Geger 301 Siswa Bandung Barat Tumbang Keracunan Usai Makan MBG, Polisi Turun Tangan Selidiki

Bangun Santoso

Selasa, 23 September 2025 | 13:58 WIB
Geger 301 Siswa Bandung Barat Tumbang Keracunan Usai Makan MBG, Polisi Turun Tangan Selidiki
Ilustrasi siswa keracunan MBG
baca 10 detik
  • Polda Jawa Barat secara resmi melakukan penyelidikan atas insiden keracunan massal yang menimpa 301 siswa di Bandung Barat, yang diduga kuat berasal dari program Makan Bergizi Gratis
  • Ratusan korban siswa dari tingkat SD hingga SMK terpaksa dirawat di berbagai fasilitas kesehatan
  • Dinas Kesehatan Kabupaten Bandung Barat telah menetapkan status Kejadian Luar Biasa (KLB) 

Suara.com - Suasana tenang di Cipongkor, Kabupaten Bandung Barat, berubah menjadi kepanikan massal setelah ratusan siswa dari berbagai jenjang sekolah tumbang satu per satu. Total 301 siswa diduga kuat mengalami keracunan setelah mengonsumsi makanan dari program Makan Bergizi Gratis (MBG). Kepolisian Daerah (Polda) Jawa Barat kini turun tangan untuk mengusut tuntas insiden yang menghebohkan ini.

Penyelidikan intensif langsung digulirkan untuk mencari sumber petaka yang membuat ratusan anak sekolah harus dilarikan ke fasilitas kesehatan. Kabid Humas Polda Jabar, Kombes Pol Hendra Rochmawan, mengonfirmasi jumlah korban yang terus bertambah hingga Senin (22/9) malam.

“Kami imbau masyarakat tetap tenang. Saat ini tim kesehatan fokus pada penanganan korban, sementara aparat kepolisian akan membantu memastikan penyelidikan terkait penyebab dugaan keracunan ini,” kata Hendra di Bandung, Selasa (23/9/2025).

Menurut data kepolisian, para korban berasal dari berbagai jenjang pendidikan, mulai dari siswa Sekolah Dasar (SD), Madrasah Tsanawiyah (MTs), Sekolah Menengah Pertama (SMP), hingga Sekolah Menengah Kejuruan (SMK). Mereka tersebar dan mendapat penanganan darurat di sejumlah titik.

Rinciannya, 116 siswa dirawat di Puskesmas Cipongkor, 13 orang di Bidan Desa Sirnagalih, 27 orang dilarikan ke RSUD Cililin, 127 orang ditangani di Posko darurat Kecamatan Cipongkor, dan 18 siswa lainnya dirawat intensif di RSIA Anugrah.

“Kami masih melakukan pendataan karena korban terus berdatangan. Penanganan medis sudah disiapkan di beberapa titik, termasuk di puskesmas, rumah sakit, dan posko darurat,” jelas Hendra sebagaimana dilansir kantor berita Antara.

Pihak kepolisian menegaskan akan bekerja sama dengan dinas terkait untuk menelusuri alur distribusi dan sumber makanan yang diduga menjadi biang keladi keracunan massal ini.

Di sisi lain, Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Bandung Barat bergerak cepat dengan menetapkan status Kejadian Luar Biasa (KLB). Pelaksana Tugas Kepala Dinkes, Lia N. Sukandar, menyatakan seluruh fasilitas kesehatan pemerintah maupun swasta telah disiagakan untuk menampung lonjakan korban.

Kebutuhan mendesak di lapangan saat ini adalah pasokan tabung oksigen untuk membantu pernapasan para korban yang mengalami gejala berat.

baca juga

“Saat ini paling dibutuhkan oksigen. Kami menghandle kebutuhan oksigen dari RSUD Cililin dan berkoordinasi dengan RSUD Cikalong Wetan untuk tambahan pasokan,” ungkap Lia.

Untuk memastikan penyebab keracunan, tim Dinkes telah mengambil sampel dari sisa makanan program MBG dan muntahan korban untuk diuji di laboratorium. Hasil dari laboratorium ini akan menjadi bukti kunci dalam penyelidikan yang dilakukan polisi.

