Sejarah Nepal: Dari Kerajaan Kuno Hingga Republik Modern

Muhammad Yunus

Rabu, 10 September 2025 | 16:34 WIB
Sejarah Nepal: Dari Kerajaan Kuno Hingga Republik Modern
Ilustrasi AI: Nepal, sebuah negara kecil di Asia Selatan yang terletak di antara India dan Tiongkok, dikenal dunia sebagai “Negeri Atap Dunia” [Suara.com]
Ringkasan Berita
  • Lembah Kathmandu sudah dihuni sejak prasejarah
  • Nepal diperintah oleh Dinasti Licchavi yang memperkuat budaya Hindu-Buddha, lalu Dinasti Malla
  • Keluarga Rana menguasai Nepal lebih dari 100 tahun hingga digulingkan pada 1951

Suara.com - Nepal, sebuah negara kecil di Asia Selatan yang terletak di antara India dan Tiongkok, dikenal dunia sebagai “Negeri Atap Dunia” karena menjadi rumah bagi gunung tertinggi di bumi, Everest.

Namun, di balik keindahan alam Himalaya, Nepal menyimpan sejarah panjang yang penuh dinamika, dari kerajaan-kerajaan kuno, kolonialisme regional, hingga transformasi menjadi sebuah republik.

Jejak Awal Peradaban

Sejarah Nepal dapat ditelusuri sejak ribuan tahun lalu. Kawasan Lembah Kathmandu dipercaya sudah dihuni sejak masa prasejarah.

Menurut legenda dan catatan kuno, Nepal dahulu berupa danau besar bernama Danau Nagdaha yang kemudian “dikeringkan” oleh tokoh suci Manjushri.

Setelah itu, peradaban mulai tumbuh dengan berkembangnya kerajaan-kerajaan kecil.

Sekitar abad ke-3 SM, wilayah Nepal mulai dipengaruhi oleh budaya India, khususnya Hindu dan Buddha.

Bahkan, Siddhartha Gautama atau Sang Buddha lahir di Lumbini, wilayah yang kini masuk Nepal, pada abad ke-6 SM.

Hal ini menjadikan Nepal sebagai salah satu pusat spiritual dunia.

baca juga

Dinasti-Dinasti Berkuasa

Dalam perjalanan sejarahnya, Nepal dikuasai oleh berbagai dinasti.

Salah satu yang paling berpengaruh adalah Dinasti Licchavi (abad ke-4 hingga ke-9), yang berhasil membangun struktur pemerintahan dan kebudayaan Hindu-Buddha yang kuat.

Peninggalan arsitektur berupa stupa dan kuil masih bisa ditemui di Lembah Kathmandu hingga saat ini.

Setelah Licchavi, Nepal berada di bawah Dinasti Malla (abad ke-12 hingga ke-18).

Pada masa ini, kerajaan-kerajaan kecil bermunculan di Kathmandu, Bhaktapur, dan Patan. Persaingan antar kerajaan inilah yang kemudian melemahkan persatuan Nepal.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Rekam Jejak Bishnu Prasad Paudel, Menteri Keuangan Nepal yang Ditelanjangi dan Diarak saat Demo

Rekam Jejak Bishnu Prasad Paudel, Menteri Keuangan Nepal yang Ditelanjangi dan Diarak saat Demo

News | Rabu, 10 September 2025 | 16:03 WIB

Siapa Rajyalaxmi Chitrakar, Istri Mantan PM Nepal yang Tewas Tragis dalam Kerusuhan Nasional

Siapa Rajyalaxmi Chitrakar, Istri Mantan PM Nepal yang Tewas Tragis dalam Kerusuhan Nasional

News | Rabu, 10 September 2025 | 15:41 WIB

Profil Perdana Menteri Nepal KP Sharma Oli yang Mundur usai Didemo: Karier Politik dan Kontroversi

Profil Perdana Menteri Nepal KP Sharma Oli yang Mundur usai Didemo: Karier Politik dan Kontroversi

News | Rabu, 10 September 2025 | 15:28 WIB

Terkini

Bupati Pemalang Minta Maaf Tapi Bantah Jual Beli Jabatan: Nggak Ada Itu

Bupati Pemalang Minta Maaf Tapi Bantah Jual Beli Jabatan: Nggak Ada Itu

News | Kamis, 30 Juli 2026 | 10:00 WIB

52 Ribu Hektare Mangrove Rusak Tiap Tahun, Kondisinya Kian Mengkhawatirkan

52 Ribu Hektare Mangrove Rusak Tiap Tahun, Kondisinya Kian Mengkhawatirkan

Foto | Kamis, 30 Juli 2026 | 10:00 WIB

Transformasi BRIvolution Reignite Melaju Pesat, Perkuat Kontribusi Danantara bagi Perekonomian

Transformasi BRIvolution Reignite Melaju Pesat, Perkuat Kontribusi Danantara bagi Perekonomian

Bali | Kamis, 30 Juli 2026 | 09:56 WIB

2 Kopi Lokal Berbahaya Temuan BPOM, Mengandung Obat Keras dan Pakai Izin Edar Palsu

2 Kopi Lokal Berbahaya Temuan BPOM, Mengandung Obat Keras dan Pakai Izin Edar Palsu

Lifestyle | Kamis, 30 Juli 2026 | 09:54 WIB

BRIvolution Reignite Jadi Transformasi BRI, Perbesar Kontribusi Danantara terhadap Ekonomi Nasional

BRIvolution Reignite Jadi Transformasi BRI, Perbesar Kontribusi Danantara terhadap Ekonomi Nasional

Jabar | Kamis, 30 Juli 2026 | 09:51 WIB

BRIvolution Reignite Kian Akseleratif, Perkuat Peran Danantara dalam Mendorong Ekonomi Nasional

BRIvolution Reignite Kian Akseleratif, Perkuat Peran Danantara dalam Mendorong Ekonomi Nasional

Sumsel | Kamis, 30 Juli 2026 | 09:51 WIB

BRI Percepat BRIvolution Reignite untuk Tingkatkan Daya Saing dan Kontribusi Ekonomi Nasional

BRI Percepat BRIvolution Reignite untuk Tingkatkan Daya Saing dan Kontribusi Ekonomi Nasional

Batam | Kamis, 30 Juli 2026 | 09:47 WIB

BRIvolution Reignite Percepat Transformasi, Perkokoh Kontribusi Danantara untuk Ekonomi Nasional

BRIvolution Reignite Percepat Transformasi, Perkokoh Kontribusi Danantara untuk Ekonomi Nasional

Sulsel | Kamis, 30 Juli 2026 | 09:46 WIB

7 Kebiasaan yang Bikin HP Lelet, Segera Hentikan agar Performa Kembali Ngebut

7 Kebiasaan yang Bikin HP Lelet, Segera Hentikan agar Performa Kembali Ngebut

Tekno | Kamis, 30 Juli 2026 | 09:44 WIB

Ambisi Rp1,2 Triliun Lampung: Memahat Jalan Mulus di Pintu Gerbang Utama Sumatera

Ambisi Rp1,2 Triliun Lampung: Memahat Jalan Mulus di Pintu Gerbang Utama Sumatera

Lampung | Kamis, 30 Juli 2026 | 09:41 WIB

×