Dicopot dari Pimpinan Komisi III, Kini Ahmad Sahroni Jadi Anggota Biasa Komisi I: Apa Saja Tugasnya?

Jum'at, 29 Agustus 2025 | 17:52 WIB
Dicopot dari Pimpinan Komisi III, Kini Ahmad Sahroni Jadi Anggota Biasa Komisi I: Apa Saja Tugasnya?
Anggota DPR RI Ahmad Sahroni (Instagram/ahmadsahroni88)

Suara.com - Ahmad Sahroni kini harus menelan pil pahit akibat pernyataan 'asal bunyi' saat mengatai publik pendukung pembubaran Dewan Perwakilan Daerah (DPR) RI sebagai "orang paling tolol".

Kini, politisi asal Nasdem tersebut harus bergeser dari jabatan sebelumnya Wakil Komisi III DPR menjadi anggota Komisi I DPR RI. Perubahan posisi ini diputuskan melalui surat fraksi yang terbit hari ini, Jumat (29/8/2025).

Surat keputusan tersebut bernomor F.NasDem/768/DPR-RI/VIII/2025 dan ditandatangani oleh Ketua Fraksi NasDem DPR RI, Viktor Laiskodat. Pergeseran ini juga dibenarkan oleh Sekretaris Jenderal NasDem, Hermawi Taslim.

Perubahan tersebut membuat Ahmad Sahroni yang sebelumnya termasuk ke dalam jajaran pimpinan, kini menjadi anggota biasa DPR RI.

Lalu, apa tugas dari Komisi I DPR RI yang kini ditempati oleh Ahmad Sahroni?

Warganet ngamuk disebut tolol oleh Ahmad Sahroni. [instagram]
Warganet ngamuk disebut tolol oleh Ahmad Sahroni. [instagram]

Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) RI merupakan pilar penting dalam sistem ketatanegaraan Indonesia yang berfungsi sebagai lembaga legislatif.

Di antara komisi yang ada, Komisi I memegang peranan yang sangat strategis dan kerap menjadi sorotan publik.

Secara garis besar, komisi ini adalah garda terdepan parlemen dalam mengawal isu-isu krusial yang menyangkut kedaulatan dan citra bangsa di mata dunia. Lantas, apa saja sebenarnya tugas utama dari Komisi I DPR RI? 

Tiga Pilar Utama Ruang Lingkup Komisi I DPR RI

Baca Juga: Komisi III DPR RI Membidangi Apa? Sahroni Dicopot dari Jabatan Pemimpin

Tugas dan wewenang Komisi I DPR RI bertumpu pada tiga pilar utama yang sangat fundamental bagi sebuah negara, yakni Pertahanan, Luar Negeri, dan Komunikasi & Informatika.

Ketiga bidang itu saling berkaitan dalam menjaga stabilitas dan kemajuan Indonesia di era modern.

1. Pertahanan

Komisi I bertugas mengawasi kebijakan dan anggaran yang berkaitan dengan pertahanan negara. Mereka adalah mitra kerja utama bagi Kementerian Pertahanan dan Tentara Nasional Indonesia (TNI), yang mencakup Angkatan Darat, Angkatan Laut, dan Angkatan Udara.

Mulai dari pembahasan anggaran pembelian alat utama sistem persenjataan (alutsista), evaluasi program pertahanan, hingga persetujuan pengangkatan Panglima TNI dan Kepala Staf Angkatan menjadi bagian dari tugas krusial mereka.

2. Luar Negeri

Komisi I juga memiliki tanggung jawab dalam mengawal arah kebijakan politik luar negeri Indonesia.

Mereka bermitra dengan Kementerian Luar Negeri untuk membahas berbagai isu, mulai dari perjanjian internasional, perlindungan Warga Negara Indonesia (WNI) di luar negeri, hingga pengangkatan dan penempatan duta besar.

Setiap kebijakan diplomasi yang diambil pemerintah akan selalu berada dalam pengawasan ketat komisi ini.

3. Komunikasi dan Informatika

Di tengah era digital yang masif, peran Komisi I semakin vital. Mereka membidangi urusan komunikasi, penyiaran, dan keamanan siber.

Mitra kerja mereka di sektor ini antara lain Kementerian Komunikasi dan Digital, Badan Intelijen Negara (BIN), serta Badan Siber dan Sandi Negara (BSSN).

Isu-isu seperti perlindungan data pribadi, pengawasan konten penyiaran melalui Komisi Penyiaran Indonesia (KPI), hingga regulasi pers bersama Dewan Pers juga menjadi domain kerja Komisi I.

Daftar Mitra Kerja Strategis Komisi I DPR RI

Untuk menjalankan fungsinya, Komisi I bekerja sama dengan berbagai kementerian dan lembaga negara.

Berikut adalah daftar lengkap mitra kerja mereka yang menunjukkan betapa luasnya cakupan tanggung jawab komisi ini:

- Kementerian Pertahanan
- Kementerian Luar Negeri
- Kementerian Komunikasi dan Digital
- Panglima TNI beserta Mabes TNI AD, AL, dan AU
- Badan Intelijen Negara (BIN)
- Badan Siber dan Sandi Negara (BSSN)
- Lembaga Ketahanan Nasional (Lemhanas)
- Badan Keamanan Laut (Bakamla)
- Komisi Penyiaran Indonesia (KPI) dan Komisi Informasi Pusat (KIP)

Dalam arti lain, Komisi I DPR RI menjadi miniatur representasi suara rakyat dalam mengawasi sektor-sektor paling vital.

Keputusan yang diambil dalam rapat-rapat komisi ini memiliki dampak langsung terhadap keamanan nasional, hubungan internasional, serta ruang digital yang kita nikmati setiap hari.

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

TERKINI

Ingin dapat update berita terbaru langsung di browser Anda?