Kesal Sering Kena Tilang, Warga Ramai-ramai Rusak Kamera CCTV Pakai Bambu

Budi Arista Romadhoni | Suara.com

Sabtu, 16 Agustus 2025 | 09:59 WIB
Kesal Sering Kena Tilang, Warga Ramai-ramai Rusak Kamera CCTV Pakai Bambu
Tangkapan layar video detik-detik kamera CCTV dibongkar masyarakat karena sering kena tilang. [Instagram]

Suara.com - Sebuah video yang menunjukkan aksi nekat sekelompok warga merusak kamera Closed-Circuit Television (CCTV) di sebuah persimpangan jalan viral di media sosial.

Aksi perusakan yang terekam dalam video tersebut diduga dipicu oleh kekesalan warga karena sering menjadi sasaran tilang elektronik.

Dalam rekaman video yang diunggah oleh akun Instagram @myheane, terlihat beberapa orang pria bekerja sama untuk menghancurkan sebuah unit kamera yang terpasang di tiang lampu lalu lintas.

Mereka menggunakan sebatang bambu yang sangat panjang untuk memukul dan merusak kamera pengawas tersebut dari bawah.

Aksi ini dilakukan secara terbuka di tengah lalu lintas yang tampaknya tidak terlalu padat.

Para pelaku seolah tidak peduli dengan sekitar dan fokus untuk melumpuhkan fungsi kamera yang selama ini merekam pelanggaran lalu lintas di area tersebut.

"Karena sering kena tilang Warga rusak kamera cctv," tulis keterangan yang tersemat langsung di dalam video tersebut, menjelaskan motif di balik tindakan anarkis itu.

Meskipun aksi ini sukses mencuri perhatian dan menjadi perbincangan hangat netizen Indonesia, akun pengunggah memberikan klarifikasi penting dalam keterangannya.

Disebutkan bahwa lokasi kejadian tersebut bukan berada di wilayah Indonesia.

Tangkapan layar video detik-detik kamera CCTV dibongkar masyarakat karena sering kena tilang. [Instagram]
Tangkapan layar video detik-detik kamera CCTV dibongkar masyarakat karena sering kena tilang. [Instagram]

"Karena sering kena tilang sekelompok warga rusak kamera cctv. Bukan di Indonesia," tulis akun @myheane dalam caption unggahannya.

Kendati demikian, video ini tetap memicu pro dan kontra di kolom komentar. Banyak warganet Indonesia yang ikut bereaksi, menghubungkan insiden tersebut dengan penerapan sistem tilang elektronik atau Electronic Traffic Law Enforcement (ETLE) yang kini marak di berbagai kota besar di Tanah Air.

Sebagian warganet menyayangkan tindakan perusakan fasilitas publik tersebut. Mereka berpendapat bahwa aksi main hakim sendiri itu melanggar hukum dan para pelakunya seharusnya ditindak tegas.

"Nhapain pula di rekam. Ya nampak lah wajahnya. Masuklah unsur hukum tu, pengrusakan fasilitas negara," komentar seorang warganet dengan akun @6577aldi, menyoroti tindakan pelaku yang justru merekam aksi kriminal mereka sendiri.

Di sisi lain, tidak sedikit pula warganet yang justru menunjukkan simpati. Mereka menilai aksi tersebut merupakan puncak frustrasi masyarakat, terutama dari kalangan ekonomi bawah, yang merasa terbebani dengan denda tilang yang terus-menerus.

