Sebab kolonialisme membuat masyarakat Indonesia tidak punya pilihan.
"Sesuailah dengan cita-cita para pahlawan ketika memperjuangkan Republik (bukan dinasti kayak... (isi sendiri))," sentilnya lagi.
Keluarga Gustika Jusuf pun diceritakan tidak pernah mendesaknya untuk terjun ke dunia politik.
Ibu Gustika Jusuf hanya berpesan kepada sang putri untuk tidak merugikan masyarakat.
Sementara nenek Gustika Jusuf dari pihak ibu meminta cucunya untuk memilih hal yang membuatnya bahagia.
Oleh sebab itu, meski cucu Bung Hatta, Gustika Jusuf tidak memiliki kekayaan yang dibayangkan oleh banyak orang.
"Gak punya tambang di hutan adat (my own 'contribution' to society), gak punya duit juga buat beli tanah kosong buat jadiin lapangan padel," tutupnya.
Sebagai informasi, Gustika Fardani Jusuf Hatta merupakan putri dari pasangan Halida Nuriah Hatta dan Gary Rachman Makmun Jusuf kelahiran 1994.
Ibu Gustika Jusuf, Halida, merupakan putri bungsu Bung Hatta dan Rahmi Hatta.
Melalui Instagram Story, Gustika Jusuf juga membagikan hubungannya dengan perancang busana Chitra Subyakto.
Pendiri brand Sejauh Mata Memandang itu ternyata merupakan keponakan Bung Hatta.
"Bung Hatta adalah paman saya, istri beliau adalah kakak dari ibu saya," jelas Chitra Subyakto yang turut dibagikan Gustika Jusuf.
Orangtua Chitra Subyakto pun menikah karena dijodohkan oleh Presiden Soekarno alias Bung Karno.
"Bung Karno dulu yang mengenalkan dan menjodohkan ibu dengan ayah saya Subyakto dan tante saya dengan Bung Hatta," terang Chitra Subyakto.
"Neneknya Gustika, Ibu Rachmi Hatta, adalah kakak dari ibu saya," tandasnya.
Apabila Chitra Subyakto adalah seorang perancang busana, Gustika Jusuf lebih dikenal sebagai aktivis.
Akun LinkedIn Gustika Jusuf-Hatta menerangkan bahwa ia pernah bekerja di Plan International dan Imparsial (The Indonesian Humans Rights Monitor).
Gustika Jusuf juga bekerja paruh waktu sebagai podcaster di Box2BoxID serta Youth Adviser di United Nations Population Fund (UNFPA).
Magang di CSIS Indonesia, Permanent Mission of the Republic of Indonesia to the United Nations, dan Coordinating Ministry for Political, Legal, and Security Affairs of Indonesia pun pernah dijalani Gustika Jusuf.
Pendidikan Gustika Jusuf diselesaikan di King's College London untuk tingkat sarjana dan Geneva Academy of International Humanitarian Law and Human Rights untuk tingkat master.
Kontributor : Neressa Prahastiwi