Borok MBG Tercium Dunia! Media Asing Sorot Ribuan Anak Indonesia Tumbang Keracunan

Bangun Santoso

Minggu, 21 September 2025 | 13:14 WIB
Borok MBG Tercium Dunia! Media Asing Sorot Ribuan Anak Indonesia Tumbang Keracunan
Foto sebagai ilustrasi: keracunan MBG
baca 10 detik
  • Kasus keracunan massal dari program Makan Bergizi Gratis (MBG) telah menjadi sorotan media internasional
  • Pemerintah Indonesia, melalui Mensesneg Prasetyo Hadi, telah secara resmi meminta maaf atas insiden yang terjadi
  • Media asing secara khusus menyoroti lemahnya pengawasan dan standar keamanan dalam pelaksanaan program MBG 

Suara.com - Tragedi kemanusiaan di balik program ambisius Makan Bergizi Gratis (MBG) kini tak lagi menjadi konsumsi domestik. Media-media internasional ternama mulai menyoroti rentetan kasus keracunan massal yang menimpa ribuan siswa sekolah di Indonesia, menjadikan isu ini perhatian dunia.

Hingga pertengahan September 2025, angka korban keracunan akibat menu MBG telah melampaui 5.000 siswa, sebuah catatan kelam yang memaksa Istana Kepresidenan akhirnya buka suara.

Di tengah tekanan publik dan sorotan global, pemerintah melalui Menteri Sekretaris Negara, Prasetyo Hadi, menyampaikan permohonan maaf secara terbuka.

Prasetyo menegaskan bahwa insiden yang terjadi di berbagai daerah ini bukanlah sesuatu yang disengaja oleh pemerintah. Namun, ia memastikan program andalan ini akan tetap berjalan, meskipun dengan janji evaluasi menyeluruh bersama Badan Gizi Nasional (BGN) dan pemerintah daerah.

"Tentunya kami atas nama pemerintah dan mewakili Badan Gizi Nasional, memohon maaf karena telah terjadi kembali beberapa kasus di beberapa daerah. Yang tentu saja itu bukan sesuatu yang kita harapkan dan bukan sesuatu kesengajaan," ujar Prasetyo di Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta, Jumat (19/9/2025).

Ia juga menambahkan bahwa sanksi tegas akan dijatuhkan pada Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) yang terbukti lalai.

Sorotan Tajam Media Internasional

Skala masalah yang masif ini dengan cepat menarik perhatian media asing, yang mempertanyakan pengawasan dan standar keamanan dari program bernilai ratusan triliun rupiah ini.

Kantor berita global, Reuters, mengangkat isu ini dalam artikel berjudul "Over 800 Indonesian students suffer mass food poisoning from government free meals" pada Sabtu (20/9/2025).

baca juga

Reuters melaporkan lebih dari 800 siswa jatuh sakit hanya dalam satu minggu dari dua insiden terpisah. Laporan tersebut mengutip data dari Institute for Development of Economics and Finance (Indef) yang mencatat lebih dari 4.000 anak telah menjadi korban sejak program diluncurkan pada Januari hingga Agustus.

Reuters secara spesifik menyoroti kasus di Garut, Jawa Barat, di mana 569 siswa dari lima sekolah berbeda mengalami mual dan muntah setelah menyantap ayam dan nasi. Kasus besar lainnya terjadi di Kepulauan Banggai, Sulawesi Tengah, yang meracuni 277 siswa.

Laporan Reuters menekankan bahwa rentetan insiden ini memicu pertanyaan serius mengenai pengawasan dapur dan sistem distribusi makanan dalam program yang telah berkembang pesat hingga menjangkau lebih dari 20 juta penerima.

Senada dengan Reuters, media berpengaruh di Asia Tenggara, The Straits Times dari Singapura, juga menerbitkan berita dengan judul serupa: "Over 800 Indonesian students suffer food poisoning from eating government free meals".

Media ini menggarisbawahi bahwa pertanyaan besar kini muncul terkait standar dan pengawasan program yang memiliki target ambisius untuk mencapai 83 juta penerima dengan anggaran fantastis Rp 171 triliun, yang bahkan akan digandakan tahun depan.

The Straits Times menyoroti pernyataan maaf dari pemerintah, namun menekankan bahwa narasi utama yang berkembang adalah keraguan publik dan dunia internasional terhadap kemampuan pemerintah dalam mengelola program raksasa ini secara aman dan efektif.

