Ironi! Tunjangan DPRD Kabupaten Bogor Nyaris Rp100 Juta Sebulan, 59 Ribu Anak Terancam Putus Sekolah

Andi Ahmad S

Selasa, 09 September 2025 | 13:38 WIB
Ironi! Tunjangan DPRD Kabupaten Bogor Nyaris Rp100 Juta Sebulan, 59 Ribu Anak Terancam Putus Sekolah
Rapat Paripurna DPRD Kabupaten Bogor Dipenuhi Bendera Palestina [Egi Abdul Mugni/ Suarabogor]
Baca 10 detik
  • Kesenjangan Sosial yang Sangat Jelas
  • Prioritas Anggaran yang Salah
  • Kualitas Perwakilan Rakyat yang Patut Dipertanyakan

Suara.com - Di saat puluhan ribu anak di Kabupaten Bogor terancam masa depannya karena putus sekolah dan belajar di bangunan reyot, para wakil rakyatnya justru menikmati kemewahan dari tunjangan bulanan yang nilainya nyaris mencapai Rp100 juta.

Sebuah potret kontras yang menyakitkan antara kehidupan para pejabat Kabupaten Bogor dengan penderitaan warga yang mereka wakili.

Kesenjangan ini menjadi sorotan tajam dari Pengamat Politik, Yusfitriadi, yang membongkar data tunjangan fantastis anggota DPRD Kabupaten Bogor yang diatur dalam Peraturan Bupati (Perbup) Nomor 44 Tahun 2023.

Aturan ini menjadi karpet merah bagi para legislator untuk menerima pendapatan jauh di atas penderitaan rakyatnya.

Berdasarkan data yang diungkap, angka-angka yang diterima para wakil rakyat setiap bulannya sungguh mencengangkan.

Yusfitriadi merinci bahwa pendapatan tersebut bukan hanya gaji pokok, melainkan tumpukan tunjangan dengan berbagai nama.

"Berdasarkan Peraturan Bupati Nomor 44 Tahun 2023, ada banyak item tunjangan yang diterima oleh Wakil Rakyat Kabupaten Bogor, baik yang bersifat rutin, incidental maupun kondisional," kata Yusfitriadi, Selasa (9/9/2025).

Berikut adalah rincian pendapatan bulanan yang diterima pimpinan dan anggota DPRD Kabupaten Bogor:

  • Ketua DPRD: Mencapai Rp 91.510.000,-
  • Wakil Ketua DPRD: Mencapai Rp 86.756.250,-
  • Anggota DPRD: Mencapai Rp 74.706.750,-

Yang lebih ironis, komponen terbesar dari pendapatan tersebut adalah untuk fasilitas pribadi yang nilainya luar biasa.
"Tunjangan terbesar ada pada Tunjangan Perumahan Rp 38.500.000, hingga 44.500.000. bahkan kenaikan tunjangan perumahan tersebut kenaikannya mencapai 100 persen dari tahun sebelumnya," jelas Yusfitriadi.

baca juga

Selain itu, ada pula Tunjangan Transportasi sebesar Rp 17.400.000,- dan Tunjangan Komunikasi sebesar Rp 14.700.000,- per anggota setiap bulannya.

Angka-angka ini seolah menjadi tembok tebal yang memisahkan mereka dari realitas pahit warganya.

Kemewahan yang dinikmati para anggota dewan berbanding terbalik 180 derajat dengan kondisi sosial di Bumi Tegar Beriman.

Saat para wakil rakyat tidur nyenyak di rumah yang dibiayai puluhan juta, ratusan ribu warganya berjuang melawan kemiskinan.

"Berdasarkan data BPS tahun 2024 jumlah penduduk miskin di Kabupaten bogor masih sangat besar mencapai jumlah 446,8 ribu jiwa atau 7,05 % dari jumlah penduduk," ungkap Yusfitriadi.

Tak hanya itu, masa depan generasi penerus pun tampak suram. Kesulitan ekonomi memaksa puluhan ribu anak meninggalkan bangku sekolah, sementara mereka yang bertahan harus belajar di fasilitas yang tidak layak.

"Masyarakat Kabupaten Bogor dihadapkan pada sulitnya mencari pekerjaan, sehingga jumlah pengangguran mencapai 2,86 juta orang. Belum lagi ancaman masa depan kwalitas generasi, karena jumlah anak putus sekolah yang masih sangat besar hingga menyentuh angka 59 ribu anak," jelasnya.

Kritik Yusfitriadi semakin tajam ketika menyoroti bahwa tunjangan fantastis itu sama sekali tidak mewakili kondisi nyata di lapangan. Prioritas anggaran seolah lebih mementingkan kesejahteraan segelintir pejabat daripada kebutuhan mendesak jutaan rakyatnya.

"Masih terlihat bangunan sekolah yang sangat tidak layak di beberapa tempat, infrasturktur akses jalan raya yang masih rusak, badai PHK menghantui para pekerja dan banyak lagi masalah-masalah yang memprihatinkan," tegasnya.

