau melenceng dari konstitusi.

Ketua DPP PDIP, Puan Maharani saat ditemui pada Rabu (30/7/2025) (suara.com/Putu Yonata Udawananda)
Ketua DPP PDIP, Puan Maharani saat ditemui pada Rabu (30/7/2025) (suara.com/Putu Yonata Udawananda)

"Namun kami juga akan bersuara lantang jika kemudian program-program itu tidak untuk kepentingan rakyat banyak," tegasnya. Kritik keras dan vokal akan menjadi senjata utama mereka untuk memastikan pemerintah "tidak belok-belok".

4. Penegasan Posisi: Di Luar Kabinet, Tanpa Kompromi

Sikap ini bukan sekadar retorika. Puan mengonfirmasi bahwa sebagai bukti keseriusan berada di luar pemerintahan, tidak ada satupun kader PDIP yang akan masuk atau menerima tawaran kursi di Kabinet Merah Putih.

"Dan sampai saat ini tidak ada orang di dalam atau kader PDI Perjuangan yang masuk dalam kabinet," ucap Puan. Ini adalah garis demarkasi yang jelas untuk membedakan posisi mereka dengan partai-partai lain yang berada di dalam koalisi pemerintahan.

5. Landasan Politik: Amanat Kongres dan Sistem Presidensial

Sikap PDIP ini bukan keputusan mendadak. Ini adalah amanat dari Kongres ke-6 PDIP di Bali, di mana Megawati pertama kali menggariskan peran partai. Selain itu, Puan juga memberikan "kuliah singkat" tentang sistem politik Indonesia.

"Dalam pemerintahan presidensial itu tidak ada yang namanya koalisi dan oposisi, coba dibaca dulu aturannya," katanya. Menurutnya, yang ada hanyalah posisi "di dalam" atau "di luar" pemerintahan. PDIP memilih yang kedua, dengan peran aktif sebagai penyeimbang, bukan sebagai musuh. [Antara].

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Puan Maharani: PDIP di Luar Pemerintah, Siap Bersuara Lantang Jika Kebijakan Prabowo Tak Pro-Rakyat

Puan Maharani: PDIP di Luar Pemerintah, Siap Bersuara Lantang Jika Kebijakan Prabowo Tak Pro-Rakyat

News | Selasa, 12 Agustus 2025 | 20:50 WIB

CEK FAKTA: Klaim Gibran Sebut Janji 19 Juta Lapangan Kerja Dipelintir Media, Benarkah?

CEK FAKTA: Klaim Gibran Sebut Janji 19 Juta Lapangan Kerja Dipelintir Media, Benarkah?

News | Selasa, 12 Agustus 2025 | 20:38 WIB

Prabowo Instruksikan Pangkas Birokrasi: Dana Desa dan Makan Gratis Jadi Prioritas

Prabowo Instruksikan Pangkas Birokrasi: Dana Desa dan Makan Gratis Jadi Prioritas

News | Selasa, 12 Agustus 2025 | 20:34 WIB

Bongkar 5 Fakta di Balik Momen Viral Gibran 'Cuekin' Bahlil

Bongkar 5 Fakta di Balik Momen Viral Gibran 'Cuekin' Bahlil

News | Selasa, 12 Agustus 2025 | 20:17 WIB

Gibran Tunjukkan Kedekatan Dengan AHY di Video TikTok, Warganet : Hati-hati Mas Wapres

Gibran Tunjukkan Kedekatan Dengan AHY di Video TikTok, Warganet : Hati-hati Mas Wapres

News | Selasa, 12 Agustus 2025 | 17:45 WIB

Terkini

Pemerintah Masih Pelajari Mekanisme Refund untuk Konsumen Beras Fortifikasi

Pemerintah Masih Pelajari Mekanisme Refund untuk Konsumen Beras Fortifikasi

Bisnis | Rabu, 12 Agustus 2026 | 15:26 WIB

BTN Gandeng Universitas Negeri Semarang Hadirkan KTM Co-Branding untuk 12.000 Mahasiswa Baru

BTN Gandeng Universitas Negeri Semarang Hadirkan KTM Co-Branding untuk 12.000 Mahasiswa Baru

News | Rabu, 12 Agustus 2026 | 15:25 WIB

Bunga PNM Mekaar Dipangkas dari 20% Jadi 8%, Berlaku September 2026

Bunga PNM Mekaar Dipangkas dari 20% Jadi 8%, Berlaku September 2026

Bisnis | Rabu, 12 Agustus 2026 | 15:23 WIB

Negosiasi dengan AS Masih Berlangsung, Indonesia Minta Tarif Lebih Kecil

Negosiasi dengan AS Masih Berlangsung, Indonesia Minta Tarif Lebih Kecil

Bisnis | Rabu, 12 Agustus 2026 | 15:20 WIB

Massa Geruduk Rumah MC yang Kasih Tantangan Hafalan Surah Ad-Dhuha Berhadiah Miras

Massa Geruduk Rumah MC yang Kasih Tantangan Hafalan Surah Ad-Dhuha Berhadiah Miras

News | Rabu, 12 Agustus 2026 | 15:16 WIB

Kita Bertengkar dengan Sesama, Padahal yang Harus Ditagih adalah Negara

Kita Bertengkar dengan Sesama, Padahal yang Harus Ditagih adalah Negara

Your Say | Rabu, 12 Agustus 2026 | 15:15 WIB

10 Cara Mengatasi Flek Hitam Melasma akibat Efek Samping KB

10 Cara Mengatasi Flek Hitam Melasma akibat Efek Samping KB

Lifestyle | Rabu, 12 Agustus 2026 | 15:15 WIB

Bagaimana Ocean Calculator Menghitung Manfaat Laut yang Selama Ini Sulit Terlihat?

Bagaimana Ocean Calculator Menghitung Manfaat Laut yang Selama Ini Sulit Terlihat?

News | Rabu, 12 Agustus 2026 | 15:15 WIB

Bagaimana AI Dapat Membantu dalam Memetakan Hutan Dunia?

Bagaimana AI Dapat Membantu dalam Memetakan Hutan Dunia?

News | Rabu, 12 Agustus 2026 | 15:13 WIB

5 Sepatu Lari Asics Terbaik untuk Race Day, Nyaman Dipakai Maraton hingga Garis Finis

5 Sepatu Lari Asics Terbaik untuk Race Day, Nyaman Dipakai Maraton hingga Garis Finis

Lifestyle | Rabu, 12 Agustus 2026 | 15:13 WIB

×