Megathrust di Sumatra Barat? Kementerian Kesehatan Lakukan Hal Ini

Muhammad Yunus

Kamis, 04 September 2025 | 16:27 WIB
Megathrust di Sumatra Barat? Kementerian Kesehatan Lakukan Hal Ini
Kementerian Kesehatan menyelenggarakan Simulasi Nasional Kesiapsiagaan Menghadapi Megathrust di Sumatra Barat, pada 31 Agustus–3 September 2025 di lapangan Imam Bonjol kota Padang, Sumatera Barat [Suara.com/ANTARA/HO - Kementerian Kesehatan]

Suara.com - Kementerian Kesehatan (Kemenkes) menyelenggarakan Simulasi Nasional Kesiapsiagaan Menghadapi Megathrust di Sumatra Barat (Sumbar).

Guna memperkuat kapasitas sumber daya manusia kesehatan, fasilitas layanan, serta koordinasi lintas sektor dalam menghadapi krisis akibat bencana besar.

Sekretaris Jenderal (Sekjen) Kemenkes Kunta Wibawa Dasa Nugraha mengatakan dalam keterangan di Jakarta, bahwa simulasi ini merupakan langkah antisipasi.

Bukan untuk menimbulkan kekhawatiran. Adapun kegiatan dilaksanakan pada 31 Agustus–3 September 2025 di lapangan Imam Bonjol kota Padang, Sumatera Barat, pada Rabu (3/9).

“Sumatera Barat memiliki sejarah panjang menghadapi gempa bumi dan tsunami. Simulasi ini penting untuk meminimalkan korban dan mempercepat penanganan darurat. Dalam kondisi krisis, yang paling penting adalah kecepatan dan koordinasi lintas sektor,” ujar Kunta, Kamis 4 September 2025.

Pihaknya menyiapkan empat strategi utama untuk memperkuat respons kesehatan, yakni Tenaga Cadangan Kesehatan, Emergency Medical Team (EMT), Health Emergency Operation Center (HEOC), dan Public Safety Center (PSC) 119.

Sementara itu, katanya, latihan juga difokuskan pada koordinasi, ketersediaan logistik medis, sistem rujukan, serta jejaring lintas sektor.

“Kehadiran berbagai pihak menunjukkan komitmen membangun sistem kesehatan yang tangguh dan responsif. Momentum simulasi ini bukan hanya penting bagi Sumatera Barat, tetapi juga bisa menjadi contoh bagi daerah lain,” katanya.

Dalam keterangan yang sama, Kepala Pusat Krisis Kesehatan Kemenkes Agus Jamaluddin menyampaikan rangkaian kegiatan mencakup pelatihan teknis hingga field training exercise (FTX).

baca juga

Melibatkan 657 peserta dari unsur kesehatan maupun lintas sektor, termasuk BNPB, Basarnas, TNI, Polri, PMI, PLN, PDAM, serta organisasi masyarakat.

Wakil Gubernur (Wagub) Sumbar Vasko Ruseimy menambahkan kesiapsiagaan adalah investasi untuk keselamatan masyarakat.

“Kita tidak bisa menghindari gempa, tetapi kita bisa memperkuat persiapan agar dampaknya dapat diminimalisir. Apa yang kita lakukan hari ini bisa menentukan keselamatan ribuan bahkan jutaan jiwa di masa mendatang,” ungkap Vasko.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Negara Rawan Bencana, Anggaran BNPB Dipangkas: Siapkah Indonesia?

Negara Rawan Bencana, Anggaran BNPB Dipangkas: Siapkah Indonesia?

Your Say | Kamis, 28 Agustus 2025 | 11:08 WIB

Alarm Kemenkes! KLB Campak Ancam Radang Otak, Orang Tua Diminta Segera Lakukan Ini...

Alarm Kemenkes! KLB Campak Ancam Radang Otak, Orang Tua Diminta Segera Lakukan Ini...

News | Rabu, 27 Agustus 2025 | 15:51 WIB

Akun Dibekukan Usai Tolak Mutasi Kemenkes, Dokter Piprim Basarah Tak Bisa Layani Pasien BPJS Lagi

Akun Dibekukan Usai Tolak Mutasi Kemenkes, Dokter Piprim Basarah Tak Bisa Layani Pasien BPJS Lagi

News | Senin, 25 Agustus 2025 | 16:56 WIB

Terkini

Cetak 6 Gol dalam 6 Laga Bersama Persija, Shin Tae-yong Angkat Topi untuk Alexander Jeremejeff

Cetak 6 Gol dalam 6 Laga Bersama Persija, Shin Tae-yong Angkat Topi untuk Alexander Jeremejeff

Bola | Rabu, 21 Oktober 2026 | 23:55 WIB

Sepatu Lari Buatan Lokal Unjuk Gigi di Berlin dan Chicago Marathon

Sepatu Lari Buatan Lokal Unjuk Gigi di Berlin dan Chicago Marathon

Sport | Rabu, 21 Oktober 2026 | 23:43 WIB

Mantab! Tiga Atlet Muaythai Solo Tembus Semifinal Porprov 2026

Mantab! Tiga Atlet Muaythai Solo Tembus Semifinal Porprov 2026

Surakarta | Rabu, 21 Oktober 2026 | 23:42 WIB

Sumsel Bidik Perdagangan Karbon di Tengah Krisis Karhutla, Sejauh Mana Kesiapannya?

Sumsel Bidik Perdagangan Karbon di Tengah Krisis Karhutla, Sejauh Mana Kesiapannya?

Sumsel | Rabu, 21 Oktober 2026 | 23:27 WIB

Sepatu Futsal Lokal Tembus Dunia, Ortuseight Siapkan Enam Lini Jogosala Terbaru

Sepatu Futsal Lokal Tembus Dunia, Ortuseight Siapkan Enam Lini Jogosala Terbaru

Bola | Rabu, 21 Oktober 2026 | 23:18 WIB

Dari Kekalahan ke Pesta Gol, Shin Tae-yong Ungkap Perubahan Persija Saat Hajar Arema FC

Dari Kekalahan ke Pesta Gol, Shin Tae-yong Ungkap Perubahan Persija Saat Hajar Arema FC

Bola | Rabu, 21 Oktober 2026 | 22:59 WIB

Fadli Zon Terima Anugerah Mahottama Adibudaya Nusantara, Ini Alasan di Baliknya

Fadli Zon Terima Anugerah Mahottama Adibudaya Nusantara, Ini Alasan di Baliknya

News | Rabu, 21 Oktober 2026 | 22:59 WIB

WALHI Sumsel Soroti Dry Ice di Palembang, Minta Biaya dan Hasil Evaluasi Dibuka ke Publik

WALHI Sumsel Soroti Dry Ice di Palembang, Minta Biaya dan Hasil Evaluasi Dibuka ke Publik

Sumsel | Rabu, 21 Oktober 2026 | 22:53 WIB

Haji Isam Dikaitkan MSCI, Pakar Saham Minta Dibuktikan

Haji Isam Dikaitkan MSCI, Pakar Saham Minta Dibuktikan

Bisnis | Rabu, 21 Oktober 2026 | 22:50 WIB

Menko Yusril: Usulan Luhut soal Definisi Korupsi Layak Dipertimbangkan

Menko Yusril: Usulan Luhut soal Definisi Korupsi Layak Dipertimbangkan

News | Rabu, 21 Oktober 2026 | 22:43 WIB

×