- Pengemudi ojol tewas terlindas rantis Brimob saat terjadi demo.
- Habib Jafar kutip Al-Quran soal beratnya dosa membunuh jiwa.
- Kematian korban memicu kemarahan publik dan tuntutan atas keadilan.
Suara.com - Habib Jafar turut memberikan respons mendalam atas insiden tragis yang menimpa Affan Kurniawan, seorang pengemudi ojek online (ojol) yang tewas dilindas rantis Brimob saat terjadi demo pada, Kamis, 28 Agustus 2025.
Affan yang saat itu tengah mengantarkan pesanan makanan kepada pelanggan, terjebak di antara para demonstran dan terjatuh.
Dalam kondisi itulah, sebuah kendaraan rantis terlihat melaju dan menabrak tubuh Affan yang masih berada di tengah jalan.
Kejadian itu membuat massa di sekitarnya histeris dan berusaha menolong korban, namun nahas, korban dinyatakan meninggal dunia saat dilarikan ke rumah sakit.
Kematian Affan memicu gelombang kemarahan di media sosial memunculkan tuntutan atas dugaan kekerasan yang dilakukan oleh aparat secara sewenang-wenang.

Menanggapi peristiwa ini, Habib Jafar mengunggah kutipan dari Al-Qur’an yang menyinggung soal beratnya dosa membunuh satu jiwa tanpa alasan yang dibenarkan.
Dalam unggahannya, ia membagikan potongan ayat dari Surah Al-Maidah ayat 32 yang berbunyi:
"Siapa yang membunuh seseorang bukan karena telah membunuh orang lain atau karena telah berbuat kerusakan di bumi, maka seakan-akan dia telah membunuh semua manusia"
Kutipan itu menggambarkan betapa beratnya dosa dan tanggung jawab atas tindakan membunuh satu jiwa yang tidak bersalah.
Baca Juga: Takut Warung Dijarah, Emak-emak di Otista Waswas usai Bentrok Meletus Pagi Tadi
Bahkan menurut ayat tersebut, membunuh satu jiwa tanpa alasan yang benar sama saja dengan membunuh seluruh umat manusia.
Selain itu Habib Jafar juga mengatakan dalam unggahannya bahwa Affan Kurniawan meninggal dalam keadaan syahid.
Sebagai pengingat kepada masyarakat dan terutama para pemimpin, Habib Jafar mengutip pula Surah Ali Imran ayat 169:
“Jangan sekali-kali kamu mengira bahwa orang-orang yang gugur di jalan Allah itu mati. Sebenarnya, mereka itu hidup dan dianugerahi rezeki di sisi Tuhan mereka”
Ayat ini menjadi penghibur sekaligus penguat iman bagi keluarga Affan dan siapa pun yang merasa kehilangan.