Keluarga Pasien Klarifikasi Usai Intimidasi Dokter di RSUD Sekayu, Dokter Tetap Tempuh Jalur Hukum

Sumarni

Jum'at, 15 Agustus 2025 | 09:08 WIB
Keluarga Pasien Klarifikasi Usai Intimidasi Dokter di RSUD Sekayu, Dokter Tetap Tempuh Jalur Hukum
Klarifikasi keluarga pasien usai intimidasi dokter di RSUD Sekayu (TikTok/pesonamuba)

Suara.com - Keluarga pasien di RSUD Sekayu yang mengintimidasi hingga memaksa dokter membuka masker akhirnya memberikan klarifikasi.

Ia menjelaskan bahwa mulanya sang ibu dirujuk ke rumah sakit tersebut usai mengidap diabetes komplikasi.

Sempat tidak sadar saat dibawa, ibu tersebut akhirnya sadar usai mendapat perawatan di RSUD Sekayu.

Lalu pada hari Sabtu, pasien tersebut disuruh menunggu dokter usai diambil sampel dahak untuk dilakukan pemeriksaan.

Pihak keluarga pasien sengaja mengambil pelayanan VIP agar sang ibu bisa cepat ditangani. Namun mereka mulai emosi saat harus disuruh menunggu hingga hari Selasa.

“Setelah itu hari Sabtu, disuruh lah menunggu dokter. Kita kan di sini mengambil pelayanan umum kita berharap mendapat pelayanan maksimal,” kata keluarga pasien dikutip dari akun @pesonamuba pada Kamis, 14 Agustus 2025.

Keluarga pasien itu menilai bahwa pelayanan VIP yang diterimanya justru tak ada bedanya dengan pasien BPJS.

“Kalau kita disuruh menunggu, kita disuruh ngecek tapi dokter hari Sabtu-Minggu-nya libur. Seninnya enggak ada, hari Selasanya baru ada, apa bedanya BPJS dan umum?’ ujarnya.

baca juga

“Ini kasihan yang BPJS, kita saja yang umum diperlakukan seperti ini,” lanjutnya.

Baru lah pada hari Selasa, Dokter Syahpri datang untuk memeriksa kondisi pasien. Saat itu keluarga pasien mengaku sudah emosi saat dokter menyuruhnya untuk sabar menunggu hasil pemeriksaan.

Viral dokter diintimidasi dan dipaksa buka masker di depan pasien TBC (Instagram/perawat_peduli_palembang)
Viral dokter diintimidasi dan dipaksa buka masker di depan pasien TBC (Instagram/perawat_peduli_palembang)

“Di situ Pak Syahpri bilang ke saya, kamu harus sabar. Saya kan di situ marah, kenapa saya disuruh sabar?” tuturnya.

Mengaku emosi, keluarga pasien itu lalu mengaku menyuruh dokter untuk membuka masker. Hal itu dilakukan karena ia ingin mengetahui identitas dokter tersebut.

Saat memaki dokter dan melakukan intimidasi, keluarga pasien sengaja merekam video karena khawatir videonya tersebar dan tidak terekam secara utuh.

“Di situ saya langsung ngambil video, saya takut terjadi hal semacam ini. Takut terjadi terus viral, takutnya nanti sepenggal video yang didapat dari pihak Pak Syahpri,” paparnya.

Setelah itu pihak keluarga pasien tersebut meminta maaf, namun Dokter Syahpri sudah menyerahkan kasus tersebut kepada pihak kepolisian.

Kesaksian Dokter Syahpri

Dokter Syahpri mengatakan bahwa pihak keluarga pasien bersikeras tidak ingin menunggu lama hasil dari pemeriksaan yang dilakukan.

Padahal, dokter sudah menjelaskan bahwa salah satu pemeriksaan yang harus dilakukan terhadap pasien TBC adalah melalui dahak dan prosesnya membutuhkan waktu.

“Dia tuh bingung kok hanya nunggu dahak saja? Karena ya memang itu diagnosis pastinya,” kata Dokter Syahpri.

Meskipun dokter mengatakan ada beberapa teknik pemeriksaan lainnya, namun karena beberapa alasan maka pemeriksaan dahak dinilai paling tepat.

“Memang ada teknik lainnya, dari darah bisa tapi jauh kita kirim ke Jakarta dan itu butuh waktu lebih lama. Kemudian ada mantoux tes, biasanya untuk usia bayi atau anak sekitar 5 tahun. Bisa untuk dewasa tapi tidak dianjurkan karena tidak akurat hasilnya,” jelasnya.

“Dahak itu lah yang diagnosis pasti,” katanya menyambung.

Meski sudah dijelaskan bahwa proses tersebut memerlukan waktu yang cukup lama, namun keluarga pasien tidak menerima penjelasan sang dokter.

“Jadi memang harus menunggu, dia tuh tidak mau menunggu. Dia marah-marah segala macam, saya jelaskan tetap mental,” katanya.

Karena intimidasi yang dilakukan keluarga pasien, Dokter Syahri akhirnya memutuskan melaporkan ke polisi.

Dokter Sub Spesialis Ginjal dan Hipertensi itu didampingi oleh Ikatan Dokter Indonesia (IDI) dan juga mendapatkan dukungan dari Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin.

“Jadi ada pengancaman verbal, dan ada terakhir bilang ‘kalau masih mau hidup pulang saja’ berarti kan ada ancaman,” ujarnya.

