Hendropriyono Menjabat Apa? Blak-blakan Ungkap Dalang Demo Ricuh di DPR

Ruth Meliana

Jum'at, 29 Agustus 2025 | 15:38 WIB
Hendropriyono Menjabat Apa? Blak-blakan Ungkap Dalang Demo Ricuh di DPR
Mantan Kepala Badan Intelijen Negara (BIN), Jenderal (Purn) AM Hendropriyono (tangkapan layar/Siniar YouTube Prof Rhenald Kasali)
Kesimpulan
  • Mantan Kepala BIN Hendropriyono menyoroti demo DPR RI.
  • Sosoknya dikenal sebagai tokoh intelijen dan militer Indonesia.
  • Menurutnya, dalangnya adalah aktor non negara dari luar negeri yang punya pengaruh sangat kuat

Suara.com - Mantan Kepala Badan Intelijen Negara (BIN) AM Hendropriyono turut menyoroti demo DPR RI. Dalam pernyataannya, ia blak-blakan menyebut ada dalang di balik demo ricuh DPR RI sejak Senin, 25 Agustus 2025.

Menurut Hendropriyono, ada pihak asing yang mendalangi demo ricuh DPR. Hal ini sudah disampaikannya di Istana Kepresidenan, Jakarta pada Kamis, 28 Agustus 2025.

Lantas, sebenarnya Hendropriyono menjabat apa?

Apa Jabatan AM Hendropriyono?

Ketajaman analisa Hendropriyono perihal dalang aksi demonstrasi di area luar Gedung DPR bukan tanpa sebab. Pria kelahiran 7 Mei 1945 tersebut mempunyai jejak karier dan jabatan mengagumkan.

Sosoknya dikenal sebagai tokoh intelijen dan militer Indonesia.

Hendropriyono merupakan Kepala Badan Intelijen Negara pertama, menjadi Profesor bidang ilmu Filsafat Intelijen pertama di dunia, hingga mendapat julukan the master of intelligence.

Ia juga seorang penggagas Sekolah Tinggi Intelijen Negara (STIN) di Sentul Bogor, Dewan Analisis Strategis Badan Intelijen Negara, Sumpah Intelijen, Mars Intelijen dan lain-lain.

Hendropriyono aktif sebagai pengamat terorisme dan intelijen, sering menjadi narasumber berbagai lembaga dan media massa.

baca juga

Ia mendedikasikan ilmu yang dimiliki dengan aktif mengajar Filsafat Hukum di Sekolah Tinggi Hukum Militer Jakarta dan Universitas Bhayangkara Jakarta. Saat ini masih menjabat sebagai Rektor Kepala.

Selain aktif berkarier dalam dunia intelijen, ia juga memiliki karir menakjubkan di militer.

Jabatan penting sebagai pimpinan selalu diembannya, seperti:

  • Komandan Peleton Puspassus AD di Magelang (1968-1972)
  • Komandan Kompi Prayudha Kopassandha (1972-1974)
  • Komandan Detasemen Tempur 13 (1981-1983)
  • Wakil Asisten Personel Kopassandha (1983-1985)
  • Asisten Intelijen Kodam Jayakarta (1985-1987)
  • Danrem 043/Garuda Hitam Lampung (1987-1991)
  • Direktur D Badan Intelijen Strategis ABRI (1991-1993)
  • Direktur A Badan Intelijen Strategis ABRI (1993-1994)
  • Panglima Kodam Jayakarta (1993-1994)
  • Komandan Kodiklat TNI AD (1994-1996)

AM Hendropriyono juga sukses dalam karier politik. Ia memangku jabatan-jabatan strategis, antara lain Sekretaris Pengendalian Operasional Pembangunan Republik Indonesia (1996-1998), Menteri Transmigrasi dan Pemukiman Perambah Hutan Kabinet Pembangunan VII, Menteri Transmigrasi dan Pemukiman Perambah Hutan Kabinet Reformasi Pembangunan, Menteri Tenaga Kerja ad-interim.

Hendropriyono Bicara Dalang Demo Ricuh di DPR

Mantan Kepala Badan Intelijen Negara (BIN), Jenderal (Purn) AM Hendropriyono. (tangkapan layar/Siniar Youtube Prof Rhenald Kasali)
Mantan Kepala Badan Intelijen Negara (BIN), Jenderal (Purn) AM Hendropriyono. (tangkapan layar/Siniar Youtube Prof Rhenald Kasali)

Hendropriyono meyakini ada dalang dalam demo ricuh di DPR RI.

“Karena saya tahu, saya nggak lebih pintar dari kalian. Saya tidak lebih pintar. Tapi saya mengalami semua dan ini ada yang utama gitu,” ungkap Hendropriyono saat di Istana Kepresidenan Jakarta, Kamis 28 Agustus 2025.

Lebih lanjut, Hendropriyono mengungkapkan sebuah clue tentang dalang dari aksi itu. Menurutnya, dalangnya adalah aktor non negara dari luar negeri yang punya pengaruh sangat kuat untuk mempengaruhi kebijakan negara.

“Pada waktunya saya bisa sampaikan namanya yang utama,” jelasnya.

