Dari Stunting ke Ekonomi: Program MBG Disiapkan Jadi Penggerak 3T

Chandra Iswinarno, Fakhri Fuadi Muflih

Senin, 22 September 2025 | 18:20 WIB
Dari Stunting ke Ekonomi: Program MBG Disiapkan Jadi Penggerak 3T
Ilustrasi Makan Bergizi Gratis. [Suara.com/Iqbal Assaputro]
baca 10 detik
  • Pemerintah fokuskan Program MBG di wilayah 3T untuk tekan stunting.
  • 806 dapur gizi dibangun, dikelola Kementerian PUPR dan Badan Gizi Nasional.
  • MBG dorong ekonomi lokal, perkuat rantai pasok pangan dari petani, nelayan.

Suara.com - Pemerintah menegaskan arah baru Program Makan Bergizi Gratis (MBG) dengan memprioritaskan pelaksanaannya di wilayah tertinggal, terdepan, dan terluar (3T).

Langkah ini diambil sebagai respons terhadap kondisi mendesak di mana akses layanan gizi di daerah tersebut masih terbatas.

Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Tito Karnavian menekankan bahwa implementasi program akan diperkuat oleh 141 satuan tugas (satgas) yang difokuskan mempercepat pembangunan Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG).

“Daerah 3T menjadi prioritas karena layanan gizi di wilayah ini sangat mendesak. Program MBG penting untuk menekan stunting, membuka lapangan kerja, sekaligus memperkuat rantai pasok lokal,” jelas Tito.

806 Titik Dapur MBG di Wilayah 3T

Berdasarkan data pemerintah, terdapat 806 titik di wilayah 3T yang memenuhi syarat untuk pembangunan dapur MBG.

Dari jumlah tersebut, 264 dapur akan dibangun oleh Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR), sedangkan 542 lainnya ditangani Badan Gizi Nasional (BGN).

Menteri PUPR Dody Hanggodo menegaskan bahwa MBG tidak semata-mata bantuan sosial. Program ini juga masuk dalam strategi besar pembangunan nasional.

"Fokus percepatan pembangunan SPPG diarahkan pada wilayah 3T serta kawasan PLBN, mengingat kebutuhan layanan gizi yang sangat mendesak dan pentingnya kehadiran negara di lokasi tersebut," ujar Dody.

baca juga

MBG Jadi Strategi Pembangunan Nasional

Menurut Dody, keberadaan dapur MBG sejalan dengan target pengentasan kemiskinan, perbaikan rasio investasi (ICOR), hingga peningkatan pertumbuhan ekonomi nasional.

Artinya, program ini bukan hanya soal gizi, tetapi juga fondasi ekonomi yang memperkuat masyarakat di daerah pelosok.

Potensi Ekonomi Baru di Wilayah 3T

Guru Besar Ilmu Gizi IPB University, Hardinsyah, menilai keberadaan SPPG berpotensi menciptakan pusat ekonomi baru.

Komoditas pertanian, perikanan, dan perkebunan yang selama ini kurang terserap bisa dimanfaatkan untuk memenuhi kebutuhan harian dapur MBG.

Selain itu, ia menekankan pentingnya koordinasi lintas level. Keberhasilan program tidak hanya bergantung pada pemerintah pusat, tetapi juga membutuhkan dukungan pemerintah kabupaten, kecamatan, hingga desa.

“Kalau di satu kecamatan ada lima SPPG, maka enam bulan sebelum berdiri petani, peternak, dan nelayan harus mulai menyiapkan produksi sesuai kebutuhan. Dengan begitu, rantai pasok pangan lokal bisa diperkuat,” ujarnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Marak Keracunan Massal MBG, Puan Maharani Desak Evaluasi Total: Anak-anak Jangan Dirugikan!

Marak Keracunan Massal MBG, Puan Maharani Desak Evaluasi Total: Anak-anak Jangan Dirugikan!

News | Senin, 22 September 2025 | 17:03 WIB

Sorotan Internasional Kasus Keracunan MBG, Puan Maharani Desak Evaluasi Total

Sorotan Internasional Kasus Keracunan MBG, Puan Maharani Desak Evaluasi Total

News | Senin, 22 September 2025 | 16:54 WIB

Alarm Darurat Program MBG: Ribuan Siswa Jadi Korban, Dapur Jorok dan Dugaan Vendor Fiktif Terkuak

Alarm Darurat Program MBG: Ribuan Siswa Jadi Korban, Dapur Jorok dan Dugaan Vendor Fiktif Terkuak

News | Senin, 22 September 2025 | 15:57 WIB

Terkini

Bareskrim Polri Tetapkan Tersangka Baru Kasus Penyadapan Presiden Prabowo

Bareskrim Polri Tetapkan Tersangka Baru Kasus Penyadapan Presiden Prabowo

Foto | Jum'at, 06 November 2026 | 06:00 WIB

Polda Jatim Tahan Tersangka Arisan MeAow, 6 Korban Rugi Rp 4,07 Miliar

Polda Jatim Tahan Tersangka Arisan MeAow, 6 Korban Rugi Rp 4,07 Miliar

News | Kamis, 05 November 2026 | 23:14 WIB

Cristiano Ronaldo Pensiun dengan Harta Rp22 Triliun, Tiap Tahun Kantongi Rp1 T

Cristiano Ronaldo Pensiun dengan Harta Rp22 Triliun, Tiap Tahun Kantongi Rp1 T

Bisnis | Kamis, 05 November 2026 | 22:44 WIB

Dokumen Kependudukan Warga Tangerang Jadi Bungkus Gorengan

Dokumen Kependudukan Warga Tangerang Jadi Bungkus Gorengan

Banten | Kamis, 05 November 2026 | 22:38 WIB

Pengangguran di Jabar Turun Jadi 6,67 Persen, Kabupaten Bekasi Tertinggi

Pengangguran di Jabar Turun Jadi 6,67 Persen, Kabupaten Bekasi Tertinggi

Jabar | Kamis, 05 November 2026 | 22:34 WIB

Piala Asia 2027 Diundur, Erick Thohir Sebut Timnas Indonesia Justru Diuntungkan

Piala Asia 2027 Diundur, Erick Thohir Sebut Timnas Indonesia Justru Diuntungkan

Bola | Kamis, 05 November 2026 | 22:25 WIB

Solusi Pakan Sapi di Papua Barat, Pelepah Sawit Diolah Jadi Silase Tahan Lama

Solusi Pakan Sapi di Papua Barat, Pelepah Sawit Diolah Jadi Silase Tahan Lama

News | Kamis, 05 November 2026 | 22:20 WIB

Membaca Peluang AHY Gantikan Gibran Jadi Wapres, Seberapa Terbuka Jalannya?

Membaca Peluang AHY Gantikan Gibran Jadi Wapres, Seberapa Terbuka Jalannya?

News | Kamis, 05 November 2026 | 22:10 WIB

Belajar tetapi Dianggap Putus Sekolah, KPAI Soroti Nasib Anak Disabilitas di LKSA

Belajar tetapi Dianggap Putus Sekolah, KPAI Soroti Nasib Anak Disabilitas di LKSA

News | Kamis, 05 November 2026 | 22:02 WIB

Masuk Ancol Gratis Sampai 12 November, Simak Ketentuannya

Masuk Ancol Gratis Sampai 12 November, Simak Ketentuannya

News | Kamis, 05 November 2026 | 21:55 WIB

×