Mahfud MD Bahas Tantiem, Publik Sebut Prabowo Omon-omon: Terpidana jadi Komisaris Diungkit Lagi!

Agung Sandy Lesmana

Sabtu, 16 Agustus 2025 | 13:57 WIB
Mahfud MD Bahas Tantiem, Publik Sebut Prabowo Omon-omon: Terpidana jadi Komisaris Diungkit Lagi!
Mahfud MD Bahas Tantiem, Publik Sebut Prabowo Omon-omon: Terpidana jadi Komisaris Diungkit Lagi!

Suara.com - Pidato Presiden Prabowo Subianto di Sidang Tahunan MPR yang mengancam akan menghapus bonus alias tantiem bagi jajaran bos BUMN rupanya berbuntut panjang di jagat maya. Sorotan tajam netizen semakin riuh usai mantan Menko Polhukam, Mahfud MD, ikut angkat bicara melalui cuitannya yang viral.

Alih-alih mendapat aplaus, cuitan Mahfud yang semestinya mendukung gebrakan Prabowo justru menjadi 'panggung' bagi warganet untuk meluapkan skeptisisme.

Banyak yang menganggap janji sang presiden tak lebih dari sekadar "omon-omon" alias omong kosong belaka, sebuah manuver populis yang diragukan realisasinya.

Dalam cuitannya di platform X (sebelumnya Twitter), Mahfud MD membeberkan pandangannya soal istilah 'tantiem' yang dinilainya sengaja dipakai untuk mengelabui publik.

"Kata Presiden bnyk dari kita yg tdk mengerti istilah tantiem. Istilah asing tsb sengaja dipakai agar orng tak mengerti dan BUMN bs memberi bonus puluhan miliar. 'Hentikan pemberian tantiem'. 'Kalau Anda tak mau jd komisaris BUMN kalau tak ada tantiem, berhenti sj', kata Presiden," tulis Mahfud dikutip pada Sabtu (16/8/2025).

Banjir Kritikan Netizen

Niat Mahfud untuk mengapresiasi ketegasan Prabowo ternyata ditafsirkan lain oleh netizen yang kritis. Bahkan, ada yang ikut mengungkit soal status terpidana Silfester Matutina yang kini menjabat sebagai Komisaris Independen di ID Food.

Diketahui, Silfester hingga kini masih bebas berkeliaran meski telah dijatuhi vonis 1,5 tahun penjara atas kasus pencemaran nama baik terhadap mantan Wakil Presiden (Wapres) Jusuf Kalla (JK) pada 2019 lalu.

"Yang napi malah jadi komisaris dpt tantiem lagi," sindir salah satu netizen.

baca juga

"Karna komisaris saat ini kebanyakan di isi ternak2 Mulyono, bahkan yang sudah divonis penjara seperti si silfester matutina masih juga diangkat jadi komisaris bumn," timpal yang lain.

Status terpidana Silfester pun sering diungkit oleh Mahfud MD lewat cuitannya. Bahkan, Mahfud sempat mendesak Kejaksaan Agung segera mengeksekusi Silfester ke penjara karena vonis yang dijatuhkan oleh hakim telah dinyatakan inkrah.

Selain itu, alih-alih percaya, netizen justru menantang Prabowo untuk benar-benar memegang ucapannya. Salah satunya ada yang mengungkit masalah efisiensi yang justru berbanding terbalik dengan isu bagi-bagi jabatan terkait banyaknya posisi empuk termasuk jabatan wakil menteri di kabinet Prabowo.

"Dengan menteri + wakil yg mencapai 100 sudah membebani apbn, dlm 10 bulan pemerintahan prabowo negara ini malah semakin terpuruk ke jurang kehancuran. Daya beli turun drastis, tp menganggap rakyat bodoh dgn mengatakan pertumbuhan ekonomi naik 5 persen. Entah sampai kapan negara ini akan berdiri," tulis yang lain.

"Selagi masih ada WAMEN segala omongan Prabowo adalah OMON-Omong tentang efesiensi dan kepedulian pada rakyat," kritik netizen lainnya.

Sebelumnya, Presiden Prabowo memang secara blak-blakan menyindir praktik 'akal-akalan' di tubuh perusahaan pelat merah.

Pernyataan itu disampaikan oleh Prabowo dalam pidato Rancangan Undang-Undang APBN 2026 dan Nota Keuangan di Gedung Parlemen, Jumat (15/8/2025).

Dalam pidatonya, Prabowo menyoroti adanya komisaris yang rapat sebulan sekali namun bisa mengantongi bonus hingga Rp40 miliar, bahkan saat perusahaan merugi.