“Tadi kami mengambil sampel muntahan yang akan dibawa ke laboratorium. Penetapan KLB akan dilakukan,” ujarnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Ribuan Anak Jadi Korban, Pakar Ungkap Sejumlah Titik Kritis Penyebab Keracunan Massal MBG

Ribuan Anak Jadi Korban, Pakar Ungkap Sejumlah Titik Kritis Penyebab Keracunan Massal MBG

News | Selasa, 23 September 2025 | 13:48 WIB

MBG di Bandung Barat Dihentikan Sementara setelah Ratusan Siswa Keracunan

MBG di Bandung Barat Dihentikan Sementara setelah Ratusan Siswa Keracunan

News | Selasa, 23 September 2025 | 13:32 WIB

MBG Tembus 300 Triliun, Cukup untuk Biaya Kuliah Gratis Bagi 288 Ribu Sarjana

MBG Tembus 300 Triliun, Cukup untuk Biaya Kuliah Gratis Bagi 288 Ribu Sarjana

Bisnis | Selasa, 23 September 2025 | 12:03 WIB

Dicuci atau Dihancurkan? Begini Aturan Islam soal Alat Makan yang Terkontaminasi Babi

Dicuci atau Dihancurkan? Begini Aturan Islam soal Alat Makan yang Terkontaminasi Babi

Lifestyle | Selasa, 23 September 2025 | 11:14 WIB

9 Bulan Berjalan, Kepala Badan Gizi Nasional Sebut Sudah 4700 Siswa Keracunan MBG

9 Bulan Berjalan, Kepala Badan Gizi Nasional Sebut Sudah 4700 Siswa Keracunan MBG

News | Selasa, 23 September 2025 | 08:20 WIB

Marak Kasus Anak Keracunan MBG, Kepala BPOM Buka Suara: Ini Pembelajaran Bagi Kita

Marak Kasus Anak Keracunan MBG, Kepala BPOM Buka Suara: Ini Pembelajaran Bagi Kita

News | Senin, 22 September 2025 | 23:50 WIB

BGN Bentuk Tim Sendiri Teliti Keracunan MBG: Apa Betul Keracunan atau Alergi?

BGN Bentuk Tim Sendiri Teliti Keracunan MBG: Apa Betul Keracunan atau Alergi?

Bisnis | Senin, 22 September 2025 | 22:33 WIB

Terkini

Dorong Mitigasi Bencana Jabar, Iwan Suryawan Minta Kalkulasi Anggaran Realistis dan Nyata

Dorong Mitigasi Bencana Jabar, Iwan Suryawan Minta Kalkulasi Anggaran Realistis dan Nyata

Jabar | Kamis, 01 Oktober 2026 | 00:57 WIB

Bantu UMKM Hadapi Biaya Operasional Membengkak, Toco Academy Bagikan Strategi Pecah Telur di Bogor

Bantu UMKM Hadapi Biaya Operasional Membengkak, Toco Academy Bagikan Strategi Pecah Telur di Bogor

Jabar | Kamis, 01 Oktober 2026 | 00:45 WIB

Mengenal Praktik Bisnis Hijau: Tren Gaya Hidup Berkelanjutan yang Kini Merambah Dunia Industri

Mengenal Praktik Bisnis Hijau: Tren Gaya Hidup Berkelanjutan yang Kini Merambah Dunia Industri

Lifestyle | Rabu, 30 September 2026 | 23:57 WIB

Kemenko PMK Dorong Penguatan Jejaring Alumni Beasiswa untuk Talenta Nasional

Kemenko PMK Dorong Penguatan Jejaring Alumni Beasiswa untuk Talenta Nasional

News | Rabu, 30 September 2026 | 23:12 WIB

Spin Off InfraCo Tahap 2 Rampung, Nilai Transaksi Rp 49,9 T

Spin Off InfraCo Tahap 2 Rampung, Nilai Transaksi Rp 49,9 T

Bisnis | Rabu, 30 September 2026 | 23:01 WIB

Kuliah Hukum di Era Digital, FH Unika Atma Jaya Raih Penghargaan

Kuliah Hukum di Era Digital, FH Unika Atma Jaya Raih Penghargaan

Lifestyle | Rabu, 30 September 2026 | 23:01 WIB

Kewajiban Sertifikasi Halal Makin Dekat, Industri Kosmetik dan Farmasi Siap Sambut Aturan Baru

Kewajiban Sertifikasi Halal Makin Dekat, Industri Kosmetik dan Farmasi Siap Sambut Aturan Baru

Lifestyle | Rabu, 30 September 2026 | 22:41 WIB

Ruang Bersama Indonesia Pertama di Palembang, Kilang Plaju Dukung Pemberdayaan Masyarakat

Ruang Bersama Indonesia Pertama di Palembang, Kilang Plaju Dukung Pemberdayaan Masyarakat

Sumsel | Rabu, 30 September 2026 | 22:34 WIB

Peringatan G30S di Medan, Masyarakat Sipil Soroti Pelanggaran HAM-MBG

Peringatan G30S di Medan, Masyarakat Sipil Soroti Pelanggaran HAM-MBG

Sumut | Rabu, 30 September 2026 | 22:20 WIB

JALA PRT Soroti Pengajuan JR UU PPRT, Minta Pemohon Pahami Proses Pembentukan UU

JALA PRT Soroti Pengajuan JR UU PPRT, Minta Pemohon Pahami Proses Pembentukan UU

News | Rabu, 30 September 2026 | 22:15 WIB

×