Duka di Hari Kemerdekaan: Cerita Keluarga S, Pemuda yang Tewas Usai Euforia Laga Sepak Bola

Andi Ahmad S | Suara.com

Senin, 18 Agustus 2025 | 21:41 WIB
Duka di Hari Kemerdekaan: Cerita Keluarga S, Pemuda yang Tewas Usai Euforia Laga Sepak Bola
Ilustrasi pembunuhan atau Cerita Keluarga S, Pemuda yang Tewas Usai Euforia Laga Sepak Bola (Unsplash)

Suara.com - Di sebuah sudut Kampung Parungsapi, perayaan HUT ke-80 RI seharusnya menjadi hari penuh kebanggaan. Tim sepak bola kampung mereka baru saja memenangkan turnamen. Euforia dan sorak sorai kemenangan menggema.

Namun, bagi keluarga S, kegembiraan itu berubah menjadi duka yang merobek jiwa. Putra mereka, yang pergi untuk merayakan kemenangan, tak akan pernah kembali.

Minggu, 17 Agustus 2025, menjadi hari di mana tawa kemenangan berganti dengan tangis kehilangan. Bendera Merah Putih yang berkibar seolah menjadi saksi bisu sebuah tragedi yang tak seharusnya terjadi di hari kemerdekaan.

Bagi keluarga, S adalah seorang pemuda seperti kebanyakan lainnya. Ia pergi dari rumah dengan semangat, bergabung dengan teman-temannya dalam konvoi untuk merayakan piala yang baru mereka raih.

Tak ada yang menyangka bahwa arak-arakan yang seharusnya menjadi simbol kebersamaan itu adalah perjalanan terakhirnya.

Cerita tentang ejekan, lemparan batu, dan dendam sesaat yang diceritakan polisi terdengar seperti mimpi buruk. Bagi keluarga, yang mereka tahu hanyalah putra mereka menjadi korban dari amarah yang tak terkendali.

"Pertama pas jalan pulang, terus ke kampung nya dia nyerang lagi, nah pas nyerang kedua ada yang meninggal," kata Kapolres Bogor, AKBP Wikha Ardilestanto, Senin (18/8/2025). Kalimat singkat itu merangkum sebuah malam panjang yang memupuskan harapan sebuah keluarga.

Di rumah duka, suasana tegang dan penuh emosi begitu terasa. Para tetangga dan kerabat berkumpul, mencoba memberikan kekuatan pada keluarga yang hancur.

Di tengah suasana itu, kehadiran Kapolres Bogor malam itu bukan hanya sebagai penegak hukum, tetapi juga sebagai wakil negara yang mencoba menenangkan hati warganya.

Keluarga, dengan berat hati, mengizinkan jenazah S untuk diautopsi. Sebuah keputusan sulit yang mereka ambil dengan satu harapan: keadilan.

"Tadi malam saya kesana dan keluarganya berkenan untuk diautopsi," jelas AKBP Wikha.

Lebih dari itu, Kapolres memberikan janji personal kepada keluarga yang berduka. Sebuah janji bahwa kematian S tidak akan sia-sia dan para pelaku akan diburu hingga dapat.

"Kita sudah berjanji juga ke keluarganya akan menangani kasusnya dengan maksimal," tegasnya. Janji ini menjadi satu-satunya pegangan bagi keluarga di tengah badai kesedihan yang mereka hadapi.

Tragedi ini tidak hanya meninggalkan luka bagi keluarga S. Desa Kalongsawah kini terbelah. Kampung Parungsapi dan Kampung Peutey, yang warganya mungkin saling kenal dan bertegur sapa setiap hari, kini dipisahkan oleh garis polisi dan tembok dendam.

Sebanyak 75 personel polisi yang berjaga di antara dua kampung menjadi pengingat nyata bahwa ada sesuatu yang retak dalam komunitas mereka.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Utang PBB Auto Lunas! Dedi Mulyadi Minta Seluruh Daerah di Jabar Hapus Tunggakan Pajak Warga

Utang PBB Auto Lunas! Dedi Mulyadi Minta Seluruh Daerah di Jabar Hapus Tunggakan Pajak Warga

