Nongol di IG Dedi Mulyadi, Walikota Cirebon Sebut Kenaikan PBB 1000 Persen Bukan Keputusannya

Yohanes Endra, Rena Pangesti

Jum'at, 15 Agustus 2025 | 06:45 WIB
Nongol di IG Dedi Mulyadi, Walikota Cirebon Sebut Kenaikan PBB 1000 Persen Bukan Keputusannya
Wali Kota Cirebon, Effendi Edo. (Instagram)

Suara.com - Polemik kenaikan Pajak Bumi Bangunan (PBB) di Kota Cirebon yang mencapai 1000 persen, akhirnya mendapat klarifikasi dari Walikota Cirebon, Effendi Edo. Ia secara tegas menepis bahwa kebijakan tersebut adalah buah pemikirannya.

Menurut Effendi, keputusan kontroversial itu dibuat jauh sebelum dirinya resmi menjabat sebagai orang nomor satu di Kota Cirebon.

Klarifikasi ini muncul saat politisi Dedi Mulyadi menanyakan asal-usul kebijakan yang tengah ramai diperbincangkan di media sosial tersebut.

"Menyangkut yang rame di media sosial hari ini, kenaikan pajak bumi bangunan Kota Cirebon 1000 persen. Gimana Pak Wali?" tanya Dedi Mulyadi di Instagramnya pada Kamis, 14 Agustus 2025.

Dedi Mulyadi kemudian menelusuri kapan tepatnya kebijakan tersebut dibuat untuk mencari titik terang polemik. "Keputusan 1000 persen itu kapan?" cecar Gubernur Jawa Barat tersebut.

Effendi Edo tanpa ragu menjawab bahwa surat keputusan tersebut terbit di 2024, di mana ia belum memegang tampuk kepemimpinan.

"Keputusan 1000 persen itu di tahun 2024," jawab Effendi.

Ia lantas menyebut bahwa kebijakan tersebut merupakan warisan dari pejabat walikota sebelumnya. "Saat pejabat Walikota Cirebon terdahulu," tambahnya.

Untuk memperjelas posisinya, Dedi Mulyadi kembali memastikan bahwa Effendi Edo sama sekali tidak terlibat dalam pengambilan keputusan tersebut. Sang politisi pun dengan sigap mengonfirmasi bahwa dirinya belum menjabat kala itu.

baca juga

"Belum Pak Wali menjabat?" tanya Dedi.

"Belum, saya belum menjabat," sahut Effendi.

Dengan klarifikasi tersebut, Effendi Edo menegaskan bahwa dirinya tidak pernah menaikkan tarif PBB. Ia justru kini tengah berupaya mengevaluasi kebijakan dari pendahulunya tersebut agar tidak memberatkan warga Cirebon.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Disebut Mulyono Jilid 2, Dedi Mulyadi Santai: Tunggu Jadi 'Kang Duda Merajalela'

Disebut Mulyono Jilid 2, Dedi Mulyadi Santai: Tunggu Jadi 'Kang Duda Merajalela'

News | Kamis, 14 Agustus 2025 | 21:27 WIB

Seberapa Kaya Wali Kota Cirebon Effendi Edo? Kena Sasaran karena PBB Naik 1000 Persen

Seberapa Kaya Wali Kota Cirebon Effendi Edo? Kena Sasaran karena PBB Naik 1000 Persen

News | Kamis, 14 Agustus 2025 | 20:00 WIB

Profil Effendi Edo, Benarkah Wali Kota Cirebon Naikkan PBB 1.000 Persen?

Profil Effendi Edo, Benarkah Wali Kota Cirebon Naikkan PBB 1.000 Persen?

Lifestyle | Kamis, 14 Agustus 2025 | 19:45 WIB

Kekayaan Effendi Edo Wali Kota Cirebon, Dituding Naikkan PBB 1.000 Persen

Kekayaan Effendi Edo Wali Kota Cirebon, Dituding Naikkan PBB 1.000 Persen

Lifestyle | Kamis, 14 Agustus 2025 | 18:53 WIB

Beda Nasib! Warga Pati dan Cirebon Dihajar Pajak Gila-gilaan, Jakarta Malah Obral Diskon PBB

Beda Nasib! Warga Pati dan Cirebon Dihajar Pajak Gila-gilaan, Jakarta Malah Obral Diskon PBB

News | Kamis, 14 Agustus 2025 | 18:29 WIB

Terkini

Taruna Akmil akan Dampingi Siswa Sekolah Rakyat Belajar Mandiri di Asrama Selama 5 Hari

Taruna Akmil akan Dampingi Siswa Sekolah Rakyat Belajar Mandiri di Asrama Selama 5 Hari

News | Senin, 29 Juni 2026 | 23:37 WIB

Tak Lagi 'Macan Ompong', RUU HAM Beri Komnas HAM Kewenangan Penyidikan

Tak Lagi 'Macan Ompong', RUU HAM Beri Komnas HAM Kewenangan Penyidikan

News | Senin, 29 Juni 2026 | 21:35 WIB

Menuju Kota Global, Jakarta Kejar Target Bebas Buang Air Sembarangan

Menuju Kota Global, Jakarta Kejar Target Bebas Buang Air Sembarangan

News | Senin, 29 Juni 2026 | 20:44 WIB

Jangan Terkecoh! Pendakian Gunung Merapi Masih Ditutup, Abaikan Ajakan di Medsos

Jangan Terkecoh! Pendakian Gunung Merapi Masih Ditutup, Abaikan Ajakan di Medsos

News | Senin, 29 Juni 2026 | 20:41 WIB

Jadi Otak Penyekapan, Bos Percetakan di Senen Perintahkan Anak Buah Pasung Kaki Korban

Jadi Otak Penyekapan, Bos Percetakan di Senen Perintahkan Anak Buah Pasung Kaki Korban

News | Senin, 29 Juni 2026 | 20:22 WIB

Bertemu Dony Oskaria, KPK Minta Pejabat BUMN Bandel Tak Lapor LHKPN Disanksi

Bertemu Dony Oskaria, KPK Minta Pejabat BUMN Bandel Tak Lapor LHKPN Disanksi

News | Senin, 29 Juni 2026 | 19:43 WIB

Gelar Budaya Jokowi Disorot, Dinilai Jadi 'Senjata' Politik Incar Masyarakat Paternalistik

Gelar Budaya Jokowi Disorot, Dinilai Jadi 'Senjata' Politik Incar Masyarakat Paternalistik

News | Senin, 29 Juni 2026 | 19:36 WIB

Satu Tahun Menuju 5 Abad, Apakah Jakarta Sudah Layak Kota Global?

Satu Tahun Menuju 5 Abad, Apakah Jakarta Sudah Layak Kota Global?

News | Senin, 29 Juni 2026 | 19:24 WIB

Sekjen Golkar: Pasar Tak akan Goyang Hanya Karena Gaya Pidato Prabowo

Sekjen Golkar: Pasar Tak akan Goyang Hanya Karena Gaya Pidato Prabowo

News | Senin, 29 Juni 2026 | 19:10 WIB

Rp1,1 Triliun Anggaran Pendidikan Jakarta Tak Terserap, DPRD: Harusnya Bisa untuk Sekolah Gratis

Rp1,1 Triliun Anggaran Pendidikan Jakarta Tak Terserap, DPRD: Harusnya Bisa untuk Sekolah Gratis

News | Senin, 29 Juni 2026 | 19:04 WIB

×