Pencabutan Artikel 'Ahmad Sahroni Minta Maaf...'

Budi Arista Romadhoni | Suara.com

Minggu, 31 Agustus 2025 | 09:01 WIB
Pencabutan Artikel 'Ahmad Sahroni Minta Maaf...'
[Suara.com]

Suara.com - Redaksi Suara.com mencabut keseluruh isi artikel berjudul Ahmad Sahroni Minta Maaf, Ogah Pulang ke Indonesia Usai Rumahnya Dijarah, Ini Alasannya, pada hari Senin (1/9/2025) sekitar pukul 13.23 WIB.

Pencabutan artikel ini dilakukan setelah kami mendapat konfirmasi bahwa akun X bernama @sahroni_berdikari tidak dimiliki ataupun dikendalikan oleh Ahmad Sahroni.

Dengan pencabutan artikel, redaksi Suara.com juga meminta maaf kepada publik atas kelalaian proses verifikasi dalam pembuatannya.

Klarifikasi Partai Nasdem

Selain itu, Partai NasDem juga secara resmi mengeluarkan pernyataan tegas yang membantah kepemilikan akun media sosial X (sebelumnya Twitter) yang mengatasnamakan Bendahara Umum Partai NasDem, Ahmad Sahroni.

Akun dengan nama pengguna "Sahroni Berdikari" dan handle @sahroni_berdikari dipastikan palsu, dan tidak memiliki afiliasi apapun dengan politisi yang kerap disapa 'Crazy Rich Tanjung Priok' tersebut.

Klarifikasi ini disampaikan langsung oleh Ketua Fraksi Partai NasDem, Viktor Bungtilu Laiskodat, sebagai respons atas viralnya akun tersebut yang muncul dan aktif di tengah isu penonaktifan Ahmad Sahroni dari keanggotaan DPR RI.

Kemunculan akun ini dengan cepat menarik perhatian publik, bahkan telah berhasil menggaet ribuan pengikut dan mendapatkan lencana verifikasi 'centang biru' dari platform X, yang membuatnya tampak kredibel di mata sebagian pengguna.

"Fraksi Partai NasDem DPR RI menegaskan bahwa akun X bernama 'Sahroni Berdikari' adalah akun palsu yang tidak memiliki keterkaitan apa pun dengan Ahmad Sahroni," kata Viktor Laiskodat dalam keterangan resminya.

Partai NasDem mengidentifikasi konten yang disebarkan oleh akun palsu tersebut memiliki muatan yang berbahaya.

Menurut Laiskodat, unggahan-unggahan dari akun @sahroni_berdikari cenderung provokatif dan menyesatkan.

"Konten yang dipublikasikan: cenderung provokatif, menyesatkan, serta memuat opini yang berpotensi menimbulkan keresahan publik," lanjutnya, merinci karakteristik akun palsu tersebut.

Menyikapi potensi kerusakan yang bisa ditimbulkan, Fraksi NasDem merilis tiga poin pernyataan penting.

Pertama, partai menegaskan bahwa segala informasi, opini, atau pernyataan yang berasal dari akun "Sahroni Berdikari" adalah tidak benar dan tidak dapat dipertanggungjawabkan

"Sehubungan dengan hal tersebut, Fraksi Partai NasDem menyampaikan bahwa, pertama, segala informasi, opini, maupun pernyataan yang disampaikan melalui akun palsu tersebut tidak dapat dipertanggungjawabkan kebenarannya," ucap Viktor Laiskodat.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Ketika Rumah Ahmad Sahroni Dijarah: Arogansi, Pengabaian, dan Amarah yang Terpendam

Ketika Rumah Ahmad Sahroni Dijarah: Arogansi, Pengabaian, dan Amarah yang Terpendam

News | Minggu, 31 Agustus 2025 | 08:28 WIB

Rumah Ahmad Sahroni Dijarah Massa, Nilai Ijazah SMP Ikut Tersebar

Rumah Ahmad Sahroni Dijarah Massa, Nilai Ijazah SMP Ikut Tersebar

Your Say | Minggu, 31 Agustus 2025 | 07:58 WIB

Geger Puisi 'AMUK' UAS, Kritik Keras Pemerintah: Orang Lapar, Jangan Disuruh Sabar!

Geger Puisi 'AMUK' UAS, Kritik Keras Pemerintah: Orang Lapar, Jangan Disuruh Sabar!

News | Minggu, 31 Agustus 2025 | 07:41 WIB

Terkini

Serangan Israel Tewaskan 4 Warga Palestina saat Gencatan Senjata Gaza

Serangan Israel Tewaskan 4 Warga Palestina saat Gencatan Senjata Gaza

News | Jum'at, 17 April 2026 | 14:24 WIB

Dukungan ke Saiful Mujani Mengalir dari Aktivis, Soroti Kebebasan Kritik di Era Prabowo Subianto

Dukungan ke Saiful Mujani Mengalir dari Aktivis, Soroti Kebebasan Kritik di Era Prabowo Subianto

News | Jum'at, 17 April 2026 | 14:11 WIB

Kasus Kekerasan Seksual Libatkan Oknum Polisi di Jambi, Menteri PPPA Minta Diadili di Peradilan Umum

Kasus Kekerasan Seksual Libatkan Oknum Polisi di Jambi, Menteri PPPA Minta Diadili di Peradilan Umum

News | Jum'at, 17 April 2026 | 14:10 WIB

Lantai 4 Bangunan Asrama Polri Kalideres Terbakar, Atap Runtuh Timpa Mobil Parkir

Lantai 4 Bangunan Asrama Polri Kalideres Terbakar, Atap Runtuh Timpa Mobil Parkir

News | Jum'at, 17 April 2026 | 14:03 WIB

Geledah Rumah Bupati Tulungagung dan Ajudannya, KPK Temukan Dokumen Alat Tekan

Geledah Rumah Bupati Tulungagung dan Ajudannya, KPK Temukan Dokumen Alat Tekan

News | Jum'at, 17 April 2026 | 13:54 WIB

Iran Tuntut Keadilan Dunia Atas Pembunuhan Pejabat Akibat Serangan Militer Israel

Iran Tuntut Keadilan Dunia Atas Pembunuhan Pejabat Akibat Serangan Militer Israel

News | Jum'at, 17 April 2026 | 13:45 WIB

Kelola Selat Hormuz, Iran Proyeksikan Pendapatan Hingga Rp258 Triliun

Kelola Selat Hormuz, Iran Proyeksikan Pendapatan Hingga Rp258 Triliun

News | Jum'at, 17 April 2026 | 13:43 WIB

Tak Ingin Publik Curiga, TB Hasanuddin 'Wanti-wanti' Sidang Militer Kasus Andrie Yunus Harus Terbuka

Tak Ingin Publik Curiga, TB Hasanuddin 'Wanti-wanti' Sidang Militer Kasus Andrie Yunus Harus Terbuka

News | Jum'at, 17 April 2026 | 13:38 WIB

Kawal Kasus di UI, Menteri Brian Tegaskan Tak Ada Toleransi bagi Pelaku Pelecehan Seksual

Kawal Kasus di UI, Menteri Brian Tegaskan Tak Ada Toleransi bagi Pelaku Pelecehan Seksual

News | Jum'at, 17 April 2026 | 13:25 WIB

Kisi-kisi Negosiasi AS - Iran di Pakistan Putaran Kedua

Kisi-kisi Negosiasi AS - Iran di Pakistan Putaran Kedua

News | Jum'at, 17 April 2026 | 13:17 WIB