News | Jum'at, 15 Agustus 2025 | 22:31 WIB

Kirab Bendera Merah Putih Sepanjang 600 Meter di Bogor

Kirab Bendera Merah Putih Sepanjang 600 Meter di Bogor

Foto | Kamis, 14 Agustus 2025 | 18:37 WIB

Buka-bukaan Ustaz Felix Siauw Soal One Piece: Bukan Sekadar Hobi, tapi Pesan untuk Pemerintah

Buka-bukaan Ustaz Felix Siauw Soal One Piece: Bukan Sekadar Hobi, tapi Pesan untuk Pemerintah

News | Selasa, 12 Agustus 2025 | 22:40 WIB

Di Balik Aksi Unik Ustaz Felix Siauw Kibarkan Bendera One Piece, Ternyata Ini Pesan yang Disampaikan

Di Balik Aksi Unik Ustaz Felix Siauw Kibarkan Bendera One Piece, Ternyata Ini Pesan yang Disampaikan

News | Selasa, 12 Agustus 2025 | 22:19 WIB

Kabar Gembira! Akses Sementara Jalan Kawasan Batutulis Segera Dibuka, Catat Tanggal dan Aturannya

Kabar Gembira! Akses Sementara Jalan Kawasan Batutulis Segera Dibuka, Catat Tanggal dan Aturannya

News | Selasa, 12 Agustus 2025 | 21:38 WIB

Terkini

WFH ASN Tak Boleh Disalahgunakan, Mensos: Liburan Bisa Berujung Sanksi

WFH ASN Tak Boleh Disalahgunakan, Mensos: Liburan Bisa Berujung Sanksi

News | Kamis, 02 April 2026 | 23:02 WIB

Begini Cara Satgas PRR Manfaatkan Kayu Hanyutan di Wilayah Terdampak Bencana

Begini Cara Satgas PRR Manfaatkan Kayu Hanyutan di Wilayah Terdampak Bencana

News | Kamis, 02 April 2026 | 22:15 WIB

Respons Gempa Sulut: Mensos Pastikan Beri Santunan Ahli Waris dan Kirim Bantuan Sesuai Kebutuhan

Respons Gempa Sulut: Mensos Pastikan Beri Santunan Ahli Waris dan Kirim Bantuan Sesuai Kebutuhan

News | Kamis, 02 April 2026 | 21:44 WIB

Gegana Turun Tangan! Gereja di Jakarta hingga Bekasi Disisir dan Dijaga Ketat Jelang Ibadah Paskah

Gegana Turun Tangan! Gereja di Jakarta hingga Bekasi Disisir dan Dijaga Ketat Jelang Ibadah Paskah

News | Kamis, 02 April 2026 | 21:30 WIB

Kesimpulan DPR Kasus Amsal Sitepu: Desak Eksaminasi dan Evaluasi Kejari Karo

Kesimpulan DPR Kasus Amsal Sitepu: Desak Eksaminasi dan Evaluasi Kejari Karo

News | Kamis, 02 April 2026 | 21:17 WIB

Tegas! 1.256 SPPG di Timur Indonesia Disetop Sementara BGN Akibat Abaikan SLHS dan Tak Punya IPAL

Tegas! 1.256 SPPG di Timur Indonesia Disetop Sementara BGN Akibat Abaikan SLHS dan Tak Punya IPAL

News | Kamis, 02 April 2026 | 21:13 WIB

KPK Akan Maraton Periksa Agen Perjalanan Haji dan Umrah Pekan Depan

KPK Akan Maraton Periksa Agen Perjalanan Haji dan Umrah Pekan Depan

News | Kamis, 02 April 2026 | 20:42 WIB

Iran Pastikan Selat Hormuz Terbuka untuk Dunia, Tapi....

Iran Pastikan Selat Hormuz Terbuka untuk Dunia, Tapi....

News | Kamis, 02 April 2026 | 20:39 WIB

Kasus Kuota Haji, KPK Perpanjang Masa Penahanan Gus Alex Hingga 40 Hari ke Depan

Kasus Kuota Haji, KPK Perpanjang Masa Penahanan Gus Alex Hingga 40 Hari ke Depan

News | Kamis, 02 April 2026 | 20:33 WIB

2 Siswa SMP Terkena Peluru Nyasar, Marinir Ungkap Alasan Tolak Tuntutan Rp3,3 Miliar

2 Siswa SMP Terkena Peluru Nyasar, Marinir Ungkap Alasan Tolak Tuntutan Rp3,3 Miliar

News | Kamis, 02 April 2026 | 20:29 WIB