Siapa Dalang di Balik Demo Pelajar 25 Agustus? Polisi Identifikasi 3 Kanal Medsos Pemicunya

Chandra Iswinarno | Bagaskara Isdiansyah | Suara.com

Kamis, 28 Agustus 2025 | 13:58 WIB
Siapa Dalang di Balik Demo Pelajar 25 Agustus? Polisi Identifikasi 3 Kanal Medsos Pemicunya
Polisi menghalau pengunjuk rasa di Jalan Letjen S Parman, depan Gedung DPR, Jakarta pada aksi yang berlangsung pada Senin (25/8/2025). [ANTARA FOTO/Bayu Pratama S/rwa]
Kesimpulan
  • Polda Metro Jaya identifikasi tiga kanal medsos provokatif ajak pelajar ikut demo buruh.
  • Polisi pilih pendekatan komunikasi, patroli siber intensif, tanpa langsung memblokir kanal provokatif.
  • Masyarakat diajak aktif patroli siber dan bijak gunakan medsos demi kondusivitas bersama. 

Suara.com - Polda Metro Jaya berhasil mengidentifikasi setidaknya tiga kanal media sosial (medsos) yang diduga kuat berperan sebagai provokator dalam mengajak para pelajar untuk ikut serta dalam aksi unjuk rasa buruh di sekitar Gedung DPR/MPR RI, Senayan, Jakarta, Kamis (28/8/2025).

Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Ade Ary Syam Indradi, mengungkapkan temuan ini berdasarkan hasil interogasi awal yang dilakukan secara humanis terhadap puluhan pelajar yang berhasil dicegah dan diamankan saat hendak bergabung dengan massa aksi.

"Berdasarkan interogasi komunikasi awal rekan-rekan kami di lapangan secara humanis, diajak ngobrol baik-baik, mereka, pelajar ini mengakui bahwa datang ke sini untuk demo, karena ikut ajakan medsos," jelas Kombes Ade Ary saat ditemui di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Kamis (28/8/2025).

Ia membenarkan bahwa tim siber telah memetakan kanal-kanal tersebut. 

Menurutnya, ajakan provokatif ini sengaja disebarkan oleh pihak-pihak yang tidak bertanggung jawab untuk memanfaatkan para pelajar.

“Setidaknya ada tiga kanal medsos tadi yang sudah teridentifikasi, memberikan ajakan," ujarnya.

"Tentunya ini dilakukan oleh pihak-pihak yang tidak bertanggung jawab, yang ingin memanfaatkan situasi, yang ingin memanfaatkan anak-anak ini, pelajar ini, untuk ikut lakukan kegiatan,” lanjut Ade.

Meskipun identitas ketiga kanal tersebut sudah dikantongi, Kombes Ade Ary menyatakan bahwa pihaknya tidak akan mengambil langkah pemblokiran secara langsung.

Sebaliknya, Polda Metro Jaya memilih pendekatan komunikasi dan pendalaman melalui patroli siber yang terus diintensifkan.

“Tidak, tidak, dikomunikasikan, dikomunikasikan, kemudian dicek, didalami, patroli siber terus dilakukan," ujarnya.

Polda Metro Jaya juga mengajak peran serta aktif dari masyarakat untuk bersama-sama melakukan patroli siber demi menjaga kondusivitas di ruang digital, sejalan dengan pengamanan di dunia nyata.

“Kami berharap, semuanya, masyarakat, juga berperan aktif melakukan patroli, patroli siber, ya, untuk sama-sama kita jaga kondusivitasnya. Secara offline, kita lihat situasi aman, di dunia maya juga harus situasi aman," imbaunya.

Lebih lanjut, Kombes Ade Ary mengingatkan agar masyarakat bijak dalam menggunakan media sosial dan tidak menyalahgunakannya untuk tujuan yang dapat merugikan pihak lain atau menimbulkan keresahan.

Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Ade Ary Syam Indradi memberikan keterangan mengenai tiga media sosial yang ajak anak pelajar ikut aksi 25 Agustus 2025 silam. [Suara.com/M Yasir]
Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Ade Ary Syam Indradi memberikan keterangan mengenai tiga media sosial yang ajak anak pelajar ikut aksi 25 Agustus 2025 silam. [Suara.com/Bagaskara]

Ia menegaskan bahwa setiap pihak yang merasa dirugikan oleh konten provokatif dapat menempuh jalur hukum, yang justru dapat memperkeruh situasi.