Selain itu, Hendropriyono juga membocorkan cara kerja aktor non negara dengan menggunakan kaki tangan yang ada di Indonesia. Bahkan, ia meyakini bahwa tujuannya tidak lain menjajah bangsa ini.

“Saya sangat yakin bahwa kaki tangan di dalam ini tidak ngerti bahwa dia dipakai. Tapi kan caranya lain. Dulu kan pakai peluru, pakai bom. Kalau kita masih diam saja ya habis kita,” tuturnya.

Sementara itu, Prabowo Subianto mengingatkan bahwa ada pihak-pihak yang memang suka mengadu domba, mengambil keuntungan dari sesuatu yang dipaksakan hingga berujung pada rakyat makin dirugikan.

Prabowo kembali mengungkapkan bahwa keuntungan tersebut hanya dinikmati oleh kelompok tertentu saja yang tidak ingin Indonesia maju. Apalagi sekarang negara tercinta ini sedang bangkit, sehingga seluruh elemen harus menjaga persatuan.

Selanjutnya, Prabowo juga mengingatkan untuk setiap pimpinan daerah dapat bekerja sungguh-sungguh untuk rakyat dan waspada adu domba.

Kontributor : Damayanti Kahyangan

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Waketum Golkar Desak Hendropriyono Bongkar Dalang Demo Pihak Asing: Ini Menyangkut Kepentingan...

Waketum Golkar Desak Hendropriyono Bongkar Dalang Demo Pihak Asing: Ini Menyangkut Kepentingan...

News | Jum'at, 29 Agustus 2025 | 14:49 WIB

Ojol Kena Gas Air Mata, Inul Daratista Ngamuk: Yang di Atas Mau Naik Gaji, di Bawah Mau Mati!

Ojol Kena Gas Air Mata, Inul Daratista Ngamuk: Yang di Atas Mau Naik Gaji, di Bawah Mau Mati!

Entertainment | Jum'at, 29 Agustus 2025 | 15:18 WIB

Merasa Dikhianati, Awkarin dan Rachel Vennya Akui Salah Pilih Presiden

Merasa Dikhianati, Awkarin dan Rachel Vennya Akui Salah Pilih Presiden

Entertainment | Jum'at, 29 Agustus 2025 | 14:40 WIB

Terkini

Mentereng di AS, Mitchell Baker Punya Target Tampil di Premier League, Olimpiade, Piala Dunia

Mentereng di AS, Mitchell Baker Punya Target Tampil di Premier League, Olimpiade, Piala Dunia

Bola | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 23:55 WIB

Mantan Ketua DPR RI Marzuki Alie Minta Dialog soal Tunggakan PBB IGM Rp2,33 Miliar

Mantan Ketua DPR RI Marzuki Alie Minta Dialog soal Tunggakan PBB IGM Rp2,33 Miliar

Sumsel | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 23:40 WIB

Sumsel United Kalah 0-1 dari Semen Padang, Gol Menit Akhir Buyarkan Asa Laskar Juaro Raih Poin

Sumsel United Kalah 0-1 dari Semen Padang, Gol Menit Akhir Buyarkan Asa Laskar Juaro Raih Poin

Sumsel | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 23:28 WIB

Inovasi Fashion Ramah Lingkungan: Botol Plastik Bekas Bisa Disulap Jadi Pakaian Olahraga

Inovasi Fashion Ramah Lingkungan: Botol Plastik Bekas Bisa Disulap Jadi Pakaian Olahraga

Lifestyle | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 23:01 WIB

Dewa United Bukan Lawan Biasa, Shin Tae-yong Minta Persija Hati-hati

Dewa United Bukan Lawan Biasa, Shin Tae-yong Minta Persija Hati-hati

Bola | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 22:54 WIB

Kapolresta Bogor Kota Minta Maaf atas Insiden Intimidasi Videografer

Kapolresta Bogor Kota Minta Maaf atas Insiden Intimidasi Videografer

Jabar | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 22:50 WIB

IVES 2026 Soroti EEC, Pengukuran Dampak Ekonomi Industri Event

IVES 2026 Soroti EEC, Pengukuran Dampak Ekonomi Industri Event

Jakarta | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 22:47 WIB

Sudah Tunjukkan ID Card Tapi Tetap Diamankan, Jurnalis di Bogor Sempat Diminta Hapus Video

Sudah Tunjukkan ID Card Tapi Tetap Diamankan, Jurnalis di Bogor Sempat Diminta Hapus Video

Bogor | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 22:43 WIB

Kasus Polisi Diduga Bunuh Ibu Kandung di Siak, Riwayat Skizofrenia Terungkap, Kompolnas Turun Tangan

Kasus Polisi Diduga Bunuh Ibu Kandung di Siak, Riwayat Skizofrenia Terungkap, Kompolnas Turun Tangan

Sumsel | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 22:31 WIB

Bahlil Curiga LNG Indonesia ke Singapura Dijual Lagi, Ada Apa?

Bahlil Curiga LNG Indonesia ke Singapura Dijual Lagi, Ada Apa?

Video | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 22:15 WIB

×