"Saya potong setengah, komisaris paling banyak 6 orang. Kalau bisa, cukup 4 atau 5, dan saya hilangkan tantiem," ujar Prabowo yang disambut riuh tepuk tangan anggota dewan.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Janji Tahan Sekjen DPR Indra Iskandar usai Hitung Kerugian Negara, KPK Cuma Omon-omon?

Janji Tahan Sekjen DPR Indra Iskandar usai Hitung Kerugian Negara, KPK Cuma Omon-omon?

News | Sabtu, 16 Agustus 2025 | 12:40 WIB

Pamer Joget Gemoy saat Karnaval HUT RI, Aksi 'Prabowo Cilik' Bikin Ngakak: Jangan ya Dek!

Pamer Joget Gemoy saat Karnaval HUT RI, Aksi 'Prabowo Cilik' Bikin Ngakak: Jangan ya Dek!

News | Sabtu, 16 Agustus 2025 | 13:45 WIB

Hapus Tantiem BUMN, Rocky Gerung Sebut Gebrakan Prabowo Bisa 'Gebuk' Elite Manja Jokowi

Hapus Tantiem BUMN, Rocky Gerung Sebut Gebrakan Prabowo Bisa 'Gebuk' Elite Manja Jokowi

News | Sabtu, 16 Agustus 2025 | 11:08 WIB

Ada Perlawanan Balik Halangi KPK, Barang Bukti Kasus Kuota Haji yang Dicari Raib?

Ada Perlawanan Balik Halangi KPK, Barang Bukti Kasus Kuota Haji yang Dicari Raib?

News | Sabtu, 16 Agustus 2025 | 09:27 WIB

Babak Baru Demo Pati, Dugaan Mark Up Peluru dan Gas Air Mata Expired Polisi Dilaporkan ke KPK

Babak Baru Demo Pati, Dugaan Mark Up Peluru dan Gas Air Mata Expired Polisi Dilaporkan ke KPK

News | Jum'at, 15 Agustus 2025 | 14:49 WIB

Terkini

Jelang Timnas Indonesia vs Malaysia di GBK, Tiket Pertandingan Masih Tersedia

Jelang Timnas Indonesia vs Malaysia di GBK, Tiket Pertandingan Masih Tersedia

Bola | Senin, 28 September 2026 | 15:22 WIB

Trump Tolak Damai dengan Iran, Ancaman Perang Kembali Memanas

Trump Tolak Damai dengan Iran, Ancaman Perang Kembali Memanas

News | Senin, 28 September 2026 | 15:20 WIB

Gonta-Ganti Aplikasi Birokrasi: Gen Z Butuh Efisiensi, Bukan Viral

Gonta-Ganti Aplikasi Birokrasi: Gen Z Butuh Efisiensi, Bukan Viral

Your Say | Senin, 28 September 2026 | 15:20 WIB

Dapur Warmindo di Sleman Meledak, Tiga Pegawai Terpental Keluar Warung

Dapur Warmindo di Sleman Meledak, Tiga Pegawai Terpental Keluar Warung

Jogja | Senin, 28 September 2026 | 15:19 WIB

BRI Peduli Wujudkan Impian Murid Asal Semarang Ini Agar Punya Sepeda untuk Sekolah

BRI Peduli Wujudkan Impian Murid Asal Semarang Ini Agar Punya Sepeda untuk Sekolah

Bisnis | Senin, 28 September 2026 | 15:19 WIB

5 Cara Mengatasi Tali Strap Smartwatch Silikon yang Bikin Kulit Gatal dan Iritasi

5 Cara Mengatasi Tali Strap Smartwatch Silikon yang Bikin Kulit Gatal dan Iritasi

Tekno | Senin, 28 September 2026 | 15:15 WIB

9 Rekomendasi Tinted Sunscreen Lokal Pengganti Foundation

9 Rekomendasi Tinted Sunscreen Lokal Pengganti Foundation

Lifestyle | Senin, 28 September 2026 | 15:15 WIB

Navigasi Quarter-Life Crisis: Menemukan Ketenangan di Tengah Ketidakpastian

Navigasi Quarter-Life Crisis: Menemukan Ketenangan di Tengah Ketidakpastian

Your Say | Senin, 28 September 2026 | 15:11 WIB

Guru SD di Sleman Disabet Parang Wali Murid, Polisi Ungkap Pemicu Kejadian

Guru SD di Sleman Disabet Parang Wali Murid, Polisi Ungkap Pemicu Kejadian

Jogja | Senin, 28 September 2026 | 15:11 WIB

Pengangkatan Soeharto Jadi Pahlawan Dinilai Tak Sejalan dengan Semangat Antikorupsi

Pengangkatan Soeharto Jadi Pahlawan Dinilai Tak Sejalan dengan Semangat Antikorupsi

News | Senin, 28 September 2026 | 15:09 WIB

×