9 Bulan Berjalan, Kepala Badan Gizi Nasional Sebut Sudah 4700 Siswa Keracunan MBG

Sumarni

Selasa, 23 September 2025 | 08:20 WIB
9 Bulan Berjalan, Kepala Badan Gizi Nasional Sebut Sudah 4700 Siswa Keracunan MBG
Ilustrasi Dapur MBG (Instagram)

Suara.com - Badan Gizi Nasional (BGN) memaparkan hasil pemetaan pada tiga wilayah di seluruh Indonesia dan menemukan sebanyak 4.700-an porsi Makan Bergizi Gratis (MBG) telah menyebabkan gangguan kesehatan pada siswa.

"Sampai hari ini, BGN sudah membuat satu miliar porsi makan, namun ada 4.700 yang menimbulkan gangguan kesehatan terhadap anak-anak, dan itu kami sesalkan. Kami terus perketat mekanismenya," ungkap Kepala BGN, Dadan Hindayana.

Selain itu, Dadan menekankan agar setiap Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) dapat memulai dengan jumlah yang kecil untuk menekan kasus keracunan atau gangguan kesehatan pada anak-anak di sekolah.

"Kita minta agar SPPG memulai dengan jumlah kecil, jadi kalau mereka punya daftar 3.500 orang tercakup dalam 20 sekolah, maka hari pertama kedua mereka disarankan untuk melayani dua sekolah dulu, setelah mampu melayani, naik secara bertahap," paparnya panjang,

Dadan pun mengungkap jika sebagian besar kejadian gangguan kesehatan muncul karena munculnya SPPG baru dan rata-rata SPPG baru memang butuh pembiasaan.

"Jadi setiap SPPG perlu memitigasi secara dini dan kami lakukan investigasi tersendiri terkait dengan kejadian gangguan pencernaan pada anak didik," tuturnya.

Dadan Hindayana mengatakan terdapat tiga zona wilayah yang dilaporkan dari daerah terkait kasus keracunan.

Di wilayah I, Pulau Sumatra, tercatat 7 kasus dengan total korban keracunan mencapai 1.281 orang. 

baca juga

Salah satu kasus terbesar terjadi di Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Talang Ubi yang menyebabkan 172 orang mengalami keracunan. Menurut Dadan, hal ini disebabkan masalah pada bahan baku makanan.

Sementara itu, di wilayah II, Pulau Jawa, BGN mencatat setidaknya 2.606 penerima manfaat yang diduga mengalami keracunan. 

Program MBG
Program MBG

Kasus terbesar tercatat di Cianjur pada 19 Februari dengan total 254 anak mengalami keracunan akibat penyimpanan makanan yang terlalu lama. Selain itu, di Bogor pada 6 Mei, sekitar 223 orang mengalami gejala serupa.

"Kami sudah minta SPPG-nya stop sementara dan diperbaiki fasilitasnya menyesuaikan dengan SOP BGN. Lain-lainya 2-3 orang tapi kita catat semuanya tidak ada yang disembunyikan," ujar Dadan.

Di wilayah III, tercatat 11 kasus dengan total korban mencapai 824 orang. Salah satu kasus terbesar terjadi di SPPG Banggai Kepulauan dengan 319 orang diduga mengalami keracunan. Penyebabnya, menurut Dadan, terkait pergantian bahan baku dari supplier baru.

BGN telah menurunkan tim untuk melakukan evaluasi menyeluruh dan mengingatkan SPPG agar lebih berhati-hati dalam memilih bahan baku, terutama yang rentan dan memerlukan pengelolaan khusus.

"Jadi total catatan kami di seluruh wilayah ada 4.700 porsi makan yang menimbulkan gangguan pencernaan dan perlu anda ketahui saat ini BGN telah membuat 1 miliar porsi makan," jelas Dadan.

Kontributor : Anistya Yustika

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Marak Kasus Anak Keracunan MBG, Kepala BPOM Buka Suara: Ini Pembelajaran Bagi Kita

Marak Kasus Anak Keracunan MBG, Kepala BPOM Buka Suara: Ini Pembelajaran Bagi Kita

News | Senin, 22 September 2025 | 23:50 WIB

BGN Bentuk Tim Sendiri Teliti Keracunan MBG: Apa Betul Keracunan atau Alergi?

BGN Bentuk Tim Sendiri Teliti Keracunan MBG: Apa Betul Keracunan atau Alergi?

Bisnis | Senin, 22 September 2025 | 22:33 WIB

Diminta jadi Tim BGN, Chef Arnold Akui Eksekusi MBG Kurang Bagus

Diminta jadi Tim BGN, Chef Arnold Akui Eksekusi MBG Kurang Bagus

Entertainment | Senin, 22 September 2025 | 19:25 WIB

Dari Stunting ke Ekonomi: Program MBG Disiapkan Jadi Penggerak 3T

Dari Stunting ke Ekonomi: Program MBG Disiapkan Jadi Penggerak 3T

News | Senin, 22 September 2025 | 18:20 WIB

Marak Keracunan Massal MBG, Puan Maharani Desak Evaluasi Total: Anak-anak Jangan Dirugikan!

Marak Keracunan Massal MBG, Puan Maharani Desak Evaluasi Total: Anak-anak Jangan Dirugikan!

News | Senin, 22 September 2025 | 17:03 WIB

Sorotan Internasional Kasus Keracunan MBG, Puan Maharani Desak Evaluasi Total

Sorotan Internasional Kasus Keracunan MBG, Puan Maharani Desak Evaluasi Total

News | Senin, 22 September 2025 | 16:54 WIB

Terkini

Sesaji Rewanda di Goa Kreo: Ritual Warga yang Ikut Menjaga Hutan dan Kera Ekor Panjang

Sesaji Rewanda di Goa Kreo: Ritual Warga yang Ikut Menjaga Hutan dan Kera Ekor Panjang

Lifestyle | Kamis, 24 September 2026 | 16:26 WIB

Serukan Dukungan untuk Malaysia Jelang Lawan Timnas Indonesia, Anwar Ibrahim Malah Kena Skakmat

Serukan Dukungan untuk Malaysia Jelang Lawan Timnas Indonesia, Anwar Ibrahim Malah Kena Skakmat

Bola | Kamis, 24 September 2026 | 16:25 WIB

Unjuk Rasa di Monas Ganggu Operasional 8 Rute Transjakarta

Unjuk Rasa di Monas Ganggu Operasional 8 Rute Transjakarta

News | Kamis, 24 September 2026 | 16:24 WIB

Awas! Suhu Panas di Sulsel Bisa Tembus 45 Derajat, Ini Daftar Wilayah Masuk Status Siaga

Awas! Suhu Panas di Sulsel Bisa Tembus 45 Derajat, Ini Daftar Wilayah Masuk Status Siaga

Sulsel | Kamis, 24 September 2026 | 16:24 WIB

KPA Desak Pemerintah Jalankan UU Reforma Agraria, Tak Cukup Berhenti di Ketukan Palu

KPA Desak Pemerintah Jalankan UU Reforma Agraria, Tak Cukup Berhenti di Ketukan Palu

News | Kamis, 24 September 2026 | 16:22 WIB

Dekorasi Kamar Tidur Feng Shui Minimalis, Ikuti 9 Ide agar Makin Nyaman

Dekorasi Kamar Tidur Feng Shui Minimalis, Ikuti 9 Ide agar Makin Nyaman

Lifestyle | Kamis, 24 September 2026 | 16:21 WIB

Review Serial 10 PM: Ketika Teknologi Membuka Pintu Menuju Dunia Lain

Review Serial 10 PM: Ketika Teknologi Membuka Pintu Menuju Dunia Lain

Your Say | Kamis, 24 September 2026 | 16:20 WIB

Respons Sekjen PSI Raja Juli Soal Gugatan Ijazah Gibran di MK

Respons Sekjen PSI Raja Juli Soal Gugatan Ijazah Gibran di MK

News | Kamis, 24 September 2026 | 16:19 WIB

Dari Jembatan Kaluppini, Pertamina Sambungkan Kembali Harapan Warga Enrekang

Dari Jembatan Kaluppini, Pertamina Sambungkan Kembali Harapan Warga Enrekang

Bisnis | Kamis, 24 September 2026 | 16:17 WIB

Tantangan Bisnis Spare Parts di Tengah Gempuran Mobil China

Tantangan Bisnis Spare Parts di Tengah Gempuran Mobil China

Otomotif | Kamis, 24 September 2026 | 16:15 WIB

×