Dasco Utus Andre Rosiade Cs Hadapi Gelombang Demo Baru di Senayan

Erick Tanjung, Bagaskara Isdiansyah

Rabu, 03 September 2025 | 15:12 WIB
Dasco Utus Andre Rosiade Cs Hadapi Gelombang Demo Baru di Senayan
Tiga anggota DPR RI, yakni Andre Rosiade dan Kawendra Lukistian dari Fraksi Gerindra, serta Daniel Johan dari Fraksi PKB menemui massa aksi yang melakukan demonstrasi di depan Gedung DPR RI, Senayan, Jakarta, Rabu (3/9/2025). [Suara.com/Bagaskara]

Suara.com - Menghadapi gelombang demonstrasi baru yang mulai mengepung Gedung Parlemen, pimpinan DPR RI tampaknya memilih untuk tidak turun secara langsung. Sebagai gantinya, mereka mengutus tim lobi yang terdiri dari tiga anggota dewan untuk menemui massa aksi.

Langkah ini diambil di tengah panasnya situasi politik, di mana massa dari Gerakan Mahasiswa Nasional Indonesia (GMNI) mulai memadati depan Gedung DPR RI, Senayan, pada Rabu (3/9/2025).

Tiga anggota DPR RI yang diutus adalah Andre Rosiade (Fraksi Gerindra), Kawendra Lukistian (Fraksi Gerindra), dan Daniel Johan (Fraksi PKB).

Andre Rosiade mengonfirmasi bahwa mereka mendapat tugas langsung dari pimpinan DPR, dalam hal ini Sufmi Dasco Ahmad.

"Hari ini kami ditugaskan oleh pimpinan DPR oleh Pak Dasco... kami bertiga ditugaskan untuk keluar untuk menemui demonstran," kata Andre sebelum bergerak menemui massa di Kompleks Parlemen.

"Jadi itu penugasan yang disampaikan pimpinan DPR kepada kami."

Langkah ini seolah menjadi jawaban atas kritik yang selama ini menyebut DPR tuli dan tidak mau menemui para pengunjuk rasa.

Kemana Pimpinan DPR? 

Saat dicecar wartawan mengapa para pimpinan dewan tidak ikut menemui massa secara langsung, Andre Rosiade memberikan jawaban diplomatis.

baca juga

"Ada tugas yang lain," jawabnya. "Kan pimpinan bertugas untuk menerima berkomunikasi dengan berbagai pihak... yang di sini sementara kami yang ditugaskan," ujar Andre.

Jawaban ini tentu menyisakan tanda tanya, 'tugas lain' apa yang lebih penting daripada menghadapi langsung jeritan rakyat yang sudah ada di depan mata.

Andre menjelaskan, pihaknya kini sedang menunggu aba-aba dari aparat kepolisian yang sedang berkoordinasi dengan koordinator lapangan (korlap) aksi.

"Sekarang pihak kepolisian lagi koordinasi dengan korlap, kita intinya ditugaskan pimpinan untuk keluar, kita tunggu nih kalau di luar massa minta anggota keluar kita keluar," katanya.

"Jadi ini menjawab juga bahwa DPR tidak menemui demonstran, insyaallah kita akan temui," sambungnya.

Berdasarkan pantauan Suara.com, massa dari GMNI telah mulai berdatangan dan melakukan orasi di depan gerbang utama Gedung DPR RI. Kehadiran mereka sebagai gelombang protes terhadap serangkaian kebijakan pemerintah dan DPR yang dinilai kontroversial.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Penonaktifan Anggota DPR Bermasalah Percuma Belaka, Sistem Pemilu dan Parpol Harus Direformasi!

Penonaktifan Anggota DPR Bermasalah Percuma Belaka, Sistem Pemilu dan Parpol Harus Direformasi!

News | Rabu, 03 September 2025 | 14:51 WIB

Tolak Kenaikan Tunjangan, Aliansi Perempuan Geruduk DPR

Tolak Kenaikan Tunjangan, Aliansi Perempuan Geruduk DPR

Foto | Rabu, 03 September 2025 | 14:43 WIB

Dihantam Isu Panas DPR RI, Melly Goeslaw Ikhlas Ditinggal Teman: Ini Risiko yang Harus Saya Jalani

Dihantam Isu Panas DPR RI, Melly Goeslaw Ikhlas Ditinggal Teman: Ini Risiko yang Harus Saya Jalani

Entertainment | Rabu, 03 September 2025 | 14:27 WIB

Terkini

Bukan Hanya Pangan dan Tempat Tinggal, Ini Kebutuhan Utama Warga Terdampak Gempa NTT

Bukan Hanya Pangan dan Tempat Tinggal, Ini Kebutuhan Utama Warga Terdampak Gempa NTT

News | Jum'at, 04 September 2026 | 00:32 WIB

Pertama Kali Donor Darah? Simak Panduan dan Persiapannya dari Aksi Indodana Finance-KSDD

Pertama Kali Donor Darah? Simak Panduan dan Persiapannya dari Aksi Indodana Finance-KSDD

Lifestyle | Jum'at, 04 September 2026 | 00:24 WIB

Karhutla Masuk Area Konsesi, Lebih dari 10 Perusahaan Perkebunan Sumsel Diminta Klarifikasi

Karhutla Masuk Area Konsesi, Lebih dari 10 Perusahaan Perkebunan Sumsel Diminta Klarifikasi

Sumsel | Kamis, 03 September 2026 | 23:14 WIB

FT Timnas Indonesia U-20 vs Laos: Zahaby Gholy Cetak Brace, Garuda Muda Puncak Klasemen

FT Timnas Indonesia U-20 vs Laos: Zahaby Gholy Cetak Brace, Garuda Muda Puncak Klasemen

Bola | Kamis, 03 September 2026 | 23:00 WIB

Donald Trump Bantah Rencana Ganti Nama Selat Hormuz dengan Namanya Sendiri

Donald Trump Bantah Rencana Ganti Nama Selat Hormuz dengan Namanya Sendiri

Video | Kamis, 03 September 2026 | 23:00 WIB

Kebakaran Renggut Nyawa 3 Pekerja, PT Evyap Beri Bantuan dan Evaluasi Operasional

Kebakaran Renggut Nyawa 3 Pekerja, PT Evyap Beri Bantuan dan Evaluasi Operasional

Sumut | Kamis, 03 September 2026 | 22:58 WIB

Karhutla Sumsel Terus Berulang, Ketimpangan Agraria Kembali Dipertanyakan

Karhutla Sumsel Terus Berulang, Ketimpangan Agraria Kembali Dipertanyakan

Sumsel | Kamis, 03 September 2026 | 22:52 WIB

Dari 566 Korban Keracunan Massal Sidoarjo, Tersisa 34 Santri Masih Dirawat di RS

Dari 566 Korban Keracunan Massal Sidoarjo, Tersisa 34 Santri Masih Dirawat di RS

Jatim | Kamis, 03 September 2026 | 22:49 WIB

Kali Bekasi Hitam Pekat dan Berbau

Kali Bekasi Hitam Pekat dan Berbau

Jabar | Kamis, 03 September 2026 | 22:42 WIB

Polisi Bongkar Jaringan Merkuri Ilegal 1 Ton Senilai Rp2,8 Miliar, Pasok Tambang Emas di 3 Wilayah

Polisi Bongkar Jaringan Merkuri Ilegal 1 Ton Senilai Rp2,8 Miliar, Pasok Tambang Emas di 3 Wilayah

Bogor | Kamis, 03 September 2026 | 22:38 WIB

×