Saat ini laporan yang dibuat Dokter Syahpri terhadap keluarga pasian tersebut sudah diterima dan diproses pihak berwajib.

Kontributor : Rizka Utami

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Viral Tamu Hotel Indonesia Pekalongan Diusir karena Tolak Biaya Tambahan

Viral Tamu Hotel Indonesia Pekalongan Diusir karena Tolak Biaya Tambahan

News | Jum'at, 15 Agustus 2025 | 05:30 WIB

Nikah Dirayakan se-Pati, 5 Fakta Kocak Pengantin yang Foto Berlatar Demo Lengserkan Bupati Sudewo

Nikah Dirayakan se-Pati, 5 Fakta Kocak Pengantin yang Foto Berlatar Demo Lengserkan Bupati Sudewo

News | Kamis, 14 Agustus 2025 | 19:39 WIB

Cinta Bersemi di Panggung Tuntutan Mundur Bupati Pati Sudewo, Foto Nikah Ini Jadi Tamparan Elegan

Cinta Bersemi di Panggung Tuntutan Mundur Bupati Pati Sudewo, Foto Nikah Ini Jadi Tamparan Elegan

News | Kamis, 14 Agustus 2025 | 18:57 WIB

Profil dan Pendidikan Dokter Syahpri: Dipaksa Buka Masker oleh Keluarga Pasien TBC

Profil dan Pendidikan Dokter Syahpri: Dipaksa Buka Masker oleh Keluarga Pasien TBC

Lifestyle | Kamis, 14 Agustus 2025 | 18:37 WIB

Heboh Ritual Pria Berpeci Amankan Demo Bupati Pati: Dukun Gak Mempan, Suara Rakyat Lebih Dahsyat!

Heboh Ritual Pria Berpeci Amankan Demo Bupati Pati: Dukun Gak Mempan, Suara Rakyat Lebih Dahsyat!

News | Kamis, 14 Agustus 2025 | 18:12 WIB

Penantian Enam Tahun Berakhir, Warga Desa Mernek Gelar Syukuran di Atas Jalan Mulus

Penantian Enam Tahun Berakhir, Warga Desa Mernek Gelar Syukuran di Atas Jalan Mulus

News | Kamis, 14 Agustus 2025 | 16:33 WIB

Terkini

Fakta Baru Kasus Bupati Kuansing, KPK Ungkap Dugaan Uang dari Pelepasan Hutan

Fakta Baru Kasus Bupati Kuansing, KPK Ungkap Dugaan Uang dari Pelepasan Hutan

News | Rabu, 01 Juli 2026 | 17:54 WIB

Panik Dipantau KPK, Bupati Kuansing Jual Land Cruiser ke Showroom Milik Suwito

Panik Dipantau KPK, Bupati Kuansing Jual Land Cruiser ke Showroom Milik Suwito

News | Rabu, 01 Juli 2026 | 17:50 WIB

Akal Bulus Maling Motor di PIK 2: Tukar Pelat Sesuai Kartu Parkir Dashboard Biar Lolos Keluar

Akal Bulus Maling Motor di PIK 2: Tukar Pelat Sesuai Kartu Parkir Dashboard Biar Lolos Keluar

News | Rabu, 01 Juli 2026 | 17:50 WIB

Alasan Polisi Tak Izinkan Massa Demo BEM UI Lewati Jalan Trunojoyo di Hari Bhayangkara

Alasan Polisi Tak Izinkan Massa Demo BEM UI Lewati Jalan Trunojoyo di Hari Bhayangkara

News | Rabu, 01 Juli 2026 | 17:35 WIB

Bupati Kuansing Minta Land Cruiser, Mobil Dibeli Kredit dengan Cicilan Rp46 Juta Per Bulan

Bupati Kuansing Minta Land Cruiser, Mobil Dibeli Kredit dengan Cicilan Rp46 Juta Per Bulan

News | Rabu, 01 Juli 2026 | 17:27 WIB

AS dan Iran Saling Klaim di Tengah Perang, Gencatan Senjata 60 Hari Gagal Total?

AS dan Iran Saling Klaim di Tengah Perang, Gencatan Senjata 60 Hari Gagal Total?

News | Rabu, 01 Juli 2026 | 17:24 WIB

Waspada! Kebijakan B50 Bisa Picu Krisis Minyak Goreng dan Bencana Lingkungan Akibat Sawit

Waspada! Kebijakan B50 Bisa Picu Krisis Minyak Goreng dan Bencana Lingkungan Akibat Sawit

News | Rabu, 01 Juli 2026 | 17:21 WIB

Waspada El Nino hingga 2027, Megawati Keluarkan Instruksi 'Siaga Satu' Pangan dan Air

Waspada El Nino hingga 2027, Megawati Keluarkan Instruksi 'Siaga Satu' Pangan dan Air

News | Rabu, 01 Juli 2026 | 17:19 WIB

Dilarang Dekat Mabes, BEM UI Beberkan Rapor Merah 602 Kasus Kekerasan Polri di Depan Gedung ASEAN

Dilarang Dekat Mabes, BEM UI Beberkan Rapor Merah 602 Kasus Kekerasan Polri di Depan Gedung ASEAN

News | Rabu, 01 Juli 2026 | 17:10 WIB

Presiden Belarus Tiba di Jakarta, Disambut Menhan Sjafrie Sjamsoeddin

Presiden Belarus Tiba di Jakarta, Disambut Menhan Sjafrie Sjamsoeddin

News | Rabu, 01 Juli 2026 | 17:04 WIB

×