"Yang bekerja sambil duduk disana tidak pernah terpantau CCTV terus kena denda, rakyat kecil yang (jadi korban)," tulis akun @erik36073, menyiratkan adanya ketidakadilan dalam penegakan aturan lalu lintas.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Penjaga Kos Ungkap Percakapan dengan Istri Arya Daru: Dia  Khawatir Banget

Penjaga Kos Ungkap Percakapan dengan Istri Arya Daru: Dia Khawatir Banget

News | Selasa, 05 Agustus 2025 | 11:44 WIB

CCTV Kematian Diplomat Arya Daru Janggal, Pakar Bongkar 'Lubang Hitam' Bukti Digital Polisi

CCTV Kematian Diplomat Arya Daru Janggal, Pakar Bongkar 'Lubang Hitam' Bukti Digital Polisi

News | Kamis, 31 Juli 2025 | 19:09 WIB

Misteri Kematian Arya Daru: Pakar Kuliti Metodologi Investigasi Digital Polisi yang Cacat

Misteri Kematian Arya Daru: Pakar Kuliti Metodologi Investigasi Digital Polisi yang Cacat

News | Kamis, 31 Juli 2025 | 15:48 WIB

Terkini

WFH ASN Tak Boleh Disalahgunakan, Mensos: Liburan Bisa Berujung Sanksi

WFH ASN Tak Boleh Disalahgunakan, Mensos: Liburan Bisa Berujung Sanksi

News | Kamis, 02 April 2026 | 23:02 WIB

Begini Cara Satgas PRR Manfaatkan Kayu Hanyutan di Wilayah Terdampak Bencana

Begini Cara Satgas PRR Manfaatkan Kayu Hanyutan di Wilayah Terdampak Bencana

News | Kamis, 02 April 2026 | 22:15 WIB

Respons Gempa Sulut: Mensos Pastikan Beri Santunan Ahli Waris dan Kirim Bantuan Sesuai Kebutuhan

Respons Gempa Sulut: Mensos Pastikan Beri Santunan Ahli Waris dan Kirim Bantuan Sesuai Kebutuhan

News | Kamis, 02 April 2026 | 21:44 WIB

Gegana Turun Tangan! Gereja di Jakarta hingga Bekasi Disisir dan Dijaga Ketat Jelang Ibadah Paskah

Gegana Turun Tangan! Gereja di Jakarta hingga Bekasi Disisir dan Dijaga Ketat Jelang Ibadah Paskah

News | Kamis, 02 April 2026 | 21:30 WIB

Kesimpulan DPR Kasus Amsal Sitepu: Desak Eksaminasi dan Evaluasi Kejari Karo

Kesimpulan DPR Kasus Amsal Sitepu: Desak Eksaminasi dan Evaluasi Kejari Karo

News | Kamis, 02 April 2026 | 21:17 WIB

Tegas! 1.256 SPPG di Timur Indonesia Disetop Sementara BGN Akibat Abaikan SLHS dan Tak Punya IPAL

Tegas! 1.256 SPPG di Timur Indonesia Disetop Sementara BGN Akibat Abaikan SLHS dan Tak Punya IPAL

News | Kamis, 02 April 2026 | 21:13 WIB

KPK Akan Maraton Periksa Agen Perjalanan Haji dan Umrah Pekan Depan

KPK Akan Maraton Periksa Agen Perjalanan Haji dan Umrah Pekan Depan

News | Kamis, 02 April 2026 | 20:42 WIB

Iran Pastikan Selat Hormuz Terbuka untuk Dunia, Tapi....

Iran Pastikan Selat Hormuz Terbuka untuk Dunia, Tapi....

News | Kamis, 02 April 2026 | 20:39 WIB

Kasus Kuota Haji, KPK Perpanjang Masa Penahanan Gus Alex Hingga 40 Hari ke Depan

Kasus Kuota Haji, KPK Perpanjang Masa Penahanan Gus Alex Hingga 40 Hari ke Depan

News | Kamis, 02 April 2026 | 20:33 WIB

2 Siswa SMP Terkena Peluru Nyasar, Marinir Ungkap Alasan Tolak Tuntutan Rp3,3 Miliar

2 Siswa SMP Terkena Peluru Nyasar, Marinir Ungkap Alasan Tolak Tuntutan Rp3,3 Miliar

News | Kamis, 02 April 2026 | 20:29 WIB