Legislator PDIP Sebut Indonesia Belum Merdeka dari Kesenjangan dan Ketidakadilan Sosial

Dwi Bowo Raharjo, Bagaskara Isdiansyah

Jum'at, 15 Agustus 2025 | 09:56 WIB
Legislator PDIP Sebut Indonesia Belum Merdeka dari Kesenjangan dan Ketidakadilan Sosial
Anggota Komisi II DPR RI dari Fraksi PDI Perjuangan, Aria Bima. (Suara.com/Bagaskara)

Suara.com - Anggota Komisi II DPR RI dari Fraksi PDI Perjuangan, Aria Bima, memberikan pandangan tajamnya menjelang peringatan 80 tahun kemerdekaan Indonesia.

Menurutnya, meski telah delapan dekade merdeka, bangsa ini masih menghadapi pekerjaan rumah besar di sektor ekonomi dan keadilan sosial.

Aria Bima menyoroti kesenjangan pembangunan yang masih menganga antara Pulau Jawa dengan daerah-daerah lain seperti Papua, Maluku, Aceh, dan Kalimantan.

"Kalau saya lebih pada sektor ekonomi dan soal keadilan sosial. Soal bagaimana kesenjangan antar daerah, yang di Papua, di Maluku, di Aceh, dengan di Jawa yang seperti ini," kata Aria Bima di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Jumat (15/8/2025).

Ia memberikan gambaran nyata tentang kondisi infrastruktur di luar Jawa yang masih tertinggal.

"Di Kalimantan yang jalannya masih belekuk, masih belum beraspal, yang masih harus berhari-hari untuk tempuh perjalanan," tambahnya.

Bagi politisi senior PDIP ini, esensi kemerdekaan saat ini adalah perjuangan untuk mewujudkan keadilan sosial bagi seluruh rakyat.

Ia menekankan bahwa kenikmatan pembangunan tidak seharusnya hanya terpusat di Jawa, tetapi harus dirasakan secara merata hingga ke pelosok negeri.

"Sekarang ini adalah bagaimana adil tidak hanya Jawa saja yang nikmat, tapi daerah-daerah itu juga mengalami kenikmatan, dan bagaimana tantangan ke depan," tegasnya.

baca juga

Lebih lanjut, Aria menyatakan bahwa setiap zaman memiliki tantangan dan melahirkan pemimpin yang berbeda untuk menjawab persoalan tersebut.

Ia menaruh harapan besar pada presiden ke-8 RI, Prabowo Subianto, untuk dapat mengatasi tantangan rumit di tingkat global, nasional, maupun daerah.

"Saya pikir tugas Pak Prabowo kita harapkan mampu menyelesaikan persoalan-persoalan zaman sekarang. Karena 80 tahun inilah titik kita bisa mencapai 100 tahun menjadi bangsa yang merdeka," pungkasnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Kapan Tirakatan 17 Agustus Diadakan? Kupas Tuntas Tradisi Sakral dan Maknanya

Kapan Tirakatan 17 Agustus Diadakan? Kupas Tuntas Tradisi Sakral dan Maknanya

Lifestyle | Kamis, 14 Agustus 2025 | 14:58 WIB

7 Peristiwa Penting Menjelang Proklamasi Kemerdekaan Indonesia

7 Peristiwa Penting Menjelang Proklamasi Kemerdekaan Indonesia

News | Kamis, 14 Agustus 2025 | 13:38 WIB

5 HP Kamera Terbaik untuk Dokumentasi Acara 17-an dengan Harga Terjangkau

5 HP Kamera Terbaik untuk Dokumentasi Acara 17-an dengan Harga Terjangkau

Tekno | Kamis, 14 Agustus 2025 | 12:10 WIB

Naskah Teks Proklamasi Kemerdekaan Indonesia: Makna dan Sejarah yang Menggema Setiap 17 Agustus

Naskah Teks Proklamasi Kemerdekaan Indonesia: Makna dan Sejarah yang Menggema Setiap 17 Agustus

Lifestyle | Rabu, 13 Agustus 2025 | 13:11 WIB

Rengasdengklok: Peristiwa Penting Menuju Kemerdekaan Indonesia

Rengasdengklok: Peristiwa Penting Menuju Kemerdekaan Indonesia

Your Say | Selasa, 12 Agustus 2025 | 17:16 WIB

Terkini

Iran Serukan Negara Tetangga Blokir Pesawat Tempur Asing Demi Kedamaian di Timur Tengah

Iran Serukan Negara Tetangga Blokir Pesawat Tempur Asing Demi Kedamaian di Timur Tengah

News | Senin, 29 Juni 2026 | 08:21 WIB

Evakuasi Berjam-jam Pakai Alat Berat, Balita di Tebet Tewas Terperosok Lubang Proyek 4 Meter

Evakuasi Berjam-jam Pakai Alat Berat, Balita di Tebet Tewas Terperosok Lubang Proyek 4 Meter

News | Senin, 29 Juni 2026 | 08:09 WIB

Amerika: Perdamaian AS - Iran Tidak Batal, Meski Ada Baku Tembak

Amerika: Perdamaian AS - Iran Tidak Batal, Meski Ada Baku Tembak

News | Senin, 29 Juni 2026 | 07:45 WIB

Hari Ini! MK Putuskan Nasib UU Polri hingga Gugatan Peradilan Militer

Hari Ini! MK Putuskan Nasib UU Polri hingga Gugatan Peradilan Militer

News | Senin, 29 Juni 2026 | 07:39 WIB

Harga Minyak Dunia Melonjak Usai Perdamaian Iran - AS Terancam Batal Total

Harga Minyak Dunia Melonjak Usai Perdamaian Iran - AS Terancam Batal Total

News | Senin, 29 Juni 2026 | 07:30 WIB

Anak Buah Donald Trump: Iran dan AS Akan Hentikan Serangan Sementara Waktu

Anak Buah Donald Trump: Iran dan AS Akan Hentikan Serangan Sementara Waktu

News | Senin, 29 Juni 2026 | 07:20 WIB

Gelombang Panas Ekstrem Eropa Tewaskan 1000 Orang di Prancis Mayoritas Lansia

Gelombang Panas Ekstrem Eropa Tewaskan 1000 Orang di Prancis Mayoritas Lansia

News | Senin, 29 Juni 2026 | 07:00 WIB

Internal Politik Israel Panas! Benjamin Netanyahu Ancam Keluar dari Partai Likud

Internal Politik Israel Panas! Benjamin Netanyahu Ancam Keluar dari Partai Likud

News | Senin, 29 Juni 2026 | 05:10 WIB

Polandia Pecahkan Rekor Suhu Tertinggi 40,5C, Gelombang Panas Eropa Bergerak ke Timur

Polandia Pecahkan Rekor Suhu Tertinggi 40,5C, Gelombang Panas Eropa Bergerak ke Timur

News | Senin, 29 Juni 2026 | 02:23 WIB

Italia Siaga Gelombang Panas Ekstrem, Suhu Tembus 40 C Korban Jiwa Berjatuhan

Italia Siaga Gelombang Panas Ekstrem, Suhu Tembus 40 C Korban Jiwa Berjatuhan

News | Senin, 29 Juni 2026 | 02:19 WIB

×