Kedua media asing ini secara implisit mempertanyakan bagaimana program dengan skala sebesar ini bisa memiliki celah pengawasan yang begitu fatal.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Ratusan Siswa Keracunan MBG di Banggai Kepulauan, 34 Masih dalam Perawatan

Ratusan Siswa Keracunan MBG di Banggai Kepulauan, 34 Masih dalam Perawatan

News | Minggu, 21 September 2025 | 10:42 WIB

Mendagri Tito Sebut Bakal Ada 806 SPPG Baru: Lahannya Sudah Siap

Mendagri Tito Sebut Bakal Ada 806 SPPG Baru: Lahannya Sudah Siap

News | Sabtu, 20 September 2025 | 20:48 WIB

MBG Disorot: Ribuan SPPG Diduga Fiktif di Kepulauan Riau, DPR Minta Pengawasan Ketat

MBG Disorot: Ribuan SPPG Diduga Fiktif di Kepulauan Riau, DPR Minta Pengawasan Ketat

Your Say | Sabtu, 20 September 2025 | 14:12 WIB

Pendidikan Ketua PBNU Gus Fahrur, Sebut Food Tray MBG Mengandung Babi Boleh Dipakai setelah Dicuci

Pendidikan Ketua PBNU Gus Fahrur, Sebut Food Tray MBG Mengandung Babi Boleh Dipakai setelah Dicuci

News | Sabtu, 20 September 2025 | 13:35 WIB

Usai Siswa Keracunan Massal, DPR Temukan Ribuan SPPG Fiktif: Program MBG Prabowo Memang Bermasalah?

Usai Siswa Keracunan Massal, DPR Temukan Ribuan SPPG Fiktif: Program MBG Prabowo Memang Bermasalah?

News | Sabtu, 20 September 2025 | 10:21 WIB

Menkeu Purbaya Ultimatum ke Pengelolaan Program Makan Gratis: Nggak Jalan, Kita Ambil Duitnya!

Menkeu Purbaya Ultimatum ke Pengelolaan Program Makan Gratis: Nggak Jalan, Kita Ambil Duitnya!

News | Jum'at, 19 September 2025 | 22:54 WIB

Keracunan Massal MBG Kembali Terjadi, Mensesneg Minta Maaf

Keracunan Massal MBG Kembali Terjadi, Mensesneg Minta Maaf

Video | Jum'at, 19 September 2025 | 20:05 WIB

Terkini

Pecinta Disney Merapat, Mickey Mouse Kini Hadir di Berbagai Momen Lifestyle

Pecinta Disney Merapat, Mickey Mouse Kini Hadir di Berbagai Momen Lifestyle

Lifestyle | Minggu, 20 September 2026 | 23:55 WIB

Rajin Pakai Skincare tapi Jerawat Masih Muncul? Kenali Dulu Apa Itu Mikrobioma Kulit

Rajin Pakai Skincare tapi Jerawat Masih Muncul? Kenali Dulu Apa Itu Mikrobioma Kulit

Lifestyle | Minggu, 20 September 2026 | 23:46 WIB

Ketika Rumah Makin Pintar, Teknologi Dituntut Makin Mengerti Penghuninya

Ketika Rumah Makin Pintar, Teknologi Dituntut Makin Mengerti Penghuninya

Lifestyle | Minggu, 20 September 2026 | 23:35 WIB

Pengelola TPST Abu & Co Terancam Sanksi Pidana Jika Terbukti Cemari Sungai Cisadane

Pengelola TPST Abu & Co Terancam Sanksi Pidana Jika Terbukti Cemari Sungai Cisadane

Banten | Minggu, 20 September 2026 | 23:12 WIB

10 Hari Beroperasi, Gubernur Banten Puji Solidaritas Relawan Pencarian 5 Jurnalis di Selat Sunda

10 Hari Beroperasi, Gubernur Banten Puji Solidaritas Relawan Pencarian 5 Jurnalis di Selat Sunda

Banten | Minggu, 20 September 2026 | 23:01 WIB

Lampu Merah Sektor Pertanahan, 8 Celah Korupsi Radar KPK

Lampu Merah Sektor Pertanahan, 8 Celah Korupsi Radar KPK

Bogor | Minggu, 20 September 2026 | 22:52 WIB

Tari Jaipong Asal Surade Sukabumi Pukau Panggung Asian Games 2026 di Jepang

Tari Jaipong Asal Surade Sukabumi Pukau Panggung Asian Games 2026 di Jepang

Jabar | Minggu, 20 September 2026 | 22:43 WIB

23 Perusahaan Buang Limbah ke Sungai Cileungsi

23 Perusahaan Buang Limbah ke Sungai Cileungsi

Bogor | Minggu, 20 September 2026 | 22:35 WIB

Dua Legenda Liverpool Sambangi Jakarta, Antusiasme Fans Indonesia Bikin Sami Hyypia Terkejut

Dua Legenda Liverpool Sambangi Jakarta, Antusiasme Fans Indonesia Bikin Sami Hyypia Terkejut

Bola | Minggu, 20 September 2026 | 22:24 WIB

64 Pesawat dan 54.394 Personel Dikerahkan Tangani Karhutla di Indonesia

64 Pesawat dan 54.394 Personel Dikerahkan Tangani Karhutla di Indonesia

News | Minggu, 20 September 2026 | 21:45 WIB

×