Kontributor : Egi Abdul Mugni

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Sekolah Rusak, Siswa SDN Tegal Benteng Bogor Belajar di Halaman Rumah Warga

Sekolah Rusak, Siswa SDN Tegal Benteng Bogor Belajar di Halaman Rumah Warga

Foto | Senin, 08 September 2025 | 16:28 WIB

5 Lokasi Rumah Murah di Cileungsi Harga Mulai 130 Juta, Cocok untuk Milenial Gaji UMR

5 Lokasi Rumah Murah di Cileungsi Harga Mulai 130 Juta, Cocok untuk Milenial Gaji UMR

Bisnis | Senin, 08 September 2025 | 14:03 WIB

8 Fakta Mengejutkan Tragedi Maulid Nabi di Ciomas, dari Teras Maut Hingga Jumlah Korban

8 Fakta Mengejutkan Tragedi Maulid Nabi di Ciomas, dari Teras Maut Hingga Jumlah Korban

News | Minggu, 07 September 2025 | 22:11 WIB

Bupati Bogor: Total Korban Majelis Ambruk 80 Orang Lebih

Bupati Bogor: Total Korban Majelis Ambruk 80 Orang Lebih

News | Minggu, 07 September 2025 | 20:45 WIB

Perayaan Maulid di Bogor Berujung Duka, Mushola Ambruk Tewaskan 3 Orang

Perayaan Maulid di Bogor Berujung Duka, Mushola Ambruk Tewaskan 3 Orang

Video | Minggu, 07 September 2025 | 17:27 WIB

Mushola 2 Lantai di Ciomas Bogor Ambruk Saat Pengajian Maulid, BPBD: Bangunan Tua Kelebihan Beban

Mushola 2 Lantai di Ciomas Bogor Ambruk Saat Pengajian Maulid, BPBD: Bangunan Tua Kelebihan Beban

News | Minggu, 07 September 2025 | 17:22 WIB

Terkini

Titik Koma di Ibu Kota: Tempat Semesta Menyelamatkan Kita dari Ketergesaan

Titik Koma di Ibu Kota: Tempat Semesta Menyelamatkan Kita dari Ketergesaan

Your Say | Rabu, 07 Oktober 2026 | 11:01 WIB

Bahan Aktif Skincare Apa yang Paling Cepat Memudarkan Flek Hitam?

Bahan Aktif Skincare Apa yang Paling Cepat Memudarkan Flek Hitam?

Lifestyle | Rabu, 07 Oktober 2026 | 11:00 WIB

Review Dark Matter Season 2: Perjalanan Takdir Melintasi Dimensi Lain!

Review Dark Matter Season 2: Perjalanan Takdir Melintasi Dimensi Lain!

Your Say | Rabu, 07 Oktober 2026 | 11:00 WIB

Kapasitas Keramik RI Tembus 672 Juta m, Industri Bidik 4 Besar Dunia

Kapasitas Keramik RI Tembus 672 Juta m, Industri Bidik 4 Besar Dunia

Bisnis | Rabu, 07 Oktober 2026 | 10:58 WIB

5 Sabun Mandi Oatmeal untuk Kulit Kering Sensitif Mudah Gatal

5 Sabun Mandi Oatmeal untuk Kulit Kering Sensitif Mudah Gatal

Lifestyle | Rabu, 07 Oktober 2026 | 10:58 WIB

Akademisi Gontor soal RUU Perampasan Aset: Berpotensi Langgar Pancasila

Akademisi Gontor soal RUU Perampasan Aset: Berpotensi Langgar Pancasila

News | Rabu, 07 Oktober 2026 | 10:52 WIB

Putusan MK Buka Jalan Pemakzulan Gibran, tapi Berpotensi Jadi Sandera Politik

Putusan MK Buka Jalan Pemakzulan Gibran, tapi Berpotensi Jadi Sandera Politik

News | Rabu, 07 Oktober 2026 | 10:52 WIB

Dari Buleleng hingga Meratus, GEF SGP Perkuat Aksi Komunitas untuk Lingkungan

Dari Buleleng hingga Meratus, GEF SGP Perkuat Aksi Komunitas untuk Lingkungan

Lifestyle | Rabu, 07 Oktober 2026 | 10:50 WIB

V BTS Jadi Wajah Nothing, Headphone (1) Pro Andalkan Triple-Driver dan ANC

V BTS Jadi Wajah Nothing, Headphone (1) Pro Andalkan Triple-Driver dan ANC

Tekno | Rabu, 07 Oktober 2026 | 10:47 WIB

Pakar UGM: Putusan MK soal Tak Punya Ijazah SMA Mematikan Gibran di Pemilu 2029

Pakar UGM: Putusan MK soal Tak Punya Ijazah SMA Mematikan Gibran di Pemilu 2029

News | Rabu, 07 Oktober 2026 | 10:46 WIB

×