Sebelumnya, pada hari yang sama, polisi telah mencegah dan mengamankan setidaknya 120 pelajar dari berbagai wilayah penyangga Jakarta yang hendak bergabung dalam aksi unjuk rasa buruh.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Ratusan Pelajar Indramayu-Cianjur, 120 Kena 'Jaring' Polisi di Jalan, Gagal Ikut Demo Buruh di DPR

Ratusan Pelajar Indramayu-Cianjur, 120 Kena 'Jaring' Polisi di Jalan, Gagal Ikut Demo Buruh di DPR

News | Kamis, 28 Agustus 2025 | 12:14 WIB

Hendak Ikut Demo di DPR, Ratusan Pelajar Asal Cirebon hingga Indramayu Dicegah Polisi

Hendak Ikut Demo di DPR, Ratusan Pelajar Asal Cirebon hingga Indramayu Dicegah Polisi

News | Kamis, 28 Agustus 2025 | 11:05 WIB

196 Pelajar Ditangkap Demo Ricuh, Menteri Abdul Mu'ti: Tugas Mereka Belajar, Bukan di Jalan

196 Pelajar Ditangkap Demo Ricuh, Menteri Abdul Mu'ti: Tugas Mereka Belajar, Bukan di Jalan

News | Rabu, 27 Agustus 2025 | 22:14 WIB

Terkini

Isu Fusi NasDem-Gerindra Mencuat, Saan Mustopa: Sebagai Ide tentu Dipertimbangkan, Itu Hal Biasa

Isu Fusi NasDem-Gerindra Mencuat, Saan Mustopa: Sebagai Ide tentu Dipertimbangkan, Itu Hal Biasa

News | Senin, 13 April 2026 | 15:02 WIB

Donald Trump: Saya Tidak Mau Paus Mengkritik Presiden Amerika Serikat

Donald Trump: Saya Tidak Mau Paus Mengkritik Presiden Amerika Serikat

News | Senin, 13 April 2026 | 14:50 WIB

Aksi Foto Arteria Dahlan di Tikungan Sintinjau Lauik Disorot, Polda Sumbar: Antrean Hanya 1 Menit

Aksi Foto Arteria Dahlan di Tikungan Sintinjau Lauik Disorot, Polda Sumbar: Antrean Hanya 1 Menit

News | Senin, 13 April 2026 | 14:48 WIB

Klaim Donald Trump: Sejumlah Negara di Kawasan Teluk Persia Bantu AS Blokade Selat Hormuz

Klaim Donald Trump: Sejumlah Negara di Kawasan Teluk Persia Bantu AS Blokade Selat Hormuz

News | Senin, 13 April 2026 | 14:31 WIB

Panas Sengketa Lahan di Menteng, Temasra Jaya Somasi Mabes TNI, Ancam Lapor ke Puspom

Panas Sengketa Lahan di Menteng, Temasra Jaya Somasi Mabes TNI, Ancam Lapor ke Puspom

News | Senin, 13 April 2026 | 14:27 WIB

Lampu Hijau RUU BPIP: Surpres Sudah Terbit, Kapan Mulai Dibahas?

Lampu Hijau RUU BPIP: Surpres Sudah Terbit, Kapan Mulai Dibahas?

News | Senin, 13 April 2026 | 14:22 WIB

3 Cara AS Blokade Selat Hormuz, Nomor 2 Bisa Picu Rusia dan China Ikut Perang Terbuka

3 Cara AS Blokade Selat Hormuz, Nomor 2 Bisa Picu Rusia dan China Ikut Perang Terbuka

News | Senin, 13 April 2026 | 14:19 WIB

Rakitan Rasa Pabrik! Ki Bedil Maestro Senpi Ilegal Ternyata Jebolan Cipacing

Rakitan Rasa Pabrik! Ki Bedil Maestro Senpi Ilegal Ternyata Jebolan Cipacing

News | Senin, 13 April 2026 | 14:09 WIB

Respons Seskab Teddy, Arifki Sebut Fenomena Inflasi Pengamat Jadi Cermin Oposisi Mandul

Respons Seskab Teddy, Arifki Sebut Fenomena Inflasi Pengamat Jadi Cermin Oposisi Mandul

News | Senin, 13 April 2026 | 14:08 WIB

Alasan Tak Terduga Inggris Ogah Ikut Gerbong Trump Blokade Selat Hormuz

Alasan Tak Terduga Inggris Ogah Ikut Gerbong Trump Blokade Selat Hormuz

News | Senin, 13 April 2026 | 14:06 WIB