Warganet Curiga 7 Anggota Brimob di Kasus Ojol Tewas 'Aktor Pengganti'? Ini Kata Polri dan Kompolnas

Erick Tanjung, Muhammad Yasir

Senin, 01 September 2025 | 13:37 WIB
Warganet Curiga 7 Anggota Brimob di Kasus Ojol Tewas 'Aktor Pengganti'? Ini Kata Polri dan Kompolnas
Karowabprof Divisi Propam Polri, Brigjen Agus Wijayanto di Mabes Polri, Jakarta Selatan, Senin (1/9/2025). [Suara.com/Yasir]

Suara.com - Polri menepis keras tudingan miring yang beredar di media sosial terkait tujuh anggota Brimob yang ditetapkan sebagai terperiksa dalam kasus tewasnya pengemudi ojol, Affan Kurniawan, adalah aktor pengganti. 

Karowabprof Divisi Propam Polri, Brigjen Agus Wijayanto mengatakan bahwa kepastian daripada identitas ketujuh anggota Brimob itu juga telah dicek oleh Komisi Kepolisian Nasional atau Kompolnas selaku pengawas eksternal. 

"Kompolnas langsung sudah melaksanakan pengecekan dan kami berikan akses penuh," jelas Agus saat konferensi pers di Mabes Polri, Jakarta Selatan, Senin (1/9/2025).

Menururt Agus tim Kompolnas tidak hanya diberi akses untuk melihat, tetapi juga berinteraksi langsung dengan para terperiksa. Verifikasi identitas bahkan dilakukan hingga ke tingkat pemeriksaan kartu tanda anggota atau KTA.

"Tim Kompolnas sudah langsung melihat dan menanyakan, serta meminta KTA dan nanti bisa dijawab oleh tim pengawas eksternal kalau mungkin masih diragukan," katanya.

Agus menjamin Polri bekerja berdasarkan fakta dan identitas ketujuh orang tersebut adalah asli anggota Korps Brigade Mobil.

"Insya Allah kami bergerak apa adanya sesuai fakta, dan tujuh personel ini adalah anggota Brimob," ujarnya.

Live Instagram 

Proses pemeriksaan terhadap ketujuh anggota Brimob yang melindas Affan menggunakan kendaraan taktis atau rantis hingga tewas sempat disiarkan Divisi Propam Polri secara langsung lewat akun Instagram @divisipropampolri. 

baca juga

Terlihat Kompol Cosmas K Gae, Bripka Rohmat, Aipda M. Rohyani, Briptu Danang, Bripda Mardin, Baraka Jana Edi, dwm Baraka Yohanes David selaku pelaku diperiksa dengan menggunakan baju tahanan berwarna hijau.

Berdasar hasil pemeriksaan terungkap bahwa sopir daripada kendaraan rantis merupakan Bripka Rohmat. Sedangkan Kompol Cosmas selaku Danyon Resimen IV Korbrimob Polri berada di sebelah Rohmat. 

Namun upaya Polri menampilkan ketujuh terduga pelaku ke publik justru mendapat sorotan tajam dari warganet. Beberapa dari mereka curiga, sosok yang ditampilkan bukan anggota Brimob yang berada di rantis. 

"Woy, itu ada satu temen bapak gue yang harusnya masih di penjara. Dia bukan polisi cuk," kata warganet di akun TikTok.

"Hah? Serius anjir?" tanya yang lain.

Warganet tersebut meyakinkan dengan kata-kata, "iya. Dulu sering mancing sama bapak gue."

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Siapa Ketua DPRD Wonosobo? Viral Salah Baca Pancasila hingga Diolok-olok Massa Demo!

Siapa Ketua DPRD Wonosobo? Viral Salah Baca Pancasila hingga Diolok-olok Massa Demo!

News | Senin, 01 September 2025 | 13:23 WIB

Fans Liverpool Harap Tenang! Begini Kata Arne Slot Soal Cedera Konate & Wirtz

Fans Liverpool Harap Tenang! Begini Kata Arne Slot Soal Cedera Konate & Wirtz

Bola | Senin, 01 September 2025 | 13:23 WIB

30 Kode Redeem FF 1 September 2025: Sikat Habis Senjata Mematikan hingga Skin MP40

30 Kode Redeem FF 1 September 2025: Sikat Habis Senjata Mematikan hingga Skin MP40

Tekno | Senin, 01 September 2025 | 13:24 WIB

Terkini

Tiba di Jakarta, Bupati Langkat Syah Afandin Digiring Lewat Pintu Belakang KPK

Tiba di Jakarta, Bupati Langkat Syah Afandin Digiring Lewat Pintu Belakang KPK

News | Jum'at, 03 Juli 2026 | 15:07 WIB

Siksa Istri Siri Pakai Air Keras dan Paksa Buat Sabu, Aiptu N Ditahan Propam Polda Jateng!

Siksa Istri Siri Pakai Air Keras dan Paksa Buat Sabu, Aiptu N Ditahan Propam Polda Jateng!

News | Jum'at, 03 Juli 2026 | 14:51 WIB

Viral Warga Mesuji Sembelih Tapir, DPR Desak Pelaku Segera Diproses Hukum

Viral Warga Mesuji Sembelih Tapir, DPR Desak Pelaku Segera Diproses Hukum

News | Jum'at, 03 Juli 2026 | 14:43 WIB

Misteri Amplop di Meja Menhut, Raja Juli Ungkap Alasan Baru Dikembalikan 10 Hari Kemudian

Misteri Amplop di Meja Menhut, Raja Juli Ungkap Alasan Baru Dikembalikan 10 Hari Kemudian

News | Jum'at, 03 Juli 2026 | 14:37 WIB

Diduga Jual Jalur Cepat Impor, 3 Eks Pejabat Bea Cukai Didakwa Terima Suap Rp78 Miliar

Diduga Jual Jalur Cepat Impor, 3 Eks Pejabat Bea Cukai Didakwa Terima Suap Rp78 Miliar

News | Jum'at, 03 Juli 2026 | 14:35 WIB

Sehari Ditertibkan, Puluhan Pengungsi UNHCR Masih Bertahan di Trotoar Kuningan

Sehari Ditertibkan, Puluhan Pengungsi UNHCR Masih Bertahan di Trotoar Kuningan

News | Jum'at, 03 Juli 2026 | 14:29 WIB

Tesla Ngebut Seruduk Rumah, Nenek 76 Tahun Tewas

Tesla Ngebut Seruduk Rumah, Nenek 76 Tahun Tewas

News | Jum'at, 03 Juli 2026 | 14:25 WIB

KKB Serang Misi Kemanusiaan, DPR Minta Pola Pengamanan Papua Dirombak Total

KKB Serang Misi Kemanusiaan, DPR Minta Pola Pengamanan Papua Dirombak Total

News | Jum'at, 03 Juli 2026 | 14:23 WIB

Anak Jakarta Terpaksa Main Bola di Aspal, DPRD Minta Pemprov Manfaatkan Lahan Tidur

Anak Jakarta Terpaksa Main Bola di Aspal, DPRD Minta Pemprov Manfaatkan Lahan Tidur

News | Jum'at, 03 Juli 2026 | 14:17 WIB

Di Balik Kebakaran TPA Jatiwaringin: Bom Waktu Gas Metana dan Gagalnya Sistem Pengelolaan Sampah

Di Balik Kebakaran TPA Jatiwaringin: Bom Waktu Gas Metana dan Gagalnya Sistem Pengelolaan Sampah

News | Jum'at, 03 Juli 2026 | 14:08 WIB

×