Diperiksa KPK, Eks Petinggi BPK Ahmadi Noor Supit Irit Bicara soal Korupsi Iklan Bank BJB

Chandra Iswinarno, Dea Hardiningsih Irianto

Rabu, 20 Agustus 2025 | 20:11 WIB
Diperiksa KPK, Eks Petinggi BPK Ahmadi Noor Supit Irit Bicara soal Korupsi Iklan Bank BJB
Mantan Anggota V Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) RI Ahmadi Noor Supit usai diperiksa KPK terkait kasus korupsi BJB, Rabu (20/8/2025) malam. [Suara.com/Dea]

Suara.com - Setelah sempat mangkir pada panggilan sebelumnya, Ahmadi Noor Supit rampung menjalani pemeriksaan di Gedung Merah Putih KPK.

Usai diperiksa, politisi senior itu memilih irit bicara mengenai materi yang didalami penyidik.

Ia hanya menegaskan kesiapannya untuk bersikap kooperatif jika keterangannya masih dibutuhkan di kemudian hari.

“Kalau memang dibutuhkan, tentu saya siap hadir,” kata Ahmadi.

“Itu kan kewajiban saya sebagai warga negara.”

Pemeriksaan terhadap Ahmadi merupakan penjadwalan ulang dari panggilan pada Kamis (7/8/2025).

Bersamanya, KPK juga menjadwalkan pemeriksaan terhadap mantan Staf Ahli Anggota V BPK RI, Melly Kartika Adelia.

Skandal Dana Iklan Ratusan Miliar

Pemeriksaan ini merupakan bagian dari upaya KPK membongkar dugaan korupsi dalam pengelolaan dana iklan PT Bank BJB periode 2021-2023.

baca juga

Dalam kasus ini, KPK telah menetapkan mantan Direktur Utama BJB, Yuddy Renaldi, sebagai tersangka utama bersama empat orang lainnya.

Kerugian negara dalam kasus ini disebut mencapai angka fantastis.

“Rp222 miliar tersebut digunakan sebagai dana nonbudgeter oleh BJB,” kata Plh Direktur Penyidikan KPK, Budi Sokmo Wibowo, pada konferensi pers penetapan tersangka, Kamis (13/3/2025).

Modusnya, dari total anggaran iklan sebesar Rp 409 miliar, penunjukan enam agensi diduga telah diatur sejak awal atas persetujuan Yuddy Renaldi selaku direktur utama.

KPK menduga terjadi selisih pembayaran yang kemudian dialihkan menjadi dana non-bujeter untuk kepentingan tertentu.

“Dirut (Yuddy) bersama-sama dengan PPK mengetahui penggunaan uang yang menjadi dana nonbudgeter BJB,” ucap Budi.

Plh Direktur Penyidikan KPK Budi Sokmo Wibowo mengungkapkan pembagian uang yang diduga berasal dari pemerasan calon TKA di lingkup Kemenaker. [Suara.com]
Plh Direktur Penyidikan KPK Budi Sokmo Wibowo mengemukakan lembaga antirasuah tersebut pada Rabu (20/8/2025) memeriksa mantan Anggota BPK Ahmadi Noor Supit. [Suara.com]

Menyeret Nama Besar

Selain Yuddy Renaldi, tersangka lainnya adalah Pimpinan Divisi Corsec BJB Widi Hartono, serta tiga pengendali agensi periklanan, yakni Ikin Asikin Dulmanan, Suhendrik, dan Sophan Jaya Kusuma.

Penyidikan kasus ini sebelumnya telah menyita perhatian publik ketika tim penyidik KPK menggeledah sejumlah lokasi, termasuk rumah mantan Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil pada Senin (10/3/2025).

Dari penggeledahan tersebut, KPK menyita sejumlah dokumen yang dianggap relevan dengan perkara.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Lisa Mariana Dipanggil KPK di Tengah Drama Tes DNA Anak! Ada Apa dengan Korupsi Bank BJB?

Lisa Mariana Dipanggil KPK di Tengah Drama Tes DNA Anak! Ada Apa dengan Korupsi Bank BJB?

News | Rabu, 20 Agustus 2025 | 16:20 WIB

Kasus Korupsi Bank BJB, KPK Panggil Lagi Eks Anggota V BPK RI Ahmadi Noor Supit

Kasus Korupsi Bank BJB, KPK Panggil Lagi Eks Anggota V BPK RI Ahmadi Noor Supit

News | Rabu, 20 Agustus 2025 | 13:40 WIB

KPK Ungkap Alasan Periksa Eks Anggota V BPK RI dalam Kasus BJB

KPK Ungkap Alasan Periksa Eks Anggota V BPK RI dalam Kasus BJB

News | Jum'at, 08 Agustus 2025 | 08:07 WIB

Terkini

Narendra Modi Tiba di Gedung Parlemen, Siap Berpidato di Hadapan Anggota DPR

Narendra Modi Tiba di Gedung Parlemen, Siap Berpidato di Hadapan Anggota DPR

News | Selasa, 07 Juli 2026 | 17:03 WIB

Gubernur Bobby Nasution akan Bangun SMK Unggulan Pariwisata Berkonsep Boarding School di Samosir

Gubernur Bobby Nasution akan Bangun SMK Unggulan Pariwisata Berkonsep Boarding School di Samosir

News | Selasa, 07 Juli 2026 | 17:02 WIB

Urus Izin KLB Kini Ditargetkan Selesai  15 Hari

Urus Izin KLB Kini Ditargetkan Selesai 15 Hari

News | Selasa, 07 Juli 2026 | 17:02 WIB

KPK Sita Land Cruiser Diduga Barang Suap Bupati Kuansing, Pelat Sudah Diganti

KPK Sita Land Cruiser Diduga Barang Suap Bupati Kuansing, Pelat Sudah Diganti

News | Selasa, 07 Juli 2026 | 16:56 WIB

Mau Masuk Ancol Gratis? Ini Jadwal dan Cara Mendapatkan Tiketnya

Mau Masuk Ancol Gratis? Ini Jadwal dan Cara Mendapatkan Tiketnya

News | Selasa, 07 Juli 2026 | 16:48 WIB

Disorot Kamera, Gibran Terlibat Obrolan Serius dengan Pimpinan Parlemen Jelang Kedatangan Modi

Disorot Kamera, Gibran Terlibat Obrolan Serius dengan Pimpinan Parlemen Jelang Kedatangan Modi

News | Selasa, 07 Juli 2026 | 16:42 WIB

Viral Lokasi Kopdes Merah Putih Tak Strategis, Menkop Ferry Juliantono Janji Evaluasi

Viral Lokasi Kopdes Merah Putih Tak Strategis, Menkop Ferry Juliantono Janji Evaluasi

News | Selasa, 07 Juli 2026 | 16:32 WIB

Prabowo-Gibran Bersiap Sambut Narendra Modi di Gedung Parlemen

Prabowo-Gibran Bersiap Sambut Narendra Modi di Gedung Parlemen

News | Selasa, 07 Juli 2026 | 16:22 WIB

Guru Besar UGM: Refocusing MBG Tak Cukup Pangkas Penerima, Desain Program Harus Dirombak

Guru Besar UGM: Refocusing MBG Tak Cukup Pangkas Penerima, Desain Program Harus Dirombak

News | Selasa, 07 Juli 2026 | 16:21 WIB

Hubungkan Sabang dan Andaman, Prabowo-Modi Siapkan Koridor Ekonomi Baru RI-India

Hubungkan Sabang dan Andaman, Prabowo-Modi Siapkan Koridor Ekonomi Baru RI-India

News | Selasa, 07 Juli 2026 | 16:09 WIB

×